Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Terbaru 2026–2027 untuk Optimalisasi Akreditasi dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Terbaru 2026–2027 untuk Optimalisasi Akreditasi dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Terbaru 2026–2027 untuk Optimalisasi Akreditasi dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Terbaru 2026–2027 untuk Optimalisasi Akreditasi dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit. Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien merupakan salah satu pendekatan strategis yang berperan penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan dan menjaga keselamatan pasien secara berkelanjutan. Dalam dinamika pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, rumah sakit dituntut untuk memastikan setiap proses klinis dan nonklinis berjalan sesuai standar keselamatan yang telah ditetapkan. Implementasi enam sasaran keselamatan pasien tidak hanya menjadi indikator mutu pelayanan, tetapi juga menjadi elemen kunci dalam penilaian akreditasi rumah sakit terbaru. Melalui bimtek yang terstruktur dan berbasis praktik, seluruh pemangku kepentingan di rumah sakit dapat memahami, menerapkan, dan mengevaluasi sasaran keselamatan pasien secara konsisten sesuai kebutuhan Terbaru 2026–2027.


Definisi Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien

Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien adalah kegiatan pembelajaran terarah yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan tenaga kesehatan serta manajemen rumah sakit dalam menerapkan enam sasaran keselamatan pasien secara sistematis. Enam sasaran tersebut mencakup aspek identifikasi pasien, komunikasi efektif, keamanan obat, kepastian prosedur tindakan, pencegahan infeksi, serta pengurangan risiko cedera akibat jatuh.

Dalam konteks keselamatan pasien rumah sakit, bimtek ini berfungsi sebagai sarana penyelarasan kebijakan internal dengan standar nasional dan internasional. Pendekatan yang digunakan tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif, sehingga peserta mampu mengintegrasikan prinsip keselamatan pasien ke dalam alur kerja sehari-hari.


Tujuan dan Manfaat Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien

Pelaksanaan Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien memiliki tujuan yang jelas dan terukur, baik bagi individu maupun organisasi rumah sakit secara keseluruhan.

Tujuan utama bimtek ini meliputi:

  1. Meningkatkan pemahaman komprehensif mengenai enam sasaran keselamatan pasien.

  2. Menyamakan persepsi seluruh unit kerja terkait pentingnya keselamatan pasien.

  3. Mendorong penerapan sasaran keselamatan pasien secara konsisten dan berkelanjutan.

  4. Mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit terbaru.

Sementara itu, manfaat yang diperoleh antara lain:

  • Terwujudnya standar mutu pelayanan rumah sakit yang lebih baik.

  • Menurunnya risiko insiden keselamatan pasien.

  • Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit.

  • Terciptanya budaya keselamatan pasien yang kuat dan terinternalisasi.

Dengan manfaat tersebut, bimtek ini menjadi instrumen penting dalam strategi peningkatan mutu dan keselamatan layanan kesehatan.


Materi Utama dalam Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien

Materi yang disampaikan dalam Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien dirancang secara sistematis dan relevan dengan tantangan pelayanan kesehatan terkini. Setiap materi difokuskan pada penerapan praktis di lingkungan rumah sakit.

1. Ketepatan Identifikasi Pasien
Materi ini menekankan pentingnya penggunaan identitas pasien yang benar dan konsisten dalam setiap proses pelayanan. Kesalahan identifikasi dapat berdampak serius, sehingga diperlukan prosedur yang jelas dan dipatuhi oleh seluruh petugas.

2. Peningkatan Komunikasi yang Efektif
Komunikasi menjadi faktor krusial dalam keselamatan pasien. Materi ini membahas teknik komunikasi yang