Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan Terbaru 2026–2027: Strategi Pemetaan Digital untuk Peningkatan Produksi dan Keamanan Pangan Nasional

Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan Terbaru 2026–2027: Strategi Pemetaan Digital untuk Peningkatan Produksi dan Keamanan Pangan Nasional

Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan Terbaru 2026–2027: Strategi Pemetaan Digital untuk Peningkatan Produksi dan Keamanan Pangan Nasional

Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan Terbaru 2026–2027: Strategi Pemetaan Digital untuk Peningkatan Produksi dan Keamanan Pangan Nasional. Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan menjadi salah satu pendekatan strategis dalam menjawab tantangan sektor pertanian modern di era transformasi digital. Perkembangan teknologi informasi mendorong pemanfaatan data spasial sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan. Di tengah dinamika perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, serta kebutuhan pangan yang terus meningkat, penggunaan sistem berbasis GIS (Geographic Information System) berperan penting dalam mendukung perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan sumber daya pertanian secara menyeluruh. Melalui bimtek ini, berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan teknologi GIS untuk memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan pada periode Terbaru 2026–2027.


Definisi Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan

Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan adalah kegiatan peningkatan kapasitas yang berfokus pada pemahaman konsep, metode, dan penerapan sistem informasi geografis dalam sektor pertanian dan pangan. GIS merupakan sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola, menganalisis, dan menampilkan data yang memiliki referensi geografis.

Dalam konteks pertanian, GIS digunakan untuk memetakan kondisi lahan, jenis tanah, pola tanam, irigasi, hingga potensi hasil panen. Sementara itu, dalam aspek ketahanan pangan, GIS berperan sebagai alat analisis untuk memantau distribusi pangan, kerawanan pangan, serta perencanaan kebijakan berbasis wilayah. Dengan demikian, bimtek ini tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga pendekatan strategis dalam pengambilan keputusan berbasis data spasial.


Tujuan dan Manfaat Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan

Pelaksanaan bimtek ini memiliki tujuan yang komprehensif dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian dan pangan.

Tujuan utama meliputi:

  • Meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dasar dan lanjutan GIS.

  • Mengembangkan kemampuan analisis spasial sektor pertanian.

  • Mendorong pemanfaatan data geografis sebagai dasar perencanaan pertanian berkelanjutan.

  • Mendukung penguatan sistem informasi geografis ketahanan pangan.

Manfaat yang diperoleh antara lain:

  • Tersedianya peta lahan pertanian yang akurat dan terkini.

  • Peningkatan efektivitas perencanaan produksi pertanian.

  • Optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam berbasis wilayah.

  • Penguatan kebijakan ketahanan pangan berbasis data dan analisis spasial.

  • Peningkatan koordinasi lintas sektor melalui visualisasi data geografis yang terpadu.

Melalui pelatihan GIS pertanian, peserta diharapkan mampu mengintegrasikan data lapangan dengan teknologi digital untuk menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan berdampak nyata.


Materi dalam Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan

Materi yang disampaikan dalam bimtek ini dirancang secara sistematis dan berjenjang, menyesuaikan kebutuhan pengelolaan pertanian dan pangan berbasis spasial.

Beberapa pokok materi yang umumnya dibahas meliputi:

  1. Pengantar Sistem Informasi Geografis
    Membahas konsep dasar GIS, komponen sistem, serta peran GIS dalam pembangunan pertanian dan ketahanan pangan.

  2. Pemetaan Lahan Pertanian Berbasis GIS
    Fokus pada teknik pemetaan lahan, klasifikasi penggunaan lahan, serta interpretasi data spasial untuk mendukung perencanaan pertanian.

  3. Manajemen Data Spasial Pertanian
    Meliputi pengumpulan data, pengolahan basis data geografis, dan integrasi data spasial dengan data non-spasial.

  4. Analisis Spasial Sektor Pertanian
    Pembahasan metode analisis spasial untuk menentukan kesesuaian lahan, potensi produksi, serta identifikasi wilayah rawan pangan.

