Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri

Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri
Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri. Dalam lanskap industri modern yang semakin kompetitif, efisiensi dan efektivitas operasional menjadi kunci utama bagi kelangsungan dan pertumbuhan sebuah organisasi. Setiap perusahaan, baik skala kecil, menengah, maupun besar, menghadapi tantangan konstan untuk mengoptimalkan sumber daya, mengurangi biaya, dan pada saat yang sama, meningkatkan kualitas produk atau layanan. Manajemen produksi dan operasi adalah disiplin ilmu yang secara fundamental berfokus pada perancangan, pelaksanaan, dan pengendalian proses-proses yang mengubah input menjadi output, memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai secara efisien dan efektif.
Dunia usaha saat ini ditandai oleh dinamika pasar yang cepat, kemajuan teknologi yang pesat, dan tuntutan konsumen yang semakin tinggi. Hal ini menuntut para profesional di bidang produksi dan operasi untuk tidak hanya memahami prinsip-prinsip dasar, tetapi juga mampu mengadaptasi strategi dan praktik terbaik sesuai dengan perubahan lingkungan. Tanpa manajemen produksi dan operasi yang kokoh, perusahaan berisiko mengalami pemborosan, penundaan, kualitas rendah, dan pada akhirnya, kerugian finansial yang signifikan. Oleh karena itu, investasi dalam pengembangan kapabilitas di area ini menjadi sangat krusial.
Pusdiklat LSMAP memahami betul urgensi ini dan merancang program Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi yang komprehensif. Program ini dirancang untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir yang diperlukan untuk menghadapi kompleksitas operasional di era digital. Kami meyakini bahwa dengan peningkatan kompetensi di bidang ini, individu dan organisasi dapat mencapai tingkat efisiensi dan produktivitas yang lebih tinggi, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada peningkatan daya saing dan keberlanjutan bisnis di pasar global.
Melalui artikel ini, kami akan menguraikan secara mendalam mengenai pentingnya pelatihan manajemen produksi dan operasi, definisi komprehensif, peran strategisnya, materi-materi kunci yang diajarkan, serta tujuan dan manfaat yang dapat diperoleh oleh peserta dan organisasi mereka. Kami berharap informasi ini dapat memberikan gambaran jelas mengenai bagaimana program ini dapat menjadi investasi berharga bagi pengembangan profesional dan kemajuan industri secara keseluruhan.
Definisi Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi
Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi dapat didefinisikan sebagai suatu proses sistematis dalam transfer pengetahuan, keterampilan, dan praktik terbaik yang berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian seluruh aktivitas yang terlibat dalam transformasi input menjadi output berupa barang atau jasa. Fokus utamanya adalah bagaimana sumber daya seperti bahan baku, tenaga kerja, mesin, dan informasi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mencapai tujuan produksi dan operasi perusahaan. Ini mencakup segala sesuatu mulai dari perancangan produk hingga pengiriman kepada pelanggan akhir.
Lebih lanjut, pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menekankan aplikasi praktis dari berbagai teknik dan alat untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Ini mencakup pemahaman tentang rantai pasok (supply chain), pengelolaan persediaan (inventory management), pengendalian kualitas (quality control), penjadwalan produksi (production scheduling), tata letak fasilitas (facility layout), dan penerapan teknologi terkini. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa proses produksi berjalan lancar, biaya diminimalkan, dan kualitas produk atau layanan memenuhi standar yang diharapkan oleh pasar.
Dalam konteks yang lebih luas, pelatihan manajemen produksi dan operasi juga mencakup aspek pengambilan keputusan strategis yang berdampak pada kemampuan produksi jangka panjang sebuah organisasi. Ini melibatkan analisis kapasitas produksi, pemilihan teknologi yang tepat, serta perencanaan lokasi fasilitas yang strategis. Pelatihan ini membekali peserta untuk tidak hanya menyelesaikan masalah operasional sehari-hari, tetapi juga untuk merancang sistem produksi yang adaptif dan responsif terhadap perubahan lingkungan bisnis yang dinamis.
