Bimtek RUPM 2025: Sukseskan Penanaman Modal Terbaru

Bimtek RUPM 2025: Sukseskan Penanaman Modal Terbaru

Bimtek RUPM 2025: Sukseskan Penanaman Modal Terbaru

Bimtek RUPM 2025: Sukseskan Penanaman Modal Terbaru. Dalam lanskap ekonomi yang dinamis dan kompetitif, Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) menjadi instrumen krusial bagi pemerintah daerah dalam memetakan arah dan kebijakan investasi. Dokumen strategis ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah kompas yang memandu pengembangan potensi investasi lokal agar terencana, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional maupun regional. Keberadaan RUPM yang kuat dan terimplementasi dengan baik adalah indikator kesiapan suatu daerah dalam menarik dan mempertahankan investasi yang berkualitas, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Optimalisasi RUPM kian mendesak di tengah tuntutan percepatan pembangunan dan diversifikasi ekonomi. Dokumen ini dirancang sebagai panduan jangka panjang yang memiliki fungsi esensial dalam mensinergikan serta mengoperasionalkan beragam kepentingan sektoral yang saling terkait. Tanpa RUPM yang efektif, potensi terjadinya kesalahan dalam penetapan prioritas investasi menjadi sangat tinggi, berujung pada alokasi sumber daya yang tidak efisien dan ketidaksesuaian dengan visi pembangunan jangka panjang. Oleh karena itu, memastikan RUPM mutakhir dan adaptif adalah langkah fundamental.

Penyusunan dan pelaksanaan RUPM berlandaskan pada kerangka hukum yang kuat, khususnya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Regulasi ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan sistem ekonomi yang kondusif, mampu meningkatkan daya saing, dan pada akhirnya memperkuat perekonomian nasional secara keseluruhan. Dengan demikian, RUPM tidak hanya berfungsi sebagai dokumen perencanaan, tetapi juga sebagai pilar hukum yang mendukung ekosistem investasi yang sehat dan berdaya saing global, membuka pintu bagi lebih banyak aliran modal.

Mengingat urgensi tersebut, Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) LSMAP menyelenggarakan Bimtek dan Diklat Optimalisasi Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM). Program ini dirancang khusus untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam menyusun RUPM yang komprehensif, visioner, dan responsif terhadap dinamika investasi. Melalui Bimtek RUPM 2025–2026, peserta akan dibimbing untuk memahami setiap aspek penting dalam perumusan dokumen strategis ini, menjamin bahwa investasi yang masuk benar-benar selaras dengan tujuan pembangunan daerah. Bimtek RUPM ini adalah kunci.


Definisi Bimtek RUPM

Bimtek RUPM atau Bimbingan Teknis Rencana Umum Penanaman Modal merupakan sebuah program pelatihan yang dirancang untuk membekali para pemangku kepentingan, terutama dari lingkungan pemerintahan daerah dan lembaga terkait, dengan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam menyusun, mengimplementasikan, dan mengoptimalisasi Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM). Program ini menjadi esensial karena RUPM adalah dokumen strategis yang memuat kebijakan, strategi, dan program prioritas pemerintah untuk mendorong investasi di suatu wilayah.

Lebih dari sekadar pelatihan, Bimtek RUPM adalah sebuah inisiatif peningkatan kapasitas yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap daerah memiliki kemampuan dalam merumuskan dokumen perencanaan investasi yang solid dan relevan. Ini mencakup pemahaman tentang kerangka hukum penanaman modal, analisis potensi daerah, identifikasi peluang investasi, hingga penyusunan rencana strategis yang konkret. Melalui Bimtek ini, diharapkan peserta dapat menghasilkan RUPM yang adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi dan prioritas pembangunan.