  5. Sistem Informasi Geografis Ketahanan Pangan
    Menjelaskan bagaimana GIS digunakan untuk memantau ketersediaan, akses, dan distribusi pangan secara berbasis wilayah.

  6. Pemanfaatan GIS untuk Pengambilan Keputusan
    Studi penerapan GIS dalam mendukung perumusan kebijakan dan strategi peningkatan produksi pertanian nasional.

Materi-materi tersebut disusun untuk menjawab kebutuhan aktual sektor pertanian pada era digital dan mendukung transformasi sistem pangan yang adaptif dan berkelanjutan.


Siapa yang Membutuhkan Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan

Bimtek ini bersifat inklusif dan relevan untuk berbagai kalangan, mengingat pengelolaan pertanian dan pangan melibatkan banyak pihak lintas sektor.

Pihak-pihak yang membutuhkan bimtek ini antara lain:

  • Aparatur yang terlibat dalam perencanaan dan pengelolaan sektor pertanian.

  • Tenaga teknis dan analis data di bidang pertanian dan pangan.

  • Akademisi dan peneliti yang fokus pada kajian pertanian berkelanjutan.

  • Praktisi pembangunan wilayah dan perdesaan.

  • Mahasiswa dan pemerhati isu ketahanan pangan.

  • Lembaga dan organisasi yang bergerak di bidang pengelolaan sumber daya alam.

Dengan cakupan peserta yang luas, bimtek ini berperan sebagai sarana kolaborasi pengetahuan untuk memperkuat kapasitas nasional dalam menghadapi tantangan pangan masa depan.


FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa peran GIS dalam meningkatkan produksi pertanian?
GIS membantu menganalisis kondisi lahan, iklim, dan sumber daya sehingga perencanaan tanam dan pengelolaan lahan dapat dilakukan secara lebih tepat dan efisien.

2. Mengapa GIS penting dalam ketahanan pangan?
Karena GIS mampu memetakan kerawanan pangan, distribusi produksi, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis wilayah yang akurat.

3. Apakah bimtek ini relevan untuk pemula?
Ya, materi disusun secara bertahap sehingga dapat dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang pengetahuan.

4. Apa keterkaitan GIS dengan pembangunan pertanian berkelanjutan?
GIS mendukung pengelolaan sumber daya yang efisien, pengurangan risiko lingkungan, serta perencanaan jangka panjang yang berkelanjutan.

5. Bagaimana GIS mendukung kebijakan pangan nasional?
Melalui visualisasi dan analisis data spasial, GIS menyediakan dasar informasi yang kuat bagi perumusan kebijakan pangan yang berbasis bukti.


Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan Terbaru 2026–2027 merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pertanian dan pangan nasional di era digital. Dengan mengintegrasikan teknologi GIS dalam pemetaan lahan, analisis spasial, dan sistem informasi geografis ketahanan pangan, berbagai pihak dapat berkontribusi secara aktif dalam meningkatkan produksi, efisiensi, dan keberlanjutan sektor pertanian. Pendekatan berbasis data spasial ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan keamanan pangan nasional yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan masa depan.

Kunjungi juga materi berikut untuk informasi pelatihan terkait:

Bimtek Pemanfaatan Software GIS Terbaru 2026–2027: Pelatihan ArcGIS, QGIS, dan Open Source untuk Pemetaan Digital Profesional

Bimtek Pembuatan Dashboard Interaktif Berbasis GIS Terbaru 2026–2027 untuk Analisis Data dan Pengambilan Keputusan Digital

Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan Terbaru 2026–2027: Strategi Pemetaan Digital untuk Peningkatan Produksi dan Keamanan Pangan Nasional

Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan Terbaru 2026–2027: Strategi Pemetaan Digital untuk Peningkatan Produksi dan Keamanan Pangan Nasional

Sehubungan dengan upaya peningkatan pemahaman, kapasitas, serta kapabilitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan sektor Swasta dalam mendukung pembangunan dan tata kelola kelembagaan, kami dari Pusat Edukasi Indonesia (PENA) mengundang Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan Terbaru 2026–2027: Strategi Pemetaan Digital untuk Peningkatan Produksi dan Keamanan Pangan Nasional.