Singkatnya, pelatihan manajemen produksi dan operasi adalah fondasi bagi siapa pun yang terlibat dalam menciptakan nilai melalui proses transformasi. Ini adalah investasi esensial bagi individu yang ingin mengembangkan karier di bidang operasional dan bagi organisasi yang bercita-cita untuk mencapai keunggulan kompetitif. Dengan demikian, pelatihan ini bukan sekadar peningkatan skill, melainkan pembangunan kapabilitas inti yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Peran dan Pentingnya Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi
Peran dan pentingnya pelatihan manajemen produksi dan operasi sangat vital dalam dunia industri saat ini. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap kinerja dan keberlanjutan organisasi secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa poin yang menjelaskan peran dan pentingnya pelatihan ini:
- Peningkatan Efisiensi Operasional: Pelatihan ini membekali peserta dengan metode dan teknik untuk mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan dalam proses produksi. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang aliran kerja, penjadwalan, dan penggunaan sumber daya, perusahaan dapat mengurangi waktu siklus, meminimalkan biaya produksi, dan meningkatkan kapasitas output tanpa menambah investasi yang besar. Ini berarti operasi berjalan lebih lancar dan lebih hemat biaya, langsung berkontribusi pada profitabilitas perusahaan.
- Peningkatan Kualitas Produk dan Layanan: Salah satu fokus utama pelatihan manajemen produksi dan operasi adalah pada pengendalian kualitas. Peserta diajarkan teknik-teknik seperti Statistical Process Control (SPC), Six Sigma, dan Lean Manufacturing yang bertujuan untuk mengurangi cacat, memastikan konsistensi produk, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Kualitas yang lebih tinggi tidak hanya memperkuat citra merek, tetapi juga mengurangi biaya purna jual seperti garansi dan perbaikan.
- Pengelolaan Rantai Pasok yang Lebih Baik: Rantai pasok yang efisien adalah tulang punggung setiap operasi produksi. Pelatihan ini memberikan wawasan tentang bagaimana mengelola pemasok, persediaan, dan distribusi secara efektif untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang tepat waktu dan pengiriman produk yang lancar. Ini meminimalkan risiko gangguan pasokan, mengurangi biaya penyimpanan, dan mempercepat waktu respons terhadap permintaan pasar.
- Optimalisasi Pengambilan Keputusan: Dengan data dan analisis yang tepat, peserta pelatihan manajemen produksi dan operasi akan mampu membuat keputusan yang lebih informasi dan strategis. Ini termasuk keputusan tentang kapasitas produksi, investasi teknologi baru, lokasi fasilitas, dan strategi persediaan. Kemampuan ini sangat krusial untuk menghadapi ketidakpastian pasar dan merespons perubahan dengan cepat dan tepat.
- Peningkatan Produktivitas Karyawan: Karyawan yang terlatih dengan baik dalam prinsip-prinsip manajemen produksi dan operasi akan lebih termotivasi dan kompeten dalam menjalankan tugasnya. Mereka akan memahami bagaimana pekerjaan mereka berkontribusi pada gambaran besar, mendorong inisiatif, dan meningkatkan kolaborasi antar departemen. Lingkungan kerja yang produktif juga cenderung lebih aman dan memiliki tingkat retensi karyawan yang lebih tinggi.
- Adaptasi terhadap Teknologi Baru dan Inovasi: Industri terus berkembang dengan munculnya teknologi seperti otomatisasi, kecerdasan buatan, dan Industri 4.0. Pelatihan manajemen produksi dan operasi membekali peserta untuk memahami dan mengintegrasikan teknologi ini ke dalam operasi mereka. Ini memungkinkan perusahaan untuk tetap relevan, inovatif, dan kompetitif di pasar yang terus berubah, membuka peluang baru untuk efisiensi dan pertumbuhan.
