Bimtek iDRG Terbaru: Panduan Lengkap Penggunaan & Strategi Penyelesaian Klaim Pending

Bimtek iDRG Terbaru: Panduan Lengkap Penggunaan & Strategi Penyelesaian Klaim Pending
Bimtek iDRG Terbaru: Panduan Lengkap Penggunaan & Strategi Penyelesaian Klaim Pending. Sistem kesehatan nasional di Indonesia terus berevolusi, mengadaptasi teknologi terbaru untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas. Salah satu pilar penting dalam transformasi ini adalah implementasi sistem Ina-DRG, yang telah menjadi standar dalam proses klaim pelayanan kesehatan. Namun, seiring dengan kompleksitas kasus dan dinamika kebijakan, seringkali muncul tantangan dalam penyelesaian klaim, terutama yang berstatus pending. Tantangan ini memerlukan pemahaman mendalam dan strategi yang tepat untuk diatasi.
Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) LSMAP hadir sebagai garda terdepan dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan. Melalui program Bimtek iDRG yang komprehensif, kami berupaya membekali para profesional kesehatan, mulai dari coder, verifikator, hingga manajemen rumah sakit, dengan pengetahuan dan keterampilan mutakhir. Ini penting untuk memastikan bahwa setiap klaim dapat diproses secara akurat, cepat, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Program Bimtek iDRG terbaru ini didesain khusus untuk menjawab kebutuhan mendesak akan pemahaman yang lebih dalam mengenai seluk-beluk penggunaan sistem iDRG. Fokus utama kami adalah memberikan panduan lengkap, mulai dari dasar-dasar klasifikasi penyakit dan prosedur, hingga strategi penyelesaian klaim pending yang efektif. Kami percaya bahwa penguasaan materi ini akan berdampak signifikan pada optimalisasi pendapatan rumah sakit dan kualitas layanan pasien.
Dengan demikian, artikel ini akan menguraikan secara rinci berbagai aspek krusial terkait Bimtek iDRG. Kami akan membahas definisi sistem iDRG, peran dan pentingnya dalam ekosistem kesehatan, materi-materi kunci yang diajarkan, serta tujuan dan manfaat yang dapat diperoleh peserta. Artikel ini juga akan menegaskan urgensi partisipasi dalam Bimtek iDRG untuk menghadapi tantangan klaim kesehatan di era digital ini.
Definisi Bimtek iDRG
Bimtek iDRG adalah singkatan dari Bimbingan Teknis Indonesian Case Based Groups. Ini merupakan sebuah program pelatihan terstruktur yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis mengenai sistem Ina-DRG (Indonesia Diagnosis-Related Groups). Sistem ini merupakan suatu metode pembayaran prospektif yang digunakan dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Tujuannya adalah mengklasifikasikan episode perawatan pasien ke dalam kelompok-kelompok yang homogen secara klinis dan menggunakan sumber daya yang serupa.
Secara lebih spesifik, Bimtek iDRG berfokus pada penggunaan aplikasi iDRG yang merupakan software pendukung implementasi sistem Ina-DRG. Aplikasi ini membantu coder rumah sakit dalam menginput data diagnosis dan prosedur, kemudian secara otomatis mengelompokkannya ke dalam kode DRG yang sesuai. Proses ini sangat krusial dalam menentukan besaran klaim yang akan diajukan ke BPJS Kesehatan atau penyedia jaminan kesehatan lainnya.
Pelatihan Bimtek iDRG mencakup berbagai aspek teknis dan non-teknis. Aspek teknis meliputi pemahaman tentang International Classification of Diseases (ICD) 10 untuk diagnosis dan ICD-9-CM untuk prosedur, serta aturan grouping dalam sistem Ina-DRG. Sementara itu, aspek non-teknis melibatkan strategi komunikasi, etika coding, dan manajemen risiko terkait klaim. Semua materi ini disajikan secara sistematis agar peserta memiliki pemahaman yang komprehensif.