RUPM sendiri didefinisikan sebagai dokumen perencanaan jangka panjang yang berfungsi sebagai panduan utama bagi pemerintah dan investor dalam memahami arah serta prioritas penanaman modal di suatu daerah atau negara. Dokumen ini bersifat komplementer, yang berarti ia melengkapi dan mensinergikan berbagai rencana pembangunan sektoral lainnya. Tujuan utamanya adalah menciptakan iklim investasi yang kondusif, menarik penanaman modal baru, dan memastikan investasi yang masuk memberikan dampak positif yang maksimal bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Pentingnya Bimtek RUPM tidak hanya terletak pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan pola pikir strategis dalam pengelolaan investasi. Peserta akan dibimbing untuk melihat investasi bukan hanya sebagai angka-angka statistik, tetapi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan. Dengan demikian, mereka dapat menyusun RUPM yang tidak hanya memenuhi aspek legalitas, tetapi juga mampu menginspirasi dan memfasilitasi penanaman modal yang produktif dan bertanggung jawab.


Peran dan Pentingnya Bimtek RUPM


Pentingnya Bimtek RUPM sangat multifaset, mencakup berbagai aspek yang krusial bagi keberhasilan pembangunan ekonomi daerah melalui optimalisasi penanaman modal. Berikut adalah peran dan pentingnya program bimbingan teknis ini:

  • Meningkatkan Pemahaman Komprehensif tentang RUPM. Program Bimtek RUPM berperan fundamental dalam memberikan pemahaman yang mendalam kepada para peserta mengenai esensi, struktur, dan fungsi Rencana Umum Penanaman Modal. Peserta tidak hanya diajak untuk memahami definisi dan dasar hukum RUPM, tetapi juga seluk-beluk penyusunannya, mulai dari tahapan awal hingga implementasi. Ini mencakup pemahaman tentang bagaimana RUPM berfungsi sebagai alat strategis untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan potensi investasi yang ada. Pemahaman yang komprehensif ini memastikan bahwa RUPM yang disusun bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan panduan operasional yang efektif dalam menarik dan mengarahkan investasi. Oleh karena itu, Bimtek RUPM adalah fondasi penting untuk para pengambil kebijakan di daerah.

  • Mengoptimalkan Penyusunan Dokumen RUPM yang Berkualitas. Salah satu peran utama Bimtek RUPM adalah membekali peserta dengan keterampilan praktis untuk menyusun RUPM yang berkualitas tinggi. Ini berarti RUPM yang tidak hanya memenuhi standar administratif dan legal, tetapi juga relevan, aplikatif, dan visioner. Bimbingan teknis ini akan membahas metodologi penyusunan, termasuk analisis potensi daerah secara mendalam, identifikasi sektor prioritas, penetapan target investasi yang realistis, serta perumusan strategi dan program yang konkret. Dengan demikian, peserta dapat menghasilkan RUPM yang menjadi instrumen efektif dalam menarik investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Bimtek RUPM adalah langkah strategis dalam upaya pembangunan.

  • Menciptakan Iklim Investasi yang Kondusif dan Kompetitif. Penyelenggaraan Bimtek RUPM secara langsung berkontribusi pada penciptaan iklim investasi yang lebih kondusif di daerah. Dengan adanya RUPM yang jelas dan terarah, investor akan memiliki gambaran yang transparan mengenai prioritas, peluang, dan regulasi investasi di suatu wilayah. Hal ini mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing. RUPM yang optimal, sebagai hasil dari Bimtek RUPM, akan memastikan bahwa daerah tersebut memiliki daya saing yang tinggi dalam menarik penanaman modal, sehingga potensi ekonomi lokal dapat dioptimalkan secara maksimal. Ini adalah dampak langsung dari Bimtek RUPM yang efektif.

  • Meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia di Daerah. Bimtek RUPM memainkan peran vital dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di pemerintahan daerah dan lembaga terkait yang bertanggung jawab atas penanaman modal. Melalui pelatihan ini, para pejabat dan staf akan memperoleh pengetahuan baru, pemahaman yang lebih baik tentang tren investasi, serta keterampilan analitis dan strategis. Peningkatan kapasitas SDM ini sangat penting agar mereka mampu mengelola proses investasi secara profesional, responsif, dan inovatif. SDM yang kompeten adalah kunci keberhasilan implementasi RUPM dan pencapaian target investasi daerah. Oleh karena itu, investasi pada Bimtek RUPM adalah investasi pada kapabilitas daerah.