Materi Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi
Materi dalam Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dan aplikatif dalam mengelola berbagai aspek operasional sebuah organisasi. Berikut adalah rincian materi yang biasanya tercakup:
- Pengantar Manajemen Produksi dan Operasi: Bagian ini memberikan gambaran umum tentang ruang lingkup manajemen produksi dan operasi, peranannya dalam strategi bisnis, serta evolusinya. Peserta akan memahami bagaimana fungsi produksi dan operasi terintegrasi dengan fungsi lain dalam organisasi dan dampaknya terhadap kinerja keseluruhan perusahaan. Ini adalah fondasi penting untuk pemahaman lebih lanjut.
- Perencanaan Kapasitas dan Lokasi Fasilitas: Materi ini membahas metode untuk menentukan kapasitas produksi yang optimal, baik dalam jangka pendek maupun panjang, serta strategi untuk memilih lokasi fasilitas produksi yang paling efisien. Ini mencakup analisis faktor-faktor seperti biaya tenaga kerja, ketersediaan bahan baku, akses pasar, dan infrastruktur. Pemahaman yang mendalam mengenai hal ini akan membantu dalam membuat keputusan investasi yang tepat.
- Perancangan Sistem Produksi dan Desain Proses: Fokus pada bagaimana merancang alur kerja, memilih teknologi proses yang sesuai, dan mengoptimalkan tata letak fasilitas untuk memaksimalkan efisiensi dan meminimalkan biaya. Peserta akan mempelajari berbagai jenis tata letak (misalnya, lini, fungsional, seluler) dan bagaimana memilih yang paling cocok untuk jenis produksi tertentu. Ini adalah kunci untuk menciptakan sistem yang efisien.
- Manajemen Persediaan: Materi ini sangat krusial dalam pelatihan manajemen produksi dan operasi. Peserta akan mempelajari berbagai model persediaan (misalnya, EOQ, Just-In-Time/JIT), teknik peramalan permintaan, dan strategi untuk mengelola persediaan bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi. Tujuannya adalah untuk meminimalkan biaya penyimpanan sekaligus memastikan ketersediaan barang yang cukup untuk produksi dan memenuhi permintaan pelanggan.
- Penjadwalan Produksi dan Pengendalian: Pembahasan mengenai teknik-teknik penjadwalan produksi yang efektif, mulai dari penjadwalan induk (Master Production Schedule/MPS) hingga penjadwalan harian. Peserta akan mempelajari cara mengalokasikan sumber daya, meminimalkan waktu tunggu, dan mengelola bottleneck. Pengendalian produksi juga mencakup pemantauan kinerja dan penyesuaian rencana sesuai dengan kondisi aktual.
- Manajemen Kualitas: Materi ini mencakup prinsip-prinsip Total Quality Management (TQM), alat-alat pengendalian kualitas statistik (Statistical Process Control/SPC), dan metodologi perbaikan kualitas seperti Six Sigma dan Lean Manufacturing. Peserta akan diajarkan cara mengidentifikasi sumber cacat, menerapkan sistem kualitas, dan memastikan produk atau layanan memenuhi standar yang ditetapkan. Kualitas adalah faktor pembeda utama di pasar.
- Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management): Bagian ini menjelaskan bagaimana mengelola aliran barang, informasi, dan keuangan dari pemasok hingga pelanggan akhir. Peserta akan belajar tentang strategi pengadaan, pemilihan pemasok, manajemen logistik, dan bagaimana membangun rantai pasok yang responsif dan resilient. Pemahaman ini sangat penting untuk efisiensi keseluruhan operasi.
- Manajemen Proyek dalam Operasi: Meskipun manajemen proyek adalah disiplin terpisah, banyak prinsipnya relevan dalam pelatihan manajemen produksi dan operasi. Materi ini membahas bagaimana mengelola proyek-proyek peningkatan operasional, implementasi teknologi baru, atau ekspansi fasilitas menggunakan metodologi manajemen proyek yang terstruktur. Ini membantu memastikan proyek-proyek operasional diselesaikan tepat waktu dan sesuai anggaran.