Singkatnya, Bimtek iDRG adalah jembatan yang menghubungkan teori dan praktik dalam sistem Ina-DRG. Ini bukan hanya sekadar pelatihan pengoperasian software, melainkan juga pembekalan filosofi di balik sistem pembayaran prospective payment ini. Dengan mengikuti Bimtek iDRG, peserta diharapkan mampu mengoptimalkan proses coding dan verifikasi, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada keberlangsungan finansial fasilitas kesehatan.
Peran dan Pentingnya Bimtek iDRG
Peran dan pentingnya Bimtek iDRG dalam ekosistem pelayanan kesehatan modern tidak dapat dipandang sebelah mata. Pelatihan ini memegang peranan vital dalam memastikan kelancaran operasional rumah sakit dan keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional. Berikut adalah beberapa poin krusial yang menggarisbawahi urgensi dari Bimtek iDRG:
Peningkatan Akurasi Coding dan Klasifikasi DRG: Salah satu peran utama Bimtek iDRG adalah membekali peserta dengan pengetahuan mendalam mengenai pedoman coding yang tepat. Kesalahan dalam coding diagnosis dan prosedur dapat mengakibatkan klaim yang tidak sesuai, baik berupa under-coding (klaim terlalu rendah) maupun over-coding (klaim terlalu tinggi), yang pada akhirnya dapat merugikan rumah sakit atau memicu audit. Bimtek iDRG membantu meminimalisir kesalahan ini, meningkatkan akurasi data.
Optimalisasi Pendapatan Rumah Sakit: Dengan pemahaman yang akurat tentang sistem Ina-DRG, peserta Bimtek iDRG dapat mengidentifikasi potensi klaim yang lebih optimal sesuai dengan kondisi klinis pasien. Ini bukan berarti melakukan manipulasi, melainkan memastikan bahwa semua diagnosis dan prosedur yang relevan didokumentasikan dan dikodekan dengan benar. Bimtek iDRG mengajarkan strategi ini untuk mengoptimalkan pendapatan secara etis.
Percepatan Proses Klaim dan Meminimalisir Klaim Pending: Klaim pending adalah momok bagi banyak fasilitas kesehatan, menyebabkan hambatan arus kas dan beban administrasi tambahan. Bimtek iDRG secara khusus membahas akar masalah klaim pending dan memberikan strategi efektif untuk mengatasinya. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang regulasi dan proses verifikasi, peserta Bimtek iDRG dapat mempercepat penyelesaian klaim.
Kepatuhan Terhadap Regulasi dan Kebijakan Kesehatan: Sistem Ina-DRG dan aplikasi iDRG terus mengalami pembaruan seiring dengan perubahan kebijakan dari pemerintah atau BPJS Kesehatan. Bimtek iDRG memastikan bahwa peserta selalu up-to-date dengan regulasi terbaru, menghindari sanksi atau penolakan klaim akibat ketidakpatuhan. Pengetahuan ini sangat penting untuk menjaga reputasi dan legalitas fasilitas kesehatan.
Peningkatan Kualitas Data Medis dan Rekam Medis: Proses coding yang akurat juga berkontribusi pada peningkatan kualitas data rekam medis. Data yang baik sangat penting untuk tujuan penelitian, perencanaan strategis rumah sakit, evaluasi program kesehatan, dan pengambilan keputusan klinis. Bimtek iDRG menekankan pentingnya dokumentasi medis yang lengkap dan tepat sebagai dasar coding yang valid.
Efisiensi Operasional dan Pengurangan Beban Administrasi: Dengan pemahaman yang komprehensif tentang sistem iDRG, proses coding dan verifikasi menjadi lebih efisien. Ini mengurangi waktu yang dihabiskan untuk koreksi klaim, resubmission, dan komunikasi dengan pihak penjamin. Bimtek iDRG membantu menciptakan alur kerja yang lebih lancar dan mengurangi beban administrasi staf.