Metodologi Pelatihan

Bimtek ini akan dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran aktif dan interaktif, yang meliputi:

  • Pemaparan materi oleh narasumber

  • Diskusi kelompok dan sesi tanya jawab

  • Simulasi dan studi kasus

  • Analisis praktik terbaik (benchmarking)

Komposisi pembelajaran disusun dengan pendekatan sebagai berikut:

  • 20% Teori berbasis literatur praktis

  • 40% Benchmarking & analisis praktik terbaik lintas sektor (pemerintah, korporasi, industri)

  • 40% Studi kasus dan brainstorming antara narasumber dengan peserta


Narasumber dan Instruktur

Kegiatan ini akan dipandu oleh para akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang telah berpengalaman lebih dari 35 tahun di bidangnya dan memiliki sertifikasi nasional maupun internasional.


Pilihan Pelaksanaan Bimtek

Pelatihan dapat diikuti melalui beberapa opsi berikut:

  • Kelas Tatap Muka (Offline) di Hotel

  • Kelas Daring via Zoom Meeting

  • In-House Training (dilaksanakan di instansi peserta)


Lokasi Pelatihan

Kegiatan ini diselenggarakan secara bergilir di kota-kota besar di Indonesia, antara lain: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Batam, Medan, Makassar, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Sorong, Palu, Semarang, Lampung, Palembang, Padang, serta kota besar lainnya.
Permintaan lokasi khusus dapat dikoordinasikan bersama tim pelaksana.


Biaya Pelatihan

KategoriBiaya
Online (Zoom Meeting)Rp 3.000.000,-
Tatap Muka (Non Akomodasi)Rp 4.000.000,-
Dengan Akomodasi Twin Sharing (4H3M)Rp 4.800.000,-
Dengan Akomodasi Suite Room (4H3M)Rp 5.700.000,-

Fasilitas Peserta

  • Modul pelatihan (softcopy dan hardcopy)

  • Seminar kit & tas kegiatan

  • Sertifikat keikutsertaan

  • Kuitansi resmi

  • Konsumsi dan coffee break selama kegiatan

  • Kartu identitas peserta

  • Penjemputan dari bandara/stasiun (khusus peserta rombongan min. 8 orang)


Informasi Tambahan

  • Untuk permintaan In House Training, biaya akan disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan instansi.

  • Peserta minimal 5 orang dapat menentukan tema, lokasi, waktu, dan materi pelatihan sesuai kebutuhan.

  • Pendaftaran paling lambat dilakukan H-3 sebelum kegiatan dimulai.

  • Undangan dan rundown kegiatan akan dikirimkan melalui email atau WhatsApp setelah konfirmasi.


Legalitas Kami

  • SK KEMENKUM-HAM RI

Nomor AHU-0040093.AH.01.01.TAHUN 2025

  • Akta Pendirian

Akta No. 44, Tanggal 16 Mei 2025 dibuat oleh Notaris Wenika Priastuti Agustini, S.H., M.KN.

  • Nomor Induk Berusaha (NIB)

2305250063339


Kontak Pendaftaran dan Informasi

📞 Erik – HP/WA: 0878-2092-1902
🌐 Website: www.bimtektraining.com

Kunjung juga website rekan kami:

Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan Terbaru 2026–2027: Strategi Pemetaan Digital untuk Peningkatan Produksi dan Keamanan Pangan Nasional

Bimtek GIS untuk Pertanian dan Ketahanan Pangan Terbaru 2026–2027: Strategi Pemetaan Digital untuk Peningkatan Produksi dan Keamanan Pangan Nasional