  • Mendorong Sinergi dan Koordinasi Antar Instansi. Penyusunan dan implementasi RUPM yang efektif membutuhkan koordinasi dan sinergi yang kuat antar berbagai instansi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta dengan sektor swasta dan masyarakat. Bimtek RUPM menjadi platform penting untuk memperkuat jejaring komunikasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Dalam sesi pelatihan, peserta dari berbagai latar belakang instansi dapat bertukar pandangan, mengidentifikasi tantangan bersama, dan merumuskan solusi terpadu untuk optimalisasi RUPM. Ini memastikan bahwa upaya penanaman modal tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dalam satu visi pembangunan daerah. Bimtek RUPM memfasilitasi kerjasama yang harmonis.

  • Memastikan Keselarasan dengan Prioritas Pembangunan Nasional. RUPM yang optimal harus selaras dengan rencana pembangunan nasional dan regional. Bimtek RUPM membantu peserta untuk memahami bagaimana mengintegrasikan prioritas-prioritas tersebut ke dalam dokumen RUPM daerah. Ini penting untuk memastikan bahwa investasi yang ditarik tidak hanya menguntungkan daerah, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan pembangunan yang lebih luas, seperti pertumbuhan ekonomi inklusif, pemerataan pembangunan, dan keberlanjutan lingkungan. Keselarasan ini juga memudahkan daerah dalam mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dan menarik investor yang memiliki visi jangka panjang. Bimtek RUPM adalah jembatan menuju pembangunan terintegrasi.

  • Fasilitasi Implementasi RUPM yang Efektif dan Terukur. Pentingnya Bimtek RUPM juga terletak pada kemampuannya untuk memfasilitasi implementasi RUPM yang efektif dan terukur. Setelah dokumen RUPM tersusun, tantangan berikutnya adalah bagaimana mengimplementasikan rencana tersebut menjadi aksi nyata. Bimbingan teknis ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang strategi implementasi, monitoring, dan evaluasi RUPM. Peserta akan belajar bagaimana menetapkan indikator kinerja, mengukur capaian, serta melakukan penyesuaian yang diperlukan agar RUPM tetap relevan dan efektif dalam menghadapi dinamika investasi. Keberhasilan implementasi adalah tolok ukur kesuksesan Bimtek RUPM.


Materi Bimtek RUPM


Materi dalam Bimtek RUPM dirancang secara komprehensif dan sistematis untuk membekali peserta dengan pengetahuan serta keterampilan yang mendalam terkait penyusunan dan optimalisasi Rencana Umum Penanaman Modal. Setiap modul materi memiliki tujuan spesifik untuk memastikan peserta mampu menguasai seluruh aspek penting dalam pengelolaan investasi daerah. Berikut adalah poin-poin materi yang akan disampaikan dalam Bimtek RUPM:

  • Landasan Hukum dan Kebijakan Penanaman Modal. Materi ini memberikan pemahaman fundamental mengenai dasar hukum yang mengatur penanaman modal di Indonesia, khususnya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Peserta akan diajak untuk memahami implikasi dari regulasi tersebut terhadap kebijakan investasi di tingkat daerah, termasuk peran pemerintah daerah dalam mendorong dan mengawasi penanaman modal. Selain itu, materi ini juga akan membahas berbagai kebijakan turunan dan peraturan pelaksana yang relevan, guna memastikan bahwa RUPM yang disusun sesuai dengan kerangka hukum yang berlaku. Pemahaman yang kuat terhadap aspek legal ini adalah fondasi penting sebelum menyusun Bimtek RUPM di lapangan.

  • Konsep Dasar dan Urgensi Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM). Modul ini akan mengupas tuntas konsep dasar RUPM, mulai dari definisinya, karakteristik, hingga perbedaannya dengan dokumen perencanaan lain. Peserta akan memahami mengapa RUPM menjadi begitu urgen dan vital sebagai panduan strategis dalam menarik investasi. Pembahasan akan mencakup bagaimana RUPM berfungsi sebagai peta jalan investasi yang mengintegrasikan potensi daerah dengan target pembangunan, serta bagaimana RUPM mampu meminimalkan risiko ketidakpastian bagi investor. Urgensi penyusunan RUPM yang efektif akan ditekankan sebagai kunci pertumbuhan ekonomi daerah. Materi ini menjadi inti dalam memahami pentingnya Bimtek RUPM secara keseluruhan.