Pengembangan Karir Profesional: Bagi para profesional kesehatan, mengikuti Bimtek iDRG adalah investasi berharga untuk pengembangan karir. Keahlian dalam coding Ina-DRG adalah keterampilan yang sangat dicari di industri kesehatan, membuka peluang untuk posisi yang lebih strategis atau spesialisasi. Sertifikasi dari Bimtek iDRG meningkatkan kredibilitas dan daya saing.
Mendukung Peningkatan Kualitas Pelayanan Pasien: Meskipun secara tidak langsung, coding yang akurat dan klaim yang efisien berkontribusi pada stabilitas finansial rumah sakit, yang pada gilirannya memungkinkan rumah sakit untuk berinvestasi dalam fasilitas, teknologi, dan sumber daya manusia yang lebih baik. Ini secara keseluruhan meningkatkan kualitas pelayanan yang diterima oleh pasien. Partisipasi dalam Bimtek iDRG memastikan bahwa sistem mendukung pelayanan terbaik.
Kolaborasi Antar Disiplin Ilmu: Proses klaim Ina-DRG melibatkan berbagai profesional, mulai dari dokter, perawat, rekam medis, hingga staf keuangan. Bimtek iDRG dapat menjadi platform untuk meningkatkan pemahaman bersama dan kolaborasi antar disiplin ilmu, menciptakan tim yang lebih solid dalam manajemen klaim. Ini adalah aspek penting yang ditekankan dalam Bimtek iDRG.
Materi Bimtek iDRG
Materi Bimtek iDRG disusun secara sistematis untuk memberikan pemahaman menyeluruh dan keterampilan praktis kepada peserta. Setiap modul dirancang agar relevan dengan tantangan dan kebutuhan di lapangan, terutama dalam konteks penyelesaian klaim. Berikut adalah rincian materi yang umumnya dibahas dalam Bimtek iDRG:
Pengantar Sistem Ina-DRG dan Regulasi Terkait:
- Materi ini akan memperkenalkan konsep dasar Ina-DRG, sejarah perkembangannya, serta perannya dalam sistem pembayaran kesehatan di Indonesia. Peserta Bimtek iDRG akan memahami filosofi di balik prospective payment system dan bagaimana Ina-DRG berbeda dengan sistem pembayaran fee-for-service. Penjelasan mendalam tentang berbagai peraturan, Peraturan Menteri Kesehatan, dan panduan teknis yang relevan dengan implementasi Ina-DRG akan diberikan. Pemahaman regulasi ini sangat penting untuk kepatuhan dan menghindari penolakan klaim.
Klasifikasi Internasional Penyakit (ICD-10) untuk Diagnosis:
- Modul ini akan membahas secara mendalam penggunaan International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems, Tenth Revision (ICD-10) sebagai standar klasifikasi diagnosis. Peserta Bimtek iDRG akan diajarkan teknik pencarian kode diagnosis yang akurat, pemahaman tentang inclusion dan exclusion criteria, serta bagaimana memilih diagnosis utama dan diagnosis sekunder yang tepat. Latihan kasus dan studi contoh akan digunakan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai penerapan ICD-10 dalam konteks klaim Ina-DRG.
Klasifikasi Internasional Prosedur (ICD-9-CM) untuk Tindakan Medis:
- Materi ini fokus pada International Classification of Diseases, Ninth Revision, Clinical Modification (ICD-9-CM) untuk coding prosedur medis. Peserta Bimtek iDRG akan diajarkan bagaimana mengidentifikasi dan mengkodekan berbagai tindakan medis, mulai dari operasi, prosedur diagnostik, hingga terapi. Penekanan akan diberikan pada pemahaman detail deskripsi prosedur, penggunaan modifier, dan penentuan prosedur utama yang akan mempengaruhi grouping DRG.
