Bimtek Nasional SPBE 2025–2026: Meningkatkan Interoperabilitas Data Layanan Publik di OPD

Bimtek Nasional SPBE 2025–2026: Meningkatkan Interoperabilitas Data Layanan Publik di OPD

Bimtek Nasional SPBE 2025–2026: Meningkatkan Interoperabilitas Data Layanan Publik di OPD

Bimtek Nasional SPBE 2025–2026: Meningkatkan Interoperabilitas Data Layanan Publik di OPD. Dalam era digitalisasi yang semakin pesat, kebutuhan akan layanan publik yang cepat, transparan, dan terintegrasi menjadi sangat penting. Untuk mewujudkan hal tersebut, Bimtek Nasional SPBE 2025–2026 hadir sebagai program pelatihan strategis bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam meningkatkan interoperabilitas data dan integrasi sistem pemerintahan. Pelatihan ini dirancang agar aparatur negara mampu menjalankan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik secara optimal sesuai arahan nasional.


Apa Itu Bimtek Nasional SPBE?

Bimtek Nasional SPBE adalah kegiatan bimbingan teknis tingkat nasional yang bertujuan memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan instansi pemerintah pusat maupun daerah. SPBE sendiri merupakan pendekatan sistematis untuk mendigitalisasi proses pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Dalam pelatihan ini, peserta akan memahami kerangka kerja SPBE, pentingnya integrasi sistem antar instansi, serta teknik pengelolaan data lintas sektor yang mendukung keterpaduan layanan. Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya nasional dalam mewujudkan Pelatihan Digital Pemerintah yang berkelanjutan.


Tujuan dan Manfaat Bimtek Nasional SPBE

Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan pelatihan biasa, tetapi sebagai pendorong utama perubahan dalam tata kelola pemerintahan digital. Beberapa tujuan dan manfaatnya meliputi:

  • Meningkatkan pemahaman aparatur mengenai kebijakan SPBE nasional

  • Membangun sistem yang saling terhubung antar unit kerja dan OPD

  • Mendorong kolaborasi antar instansi berbasis data

  • Menyediakan pedoman teknis implementasi arsitektur SPBE

  • Mempercepat pencapaian target indeks SPBE melalui interoperabilitas

  • Mendukung penguatan sistem Transformasi Layanan Publik di daerah


Materi yang Dibahas

Materi dalam pelatihan ini dirancang berdasarkan kebutuhan terkini dan regulasi terbaru, sehingga peserta mendapatkan bekal yang tepat dan aplikatif. Adapun pokok bahasan dalam bimtek ini mencakup:

  • Kebijakan nasional SPBE dan penguatan regulasi pendukung

  • Prinsip interoperabilitas dan pemanfaatan data bersama

  • Perancangan Arsitektur SPBE Instansi

  • Integrasi layanan melalui Portal SPBE Nasional

  • Pemanfaatan Pusat Data Nasional (PDN) secara efektif

  • Strategi penyusunan roadmap digitalisasi OPD

  • Studi kasus implementasi SPBE lintas sektor

  • Evaluasi mandiri dan pengukuran indeks SPBE

Topik ini juga mencakup pembaruan dari Diklat SPBE Terbaru yang mengikuti dinamika dan tantangan teknologi informasi di sektor publik.


Siapa yang Perlu Mengikuti Bimtek Ini?

Bimtek ini diperuntukkan bagi pejabat dan aparatur pemerintah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan teknologi informasi, pengambilan kebijakan, serta perencanaan dan evaluasi program SPBE. Target peserta meliputi:

  • Pimpinan OPD dan Sekretaris Daerah

  • Kepala bidang perencanaan dan bidang teknologi informasi

  • Tim penyusun arsitektur SPBE instansi

  • Pejabat fungsional perencana dan analis sistem

  • Pengelola layanan publik berbasis digital

  • Aparatur pendukung transformasi digital OPD

Kehadiran peserta dari berbagai sektor akan memperkuat kolaborasi dan mewujudkan Bimtek OPD Terintegrasi secara nasional.


FAQ – Pertanyaan Umum

Q: Apakah bimtek ini terbuka untuk semua jenis OPD?
A: Ya. Semua OPD baik pusat maupun daerah sangat dianjurkan mengikuti pelatihan ini, terutama yang berperan dalam integrasi layanan dan pengelolaan data.