  • Metodologi Analisis Potensi Daerah untuk Investasi. Bagian ini membekali peserta dengan berbagai metodologi dan alat analisis untuk mengidentifikasi potensi investasi di daerah secara mendalam. Materi akan mencakup teknik pengumpulan data, analisis data sekunder dan primer, identifikasi keunggulan komparatif dan kompetitif daerah, serta pemetaan sumber daya alam, manusia, dan infrastruktur. Peserta akan diajarkan cara mengidentifikasi sektor-sektor unggulan yang memiliki daya tarik tinggi bagi investor, berdasarkan data yang valid dan analisis yang kuat. Kemampuan ini sangat krusial dalam menyusun RUPM yang berbasis data dan realistis. Oleh karena itu, kemampuan analisis ini menjadi bagian tak terpisahkan dari Bimtek RUPM yang komprehensif.

  • Identifikasi Kebutuhan dan Peluang Investasi Prioritas. Materi ini berfokus pada bagaimana mengidentifikasi kebutuhan pembangunan daerah yang dapat diisi oleh investasi, serta mengenali peluang-peluang investasi baru yang menjanjikan. Peserta akan belajar cara memprioritaskan sektor-sektor yang membutuhkan penanaman modal, seperti infrastruktur, pariwisata, energi terbarukan, pertanian, atau industri kreatif. Selain itu, modul ini juga akan membahas cara memproyeksikan potensi pengembalian investasi dan dampaknya terhadap perekonomian lokal. Identifikasi yang tepat terhadap peluang ini adalah kunci untuk menarik investor yang sesuai dengan visi pembangunan daerah. Ini adalah salah satu keterampilan inti yang diajarkan dalam Bimtek RUPM.

  • Penyusunan Rencana Strategis dan Program Investasi Daerah. Modul ini adalah inti dari Bimtek RUPM, di mana peserta akan dibimbing secara langsung dalam menyusun rencana strategis investasi daerah. Materi akan mencakup perumusan visi, misi, tujuan, dan sasaran investasi yang spesifik dan terukur. Peserta akan diajarkan cara mengembangkan strategi implementasi yang realistis, merancang program-program investasi yang inovatif, serta menetapkan target-target yang ambisius namun dapat dicapai. Penekanan akan diberikan pada penyusunan dokumen RUPM yang sistematis, logis, dan mudah dipahami oleh berbagai pemangku kepentingan. Hasil akhir dari Bimtek RUPM ini adalah kemampuan menyusun rencana yang solid.

  • Koordinasi, Sinergi, dan Kemitraan dalam Implementasi RUPM. Materi ini menyoroti pentingnya koordinasi yang kuat antar instansi pemerintah dan sinergi dengan sektor swasta serta masyarakat dalam mengimplementasikan RUPM. Peserta akan belajar bagaimana membangun kemitraan yang efektif, mengatasi hambatan birokrasi, dan menciptakan lingkungan yang kolaboratif untuk menarik dan memfasilitasi investasi. Pembahasan juga akan mencakup strategi komunikasi dan promosi investasi yang efektif, serta bagaimana memanfaatkan jaringan pemangku kepentingan untuk mendukung implementasi RUPM. Tanpa koordinasi yang baik, implementasi RUPM akan sulit tercapai. Oleh karena itu, materi ini menjadi krusial dalam Bimtek RUPM.

  • Monitoring, Evaluasi, dan Pembaruan RUPM. Bagian terakhir dari Bimtek RUPM ini membahas pentingnya monitoring dan evaluasi berkala terhadap implementasi RUPM. Peserta akan diajarkan metode untuk mengukur capaian kinerja, mengidentifikasi tantangan dan hambatan, serta melakukan penyesuaian strategi jika diperlukan. Materi ini juga akan membahas bagaimana melakukan pembaruan RUPM secara periodik agar tetap relevan dengan dinamika ekonomi dan perubahan kebijakan. Proses monitoring dan evaluasi yang sistematis adalah kunci untuk memastikan RUPM tetap efektif dan adaptif dalam jangka panjang. Kemampuan ini adalah hasil akhir dari mengikuti Bimtek RUPM yang terstruktur.