Dasar-dasar Dokumentasi Klinis dan Rekam Medis yang Baik:
- Modul ini sangat krusial karena coding yang akurat sangat bergantung pada kualitas dokumentasi klinis. Peserta Bimtek iDRG akan memahami pentingnya rekam medis yang lengkap, jelas, dan relevan. Materi akan mencakup standar dokumentasi SOAP (Subjektif, Objektif, Asesmen, Plan), pentingnya chief complaint, riwayat penyakit, hasil pemeriksaan penunjang, serta discharge summary yang komprehensif. Pembahasan akan juga meliputi implikasi dokumentasi yang tidak lengkap terhadap proses klaim dan audit.
Penggunaan Aplikasi iDRG dan Fitur-fiturnya:
- Ini adalah inti dari Bimtek iDRG, di mana peserta akan mendapatkan pelatihan langsung (hands-on) dalam menggunakan aplikasi iDRG. Materi ini mencakup navigasi antarmuka aplikasi, input data pasien, input diagnosis dan prosedur, proses grouping DRG, serta fitur-fitur lain seperti simulasi klaim dan laporan. Peserta Bimtek iDRG akan diajarkan tips dan trik untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi guna mempercepat proses coding dan verifikasi klaim.
Algoritma Grouping Ina-DRG dan Logika Penentuan DRG:
- Modul ini menjelaskan bagaimana sistem Ina-DRG mengelompokkan kasus pasien ke dalam kode DRG berdasarkan diagnosis, prosedur, usia, jenis kelamin, dan komorbiditas. Peserta Bimtek iDRG akan memahami logika di balik algoritma grouping, faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan DRG, serta bagaimana interpretasi hasil grouping. Pengetahuan ini fundamental untuk memahami mengapa suatu klaim memiliki besaran tertentu dan bagaimana mengidentifikasi potensi kesalahan grouping.
Strategi Penyelesaian Klaim Pending dan Reject:
- Ini adalah salah satu materi paling relevan dari Bimtek iDRG yang berfokus pada solusi praktis. Peserta akan diajarkan berbagai penyebab umum klaim pending atau reject, seperti ketidaksesuaian data, dokumentasi tidak lengkap, kesalahan coding, atau masalah teknis. Materi ini juga akan mencakup langkah-langkah sistematis untuk menganalisis klaim pending, strategi komunikasi dengan BPJS Kesehatan atau pihak penjamin lain, serta prosedur resubmission yang efektif.
Audit Klaim Ina-DRG dan Persiapan Verifikasi Eksternal:
- Materi ini mempersiapkan peserta menghadapi proses audit klaim yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan atau lembaga pengawas lainnya. Peserta Bimtek iDRG akan memahami jenis-jenis audit (misalnya, medical record review, financial audit), dokumen yang diperlukan, serta strategi dalam merespons temuan audit. Penjelasan mengenai pentingnya internal audit di rumah sakit sebagai langkah preventif juga akan diberikan untuk memastikan kepatuhan.
Etika Profesi Coder dan Verifikator Kesehatan:
- Modul ini membahas aspek etika dalam coding dan verifikasi. Peserta Bimtek iDRG akan diajarkan prinsip-prinsip etika seperti integritas, objektivitas, kerahasiaan, dan akuntabilitas. Diskusi akan mencakup dilema etika yang mungkin dihadapi dalam praktik coding dan bagaimana mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan standar profesional dan hukum. Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas dan profesionalisme.
Studi Kasus Lanjutan dan Diskusi Interaktif:
- Sesi ini akan menghadirkan berbagai studi kasus kompleks yang mencerminkan skenario riil di lapangan. Peserta Bimtek iDRG akan diajak untuk menganalisis kasus, mengidentifikasi diagnosis dan prosedur yang tepat, melakukan coding, dan menentukan DRG. Diskusi interaktif akan memfasilitasi pertukaran pengalaman dan best practice antar peserta, memperdalam pemahaman mereka tentang nuansa dalam coding dan penyelesaian klaim.