- Aspek Keuangan dalam Manajemen Operasi: Peserta akan dibekali dengan pemahaman dasar tentang bagaimana keputusan operasional berdampak pada kinerja keuangan perusahaan. Ini termasuk analisis biaya-volume-profit, perhitungan titik impas, dan evaluasi investasi proyek-proyek operasional. Memahami aspek finansial adalah kunci untuk membuat keputusan yang berbasis data.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi
Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi memiliki tujuan yang jelas dan memberikan manfaat yang signifikan bagi individu maupun organisasi yang berpartisipasi. Berikut adalah rincian tujuan dan manfaat tersebut:
Tujuan Pelatihan:
- Meningkatkan Pemahaman Konseptual dan Praktis: Tujuan utama adalah membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dasar, model, dan teknik dalam manajemen produksi dan operasi. Ini mencakup tidak hanya teori, tetapi juga bagaimana menerapkannya dalam skenario dunia nyata untuk menyelesaikan masalah operasional dan meningkatkan kinerja. Peserta akan mampu menganalisis situasi kompleks dan merumuskan solusi efektif.
- Mengembangkan Keterampilan Analitis dan Pemecahan Masalah: Pelatihan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan peserta dalam menganalisis data operasional, mengidentifikasi akar masalah, dan merancang solusi yang inovatif dan efisien. Ini termasuk penggunaan alat-alat statistik, pemodelan, dan simulasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Kemampuan ini sangat penting dalam lingkungan bisnis yang dinamis dan penuh tantangan.
- Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Proses Produksi: Salah satu tujuan krusial adalah mengajarkan strategi dan taktik untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya (manusia, material, mesin, uang, informasi) guna mencapai output maksimal dengan biaya minimal. Peserta akan mempelajari bagaimana mengurangi pemborosan, mempersingkat waktu siklus, dan meningkatkan throughput melalui praktik terbaik dalam industri.
- Memperkuat Kemampuan Pengelolaan Kualitas: Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan metodologi dan alat untuk memastikan bahwa produk atau layanan yang dihasilkan memenuhi atau melampaui standar kualitas yang diharapkan oleh pelanggan. Ini mencakup pencegahan cacat, deteksi dini masalah kualitas, dan implementasi sistem peningkatan kualitas berkelanjutan. Kualitas adalah faktor penentu daya saing.
- Membantu Organisasi Beradaptasi dengan Perubahan Teknologi dan Pasar: Dalam dunia yang terus berubah, pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta agar dapat mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengimplementasikan teknologi baru serta praktik terbaik yang muncul di bidang manajemen produksi dan operasi. Ini memastikan bahwa perusahaan tetap relevan dan kompetitif di tengah disrupsi industri.
- Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Strategis: Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kerangka kerja dan alat untuk membuat keputusan strategis yang berdampak pada kinerja operasional jangka panjang. Ini mencakup perencanaan kapasitas, desain rantai pasok, dan pemilihan lokasi fasilitas, yang semuanya krusial untuk pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.
Manfaat Pelatihan:
- Bagi Individu:
- Peningkatan Kompetensi Profesional: Peserta akan memiliki keahlian yang lebih tinggi di bidang manajemen produksi dan operasi, membuat mereka menjadi aset yang lebih berharga bagi organisasi. Ini meningkatkan kepercayaan diri dan kredibilitas profesional.
- Peluang Karir yang Lebih Luas: Dengan sertifikasi dan pengetahuan yang komprehensif, individu akan memiliki lebih banyak peluang untuk maju dalam karir mereka, baik dalam peran manajerial maupun spesialis di bidang operasional.
- Peningkatan Gaji dan Prospek Penghasilan: Peningkatan kompetensi seringkali berkorelasi langsung dengan potensi peningkatan pendapatan dan tunjangan, seiring dengan kontribusi yang lebih besar kepada organisasi.