Q: Apakah peserta akan memperoleh sertifikat?
A: Setiap peserta yang mengikuti seluruh sesi secara lengkap akan menerima sertifikat resmi dari Pusdiklat LSMAP yang diakui sebagai bukti pengembangan kompetensi.

Q: Apakah materi pelatihan mencakup aspek teknis dan kebijakan?
A: Ya. Materi dirancang mencakup aspek regulasi, strategi kebijakan, hingga teknis implementasi, agar peserta memahami SPBE dari hulu ke hilir.

Bimtek Nasional SPBE 2025–2026: Meningkatkan Interoperabilitas Data Layanan Publik di OPD

Bimtek Nasional SPBE 2025–2026: Meningkatkan Interoperabilitas Data Layanan Publik di OPD

Sehubungan dengan upaya peningkatan pemahaman, kapasitas, serta kapabilitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan sektor Swasta dalam mendukung pembangunan dan tata kelola kelembagaan, kami dari Pusdiklat LSMAP mengundang Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Nasional SPBE 2025–2026: Meningkatkan Interoperabilitas Data Layanan Publik di OPD.


Metodologi Pelatihan

Bimtek ini akan dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran aktif dan interaktif, yang meliputi:

  • Pemaparan materi oleh narasumber

  • Diskusi kelompok dan sesi tanya jawab

  • Simulasi dan studi kasus

  • Analisis praktik terbaik (benchmarking)

Komposisi pembelajaran disusun dengan pendekatan sebagai berikut:

  • 20% Teori berbasis literatur praktis

  • 40% Benchmarking & analisis praktik terbaik lintas sektor (pemerintah, korporasi, industri)

  • 40% Studi kasus dan brainstorming antara narasumber dengan peserta


Narasumber dan Instruktur

Kegiatan ini akan dipandu oleh para akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang telah berpengalaman lebih dari 35 tahun di bidangnya dan memiliki sertifikasi nasional maupun internasional.


Pilihan Pelaksanaan Bimtek

Pelatihan dapat diikuti melalui beberapa opsi berikut:

  • Kelas Tatap Muka (Offline) di Hotel

  • Kelas Daring via Zoom Meeting

  • In-House Training (dilaksanakan di instansi peserta)


Lokasi Pelatihan

Kegiatan ini diselenggarakan secara bergilir di kota-kota besar di Indonesia, antara lain: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Batam, Medan, Makassar, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Sorong, Palu, Semarang, Lampung, Palembang, Padang, serta kota besar lainnya.
Permintaan lokasi khusus dapat dikoordinasikan bersama tim pelaksana.


Biaya Pelatihan

KategoriBiaya
Online (Zoom Meeting)Rp 3.000.000,-
Tatap Muka (Non Akomodasi)Rp 4.000.000,-
Dengan Akomodasi Twin Sharing (4H3M)Rp 4.800.000,-
Dengan Akomodasi Suite Room (4H3M)Rp 5.700.000,-

Fasilitas Peserta

  • Modul pelatihan (softcopy dan hardcopy)

  • Seminar kit & tas kegiatan

  • Sertifikat keikutsertaan

  • Kuitansi resmi

  • Konsumsi dan coffee break selama kegiatan

  • Kartu identitas peserta

  • Penjemputan dari bandara/stasiun (khusus peserta rombongan min. 8 orang)


Informasi Tambahan

  • Untuk permintaan In House Training, biaya akan disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan instansi.

  • Peserta minimal 5 orang dapat menentukan tema, lokasi, waktu, dan materi pelatihan sesuai kebutuhan.

  • Pendaftaran paling lambat dilakukan H-3 sebelum kegiatan dimulai.

  • Undangan dan rundown kegiatan akan dikirimkan melalui email atau WhatsApp setelah konfirmasi.


Kontak Pendaftaran dan Informasi

📞 Erik (Panitia Pelaksana) – HP/WA: 0878-2092-1902
🌐 Website: www.bimtektraining.com

Bimtek Nasional SPBE 2025–2026: Meningkatkan Interoperabilitas Data Layanan Publik di OPD

Bimtek Nasional SPBE 2025–2026: Meningkatkan Interoperabilitas Data Layanan Publik di OPD