Tujuan dan Manfaat Bimtek iDRG
Pelaksanaan Bimtek iDRG memiliki tujuan yang jelas dan memberikan manfaat yang signifikan bagi peserta, fasilitas kesehatan, serta sistem kesehatan secara keseluruhan. Berikut adalah penjabaran tujuan dan manfaat utama dari pelatihan ini:
Meningkatkan Kompetensi Peserta dalam Penggunaan Sistem iDRG:
- Tujuan: Memastikan setiap peserta Bimtek iDRG memiliki pemahaman yang komprehensif tentang teori dan praktik sistem Ina-DRG, serta mahir dalam mengoperasikan aplikasi iDRG. Ini termasuk kemampuan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mengkodekan diagnosis dan prosedur secara akurat sesuai dengan standar ICD-10 dan ICD-9-CM.
- Manfaat: Peserta akan menjadi lebih percaya diri dan kompeten dalam menjalankan tugas coding dan verifikasi. Hal ini akan mengurangi ketergantungan pada supervisor dan meningkatkan efisiensi individu dalam alur kerja klaim. Peningkatan kompetensi ini menjadi nilai tambah bagi rekam jejak profesional mereka.
Mengoptimalkan Proses Klaim Ina-DRG di Fasilitas Kesehatan:
- Tujuan: Membantu fasilitas kesehatan, khususnya rumah sakit, dalam menyusun klaim Ina-DRG yang akurat, lengkap, dan sesuai dengan regulasi. Ini berfokus pada minimalisasi kesalahan coding dan kelengkapan dokumen pendukung yang memadai untuk setiap klaim.
- Manfaat: Rumah sakit akan mengalami peningkatan tingkat keberhasilan klaim yang diajukan, mengurangi jumlah klaim yang ditolak atau pending. Ini berdampak langsung pada optimalisasi pendapatan dan menjaga stabilitas finansial fasilitas kesehatan, memungkinkan investasi lebih lanjut dalam pelayanan.
Mempercepat Penyelesaian Klaim Pending dan Reject:
- Tujuan: Memberikan strategi dan teknik praktis kepada peserta Bimtek iDRG untuk menganalisis, memperbaiki, dan mengajukan kembali klaim yang berstatus pending atau reject secara efisien. Tujuannya adalah memangkas waktu penyelesaian klaim yang tertunda.
- Manfaat: Arus kas rumah sakit menjadi lebih lancar dan prediktif. Beban administrasi yang terkait dengan pengelolaan klaim pending akan berkurang secara signifikan, memungkinkan staf untuk fokus pada tugas-tugas inti lainnya. Ini meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.
Meningkatkan Kepatuhan Terhadap Regulasi dan Kebijakan Kesehatan Terbaru:
- Tujuan: Memastikan peserta Bimtek iDRG selalu up-to-date dengan perubahan regulasi, pedoman, dan kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah atau BPJS Kesehatan terkait sistem Ina-DRG.
- Manfaat: Fasilitas kesehatan terhindar dari sanksi, denda, atau penolakan klaim akibat ketidakpatuhan. Reputasi rumah sakit sebagai institusi yang kredibel dan patuh terhadap peraturan akan terjaga. Ini juga mengurangi risiko audit dan masalah hukum di masa depan.
Meningkatkan Kualitas Dokumentasi Rekam Medis:
- Tujuan: Mendorong praktik dokumentasi klinis yang lebih baik dan lengkap di kalangan tenaga medis dan rekam medis, karena kualitas coding sangat bergantung pada kualitas rekam medis.
- Manfaat: Data medis yang lebih akurat dan lengkap akan tersedia, yang sangat bermanfaat untuk tujuan riset, pengembangan standar pelayanan, evaluasi kinerja klinis, dan pengambilan keputusan strategis. Ini juga mempermudah proses audit internal dan eksternal.
Membangun Jaringan Profesional dan Berbagi Pengalaman:
- Tujuan: Menyediakan platform bagi peserta Bimtek iDRG untuk berinteraksi, bertukar pikiran, dan berbagi pengalaman serta best practice dengan sesama profesional dari berbagai fasilitas kesehatan.