- Jaringan Profesional yang Lebih Luas: Pelatihan ini menyediakan platform untuk berinteraksi dengan profesional lain dari berbagai latar belakang industri, memperluas jaringan dan kesempatan kolaborasi di masa depan.
- Kemampuan Berinovasi: Individu akan dibekali dengan pola pikir yang lebih inovatif, mampu mengidentifikasi peluang untuk perbaikan proses dan penerapan teknologi baru.
- Bagi Organisasi:
- Peningkatan Kinerja Bisnis Keseluruhan: Dengan karyawan yang lebih kompeten dalam pelatihan manajemen produksi dan operasi, organisasi akan mengalami peningkatan efisiensi, produktivitas, dan kualitas, yang secara langsung berdampak pada profitabilitas dan daya saing.
- Pengurangan Biaya Operasional: Penerapan teknik-teknik yang diajarkan dalam pelatihan akan membantu mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan margin keuntungan.
- Peningkatan Kepuasan Pelanggan: Kualitas produk atau layanan yang lebih baik dan waktu pengiriman yang lebih cepat akan menghasilkan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi, membangun loyalitas merek dan reputasi positif.
- Peningkatan Daya Saing Pasar: Organisasi yang menginvestasikan pada pelatihan manajemen produksi dan operasi karyawannya akan lebih mampu bersaing di pasar yang dinamis, beradaptasi dengan perubahan, dan bahkan menjadi pemimpin di industrinya.
- Lingkungan Kerja yang Lebih Baik: Proses yang lebih efisien dan terorganisir dapat mengurangi stres karyawan, meningkatkan moral, dan menciptakan budaya kerja yang lebih positif dan produktif.
- Kemampuan Berinovasi dan Beradaptasi: Dengan tim yang terlatih, organisasi lebih siap untuk mengimplementasikan teknologi baru, mengadopsi praktik terbaik, dan merespons tantangan pasar dengan cepat dan efektif.
Kesimpulan Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi
Dalam era industri yang semakin menuntut efisiensi dan inovasi, pelatihan manajemen produksi dan operasi bukanlah lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan strategis bagi setiap organisasi yang ingin tetap relevan dan kompetitif. Dari pembahasan di atas, jelas terlihat bahwa investasi dalam pengembangan kompetensi di bidang ini memberikan dampak multifaset yang sangat positif, mulai dari peningkatan efisiensi operasional, kualitas produk yang lebih baik, hingga optimalisasi rantai pasok dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi. Ini adalah fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan berkelanjutan dan keberhasilan jangka panjang di tengah persaingan pasar yang ketat.
Pentingnya Bimtek ini tidak hanya terletak pada transfer pengetahuan dan keterampilan teknis semata, tetapi juga pada pembentukan pola pikir yang proaktif dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Peserta diajarkan untuk tidak hanya bereaksi terhadap masalah, tetapi juga untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dan mengimplementasikannya secara sistematis. Dengan demikian, program pelatihan manajemen produksi dan operasi yang diselenggarakan oleh Pusdiklat LSMAP ini secara fundamental berinvestasi pada sumber daya manusia sebagai aset paling berharga dalam mencapai keunggulan operasional.
Kami dari Pusdiklat LSMAP mengajak seluruh individu profesional dan organisasi untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Bergabunglah dengan program pelatihan manajemen produksi dan operasi kami untuk membekali diri Anda dan tim Anda dengan kapabilitas yang diperlukan guna menghadapi tantangan masa depan dan meraih kesuksesan yang lebih besar. Jadilah bagian dari solusi untuk meningkatkan kinerja industri Indonesia secara keseluruhan!

Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri
Metode Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Narasumber dan Instruktur Berpengalaman
Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek Training Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri
- Erik – Hp/Wa: 087820921902
- website : bimtektraining.com

Pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Industri