Tujuan dan Manfaat Bimtek RUPM


Penyelenggaraan Bimtek RUPM oleh Pusdiklat LSMAP memiliki berbagai tujuan strategis dan manfaat nyata bagi para peserta serta institusi yang diwakilinya. Tujuan-tujuan ini dirancang untuk memastikan optimalisasi Rencana Umum Penanaman Modal dapat tercapai secara efektif, yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

  • Meningkatkan Kompetensi Peserta dalam Penyusunan RUPM yang Berkualitas. Tujuan utama dari Bimtek RUPM adalah membekali peserta dengan kompetensi yang mumpuni dalam merancang dan menyusun Rencana Umum Penanaman Modal yang tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga memiliki kualitas strategis yang tinggi. Ini berarti peserta akan mampu mengidentifikasi potensi daerah dengan akurat, merumuskan kebijakan investasi yang relevan, serta menyusun program prioritas yang konkret dan terukur. Kompetensi ini meliputi aspek analisis, perumusan, hingga legalitas, memastikan setiap detail RUPM tersusun dengan cermat dan tepat. Peningkatan kompetensi ini akan terlihat dari kualitas RUPM yang dihasilkan pasca Bimtek RUPM.

  • Memahami Seluk-beluk Regulasi dan Kebijakan Penanaman Modal. Salah satu tujuan krusial dari Bimtek RUPM adalah memastikan peserta memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai kerangka hukum dan kebijakan yang mengatur penanaman modal di Indonesia. Ini mencakup Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Daerah, serta berbagai kebijakan sektoral terkait. Dengan pemahaman yang kuat terhadap regulasi ini, peserta akan mampu menyusun RUPM yang selaras dengan ketentuan hukum, menghindari potensi permasalahan di kemudian hari, dan memberikan kepastian hukum bagi para investor. Pengetahuan ini adalah fondasi penting dalam setiap aktivitas investasi. Oleh karena itu, pemahaman ini menjadi prioritas dalam setiap Bimtek RUPM.

  • Mampu Mengidentifikasi Potensi dan Peluang Investasi di Daerah Secara Akurat. Bimtek RUPM bertujuan untuk melatih peserta agar memiliki kemampuan analitis yang tajam dalam mengidentifikasi potensi sumber daya daerah dan mengkonversikannya menjadi peluang investasi yang menarik. Ini melibatkan pemahaman tentang metode survei, analisis data demografi, geografi, ekonomi, serta pemetaan sektor unggulan. Dengan kemampuan ini, peserta dapat menyajikan data dan informasi yang valid kepada calon investor, sehingga keputusan investasi dapat didasarkan pada informasi yang komprehensif dan akurat. Hasilnya adalah investasi yang tepat sasaran dan memberikan dampak optimal. Ini adalah salah satu manfaat kunci dari Bimtek RUPM.

  • Mampu Merumuskan Strategi dan Program Investasi yang Efektif. Tujuan penting lainnya dari Bimtek RUPM adalah membekali peserta dengan keterampilan merumuskan strategi dan program investasi yang tidak hanya ambisius tetapi juga realistis dan efektif dalam menarik penanaman modal. Ini termasuk kemampuan dalam menetapkan target investasi, merancang insentif yang menarik, serta mengembangkan skema kemitraan yang saling menguntungkan. Peserta akan belajar bagaimana menyusun rencana aksi yang jelas, lengkap dengan indikator kinerja dan jadwal implementasi, sehingga RUPM dapat diterjemahkan menjadi kegiatan operasional yang terukur. Ini adalah keterampilan penting yang akan dikuasai setelah mengikuti Bimtek RUPM.

  • Meningkatkan Koordinasi Antar Instansi dalam Pengelolaan Investasi. Bimtek RUPM secara tidak langsung bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar berbagai instansi pemerintah yang terlibat dalam proses perizinan dan pengelolaan investasi. Melalui diskusi dan studi kasus dalam Bimtek RUPM, peserta dari berbagai latar belakang instansi dapat memahami peran masing-masing, mengidentifikasi potensi tumpang tindih, dan merumuskan solusi kolaboratif. Peningkatan koordinasi ini akan mempercepat proses perizinan, mengurangi birokrasi, dan menciptakan iklim investasi yang lebih efisien dan ramah investor. Ini adalah manfaat vital yang dihasilkan dari Bimtek RUPM terpadu.

