Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026: Program Pengendalian Resistensi Antimikroba untuk Rumah Sakit & Tenaga Kesehatan

Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026: Program Pengendalian Resistensi Antimikroba untuk Rumah Sakit & Tenaga Kesehatan

Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026: Program Pengendalian Resistensi Antimikroba untuk Rumah Sakit & Tenaga Kesehatan

Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026: Program Pengendalian Resistensi Antimikroba untuk Rumah Sakit & Tenaga Kesehatan. Resistensi antimikroba (AMR) kini menjadi ancaman nyata bagi sistem pelayanan kesehatan global. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan infeksi sulit diobati, meningkatkan angka kesakitan dan kematian. Menyikapi hal tersebut, Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026 yang diselenggarakan oleh Pusdiklat LSMAP hadir sebagai langkah strategis untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dan rumah sakit dalam pengendalian resistensi, serta mendukung standar pelayanan berbasis mutu dan keselamatan pasien.


Pelatihan Terbaru PPRA – Apa Itu Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA)?

Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) adalah upaya sistematis untuk mengendalikan penyebaran mikroorganisme yang resisten terhadap antibiotik di fasilitas kesehatan. Program ini merupakan bagian dari implementasi Antimicrobial Stewardship yang kini menjadi komponen wajib dalam akreditasi rumah sakit di Indonesia.

Melalui PPRA, rumah sakit dapat mengatur penggunaan antimikroba secara bijak, meningkatkan efektivitas terapi, menekan angka infeksi nosokomial, dan mengurangi risiko komplikasi. Pelatihan ini pun menjadi bagian penting dari Diklat PPRA Terbaru yang mendukung penguatan tata kelola penggunaan antibiotik.


Tujuan dan Manfaat Pelatihan PPRA

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas rumah sakit dan tenaga kesehatan dalam memahami serta menerapkan strategi pengendalian AMR. Manfaat yang diperoleh antara lain:

  • Meningkatkan kesadaran tentang dampak resistensi antimikroba.

  • Mendorong praktik penggunaan antibiotik yang tepat dan rasional.

  • Membantu rumah sakit memenuhi standar akreditasi nasional.

  • Meningkatkan efektivitas koordinasi antarprofesi dalam tim PPRA.

  • Menyediakan dasar yang kuat untuk analisis dan pelaporan data penggunaan antimikroba.

  • Mendukung efisiensi layanan dan menurunkan angka infeksi rumah sakit.

  • Memperkuat sistem mutu internal dan manajemen risiko rumah sakit.


Materi yang Akan Diajarkan

Peserta pelatihan akan dibekali dengan materi terkini dan praktis yang mencakup berbagai aspek penting dari PPRA. Pokok bahasan antara lain:

  1. Konsep dasar resistensi antimikroba dan kebijakan nasional.

  2. Struktur dan peran Tim PPRA di rumah sakit.

  3. Prinsip Antimicrobial Stewardship yang berbasis bukti.

  4. Pengumpulan, pengolahan, dan interpretasi data penggunaan antibiotik.

  5. Audit penggunaan antibiotik dan sistem umpan balik.

  6. Strategi komunikasi efektif antarprofesi dalam pelaksanaan PPRA.

  7. Integrasi PPRA dalam sistem mutu dan keselamatan pasien.

  8. Studi kasus dan simulasi intervensi penggunaan antibiotik.

  9. Evaluasi efektivitas program dan rencana tindak lanjut.

  10. Dokumentasi dan pelaporan kegiatan PPRA untuk keperluan audit.

Sebagai bagian dari Workshop Kesehatan 2025, seluruh materi dikembangkan dengan pendekatan yang aplikatif, sesuai dengan tantangan lapangan yang dihadapi rumah sakit saat ini.


Siapa yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini?

Pelatihan ini terbuka bagi berbagai kalangan profesional kesehatan, terutama yang terlibat dalam pengelolaan penggunaan antibiotik di fasilitas pelayanan medis. Sasaran peserta meliputi:

  • Dokter umum dan spesialis di rumah sakit

  • Apoteker dan staf Instalasi Farmasi

  • Kepala ruang dan perawat pelaksana

  • Tim PPI (Pengendalian dan Pencegahan Infeksi)

  • Staf surveilans rumah sakit

  • Manajemen mutu dan komite keselamatan pasien

  • Dosen dan tenaga pendidik bidang kesehatan

  • Auditor akreditasi dan konsultan manajemen RS

Pelatihan ini juga relevan sebagai bentuk Bimtek Rumah Sakit yang bertujuan memperkuat sistem tata kelola klinis dan operasional dalam penggunaan antimikroba.


FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apakah pelatihan ini termasuk pelatihan wajib bagi rumah sakit?
Ya, karena pelaksanaan PPRA merupakan salah satu syarat dalam akreditasi dan pengendalian mutu layanan di rumah sakit sesuai regulasi nasional.

2. Apakah tenaga medis dari klinik juga boleh ikut serta?
Tentu. Pelatihan ini terbuka untuk semua fasilitas kesehatan, termasuk klinik besar, puskesmas, dan rumah sakit tipe D.

3. Apakah peserta mendapat sertifikat resmi?
Ya, setiap peserta yang mengikuti pelatihan secara lengkap akan memperoleh sertifikat resmi dari Pusdiklat LSMAP yang dapat digunakan untuk keperluan pengembangan profesional.


Dengan mengikuti Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026, rumah sakit dan tenaga medis dapat meningkatkan ketahanan sistem kesehatan menghadapi ancaman resistensi antimikroba, sekaligus memperkuat mutu layanan yang berorientasi pada keselamatan pasien.

Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026: Program Pengendalian Resistensi Antimikroba untuk Rumah Sakit & Tenaga Kesehatan

Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026: Program Pengendalian Resistensi Antimikroba untuk Rumah Sakit & Tenaga Kesehatan

Sehubungan dengan upaya peningkatan pemahaman, kapasitas, serta kapabilitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan sektor Swasta dalam mendukung pembangunan dan tata kelola kelembagaan, kami dari Pusdiklat LSMAP mengundang Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026: Program Pengendalian Resistensi Antimikroba untuk Rumah Sakit & Tenaga Kesehatan.


Metodologi Pelatihan

Bimtek ini akan dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran aktif dan interaktif, yang meliputi:

  • Pemaparan materi oleh narasumber

  • Diskusi kelompok dan sesi tanya jawab

  • Simulasi dan studi kasus

  • Analisis praktik terbaik (benchmarking)

Komposisi pembelajaran disusun dengan pendekatan sebagai berikut:

  • 20% Teori berbasis literatur praktis

  • 40% Benchmarking & analisis praktik terbaik lintas sektor (pemerintah, korporasi, industri)

  • 40% Studi kasus dan brainstorming antara narasumber dengan peserta


Narasumber dan Instruktur

Kegiatan ini akan dipandu oleh para akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang telah berpengalaman lebih dari 35 tahun di bidangnya dan memiliki sertifikasi nasional maupun internasional.


Pilihan Pelaksanaan Bimtek

Pelatihan dapat diikuti melalui beberapa opsi berikut:

  • Kelas Tatap Muka (Offline) di Hotel

  • Kelas Daring via Zoom Meeting

  • In-House Training (dilaksanakan di instansi peserta)


Lokasi Pelatihan

Kegiatan ini diselenggarakan secara bergilir di kota-kota besar di Indonesia, antara lain: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Batam, Medan, Makassar, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Sorong, Palu, Semarang, Lampung, Palembang, Padang, serta kota besar lainnya.
Permintaan lokasi khusus dapat dikoordinasikan bersama tim pelaksana.


Biaya Pelatihan

KategoriBiaya
Online (Zoom Meeting)Rp 3.000.000,-
Tatap Muka (Non Akomodasi)Rp 4.000.000,-
Dengan Akomodasi Twin Sharing (4H3M)Rp 4.800.000,-
Dengan Akomodasi Suite Room (4H3M)Rp 5.700.000,-

Fasilitas Peserta

  • Modul pelatihan (softcopy dan hardcopy)

  • Seminar kit & tas kegiatan

  • Sertifikat keikutsertaan

  • Kuitansi resmi

  • Konsumsi dan coffee break selama kegiatan

  • Kartu identitas peserta

  • Penjemputan dari bandara/stasiun (khusus peserta rombongan min. 8 orang)


Informasi Tambahan

  • Untuk permintaan In House Training, biaya akan disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan instansi.

  • Peserta minimal 5 orang dapat menentukan tema, lokasi, waktu, dan materi pelatihan sesuai kebutuhan.

  • Pendaftaran paling lambat dilakukan H-3 sebelum kegiatan dimulai.

  • Undangan dan rundown kegiatan akan dikirimkan melalui email atau WhatsApp setelah konfirmasi.


Kontak Pendaftaran dan Informasi

📞 Erik (Panitia Pelaksana) – HP/WA: 0878-2092-1902
🌐 Website: www.bimtektraining.com

Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026: Program Pengendalian Resistensi Antimikroba untuk Rumah Sakit & Tenaga Kesehatan

Pelatihan Terbaru PPRA 2025/2026: Program Pengendalian Resistensi Antimikroba untuk Rumah Sakit & Tenaga Kesehatan