- Manfaat: Peserta dapat memperluas jaringan profesional mereka, mendapatkan perspektif baru, dan belajar dari tantangan serta solusi yang diterapkan oleh rekan-rekan mereka. Ini menciptakan komunitas belajar yang suportif dan dinamis, memungkinkan inovasi dan pemecahan masalah bersama.
Mendukung Keberlanjutan dan Stabilitas Finansial Fasilitas Kesehatan:
- Tujuan: Secara tidak langsung, Bimtek iDRG bertujuan untuk mendukung keberlanjutan operasional fasilitas kesehatan melalui manajemen klaim yang efektif dan optimalisasi pendapatan.
- Manfaat: Dengan klaim yang berhasil dan arus kas yang sehat, fasilitas kesehatan dapat terus beroperasi, berinvestasi dalam teknologi dan sumber daya manusia, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini adalah kontribusi penting terhadap sistem kesehatan nasional.
Kesimpulan
Pelaksanaan Bimtek iDRG telah terbukti menjadi sebuah investasi strategis yang sangat krusial bagi setiap fasilitas kesehatan di Indonesia, terutama di era di mana efisiensi dan akuntabilitas adalah kunci. Program ini tidak hanya sekadar membekali para profesional dengan kemampuan teknis dalam mengoperasikan aplikasi iDRG dan memahami pedoman coding yang kompleks. Lebih dari itu, Bimtek iDRG merupakan fondasi vital yang membangun pemahaman holistik tentang seluruh ekosistem klaim Ina-DRG. Hal ini krusial dalam menghadapi berbagai tantangan administratif dan finansial yang kerap muncul dalam pengelolaan layanan kesehatan.
Pentingnya Bimtek iDRG tidak dapat diremehkan. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui Bimtek iDRG, para coder, verifikator, dan staf terkait lainnya akan mampu mengidentifikasi serta memperbaiki potensi kesalahan yang dapat menyebabkan klaim pending atau bahkan reject. Ini secara langsung berkontribusi pada percepatan proses klaim, meminimalisir kerugian finansial akibat klaim tertunda, dan pada akhirnya, mengoptimalkan pendapatan rumah sakit. Partisipasi aktif dalam Bimtek iDRG adalah langkah proaktif untuk menjaga kesehatan finansial institusi Anda.
Kami dari Pusdiklat LSMAP dengan bangga mengajak seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit umum, rumah sakit swasta, hingga klinik yang terlibat dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional, untuk segera mendaftarkan tim Anda dalam program Bimtek iDRG terbaru kami. Jangan biarkan klaim pending terus menghambat laju operasional dan pertumbuhan institusi Anda. Manfaatkan kesempatan emas ini untuk meningkatkan kompetensi tim Anda, memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang terus berkembang, dan pada akhirnya, menciptakan sistem klaim yang lebih efisien dan akuntabel. Daftarkan diri Anda sekarang dan jadilah bagian dari solusi untuk manajemen klaim yang lebih baik!

Bimtek iDRG Terbaru: Panduan Lengkap Penggunaan & Strategi Penyelesaian Klaim Pending
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek iDRG Terbaru: Panduan Lengkap Penggunaan & Strategi Penyelesaian Klaim Pending
Metode Bimtek iDRG
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Narasumber dan Instruktur Berpengalaman
Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek iDRG:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek iDRG
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek iDRG
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Lokasi Pelaksanaan Bimtek iDRG
- Yogyakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Jakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Bandung (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Bali (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Surabaya (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Malang (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Samarinda (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Balikpapan
- Makassar
- Batam
- Semarang
- Manado
- Jayapura
- Sorong
- Medan
- Dst
Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan
Tata Cara Pendaftaran Bimtek iDRG:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek Pelatihan iDRG
- Erik – Hp/Wa: 087820921902
- website : bimtektraining.com

Bimtek iDRG Terbaru: Panduan Lengkap Penggunaan & Strategi Penyelesaian Klaim Pending