  • Mendorong Terciptanya Iklim Investasi yang Kondusif dan Berkelanjutan. Manfaat paling signifikan dari Bimtek RUPM adalah kontribusinya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan di daerah. Dengan adanya RUPM yang terencana dan teroptimalisasi, investor akan merasa lebih yakin dan aman untuk menanamkan modalnya. Iklim investasi yang baik ini tidak hanya menarik investasi baru, tetapi juga mempertahankan investasi yang sudah ada, serta mendorong reinvestasi. Pada akhirnya, ini akan berdampak positif pada peningkatan lapangan kerja, transfer teknologi, dan pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. Inilah dampak jangka panjang dari Bimtek RUPM yang sukses.

  • Memastikan Monitoring dan Evaluasi RUPM yang Efektif. Bimtek RUPM juga bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap implementasi RUPM. Ini memastikan bahwa RUPM tidak hanya menjadi dokumen statis, tetapi dapat dievaluasi secara dinamis untuk mengukur capaian, mengidentifikasi kendala, dan melakukan penyesuaian jika diperlukan. Dengan sistem monitoring dan evaluasi yang baik, daerah dapat merespons perubahan kondisi ekonomi dan kebijakan dengan cepat, sehingga RUPM tetap relevan dan efektif dalam jangka panjang. Kemampuan evaluasi ini adalah penutup penting dalam siklus RUPM yang diajarkan dalam Bimtek RUPM.


Kesimpulan Bimtek RUPM


Pentingnya Bimtek RUPM ini tidak dapat dilebih-lebihkan dalam upaya kita untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui jalur penanaman modal yang terencana dan strategis. Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) bukanlah sekadar tumpukan dokumen administratif, melainkan sebuah peta jalan vital yang akan memandu setiap langkah daerah dalam menarik investasi berkualitas. Melalui bimbingan teknis yang komprehensif ini, Pusdiklat LSMAP berkomitmen penuh untuk membekali para pemangku kepentingan dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang mendalam agar mampu menyusun dan mengimplementasikan RUPM yang visioner dan adaptif terhadap dinamika global.

Keberhasilan daerah dalam mengoptimalisasi RUPM akan menjadi indikator utama dalam menciptakan iklim investasi yang kompetitif dan berkelanjutan. Dengan mengikuti Bimtek RUPM ini, peserta akan mendapatkan pemahaman holistik mulai dari landasan hukum, analisis potensi daerah, perumusan strategi, hingga mekanisme monitoring dan evaluasi. Semua ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap rupiah penanaman modal yang masuk dapat memberikan dampak optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan. Jangan biarkan potensi investasi daerah Anda tidak tergarap maksimal!

Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pihak yang berkepentingan untuk tidak melewatkan kesempatan emas dalam Bimtek RUPM 2025: Sukseskan Penanaman Modal Terbaru ini. Segera daftarkan diri Anda dan tim untuk menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan RUPM yang tangguh, berdaya saing, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi daerah Anda. Bersama Pusdiklat LSMAP, mari kita bangun fondasi investasi yang kokoh untuk masa depan yang lebih cerah! Ini adalah investasi terbaik bagi kemajuan daerah.

Bimtek RUPM 2025: Sukseskan Penanaman Modal Terbaru

Bimtek RUPM 2025: Sukseskan Penanaman Modal Terbaru

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek RUPM 2025: Sukseskan Penanaman Modal Terbaru

Metode Bimtek RUPM

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Narasumber dan Instruktur Berpengalaman

Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek RUPM:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek RUPM

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek RUPM

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Lokasi Pelaksanaan Bimtek RUPM

  • Yogyakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Jakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Bandung (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Bali (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Surabaya (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Malang (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Samarinda (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Balikpapan
  • Makassar
  • Batam
  • Semarang
  • Manado
  • Jayapura
  • Sorong
  • Medan
  • Dst

Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan 

Tata Cara Pendaftaran Bimtek RUPM:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Bimtek Pelatihan RUPM

Bimtek RUPM 2025: Sukseskan Penanaman Modal Terbaru

Bimtek RUPM 2025: Sukseskan Penanaman Modal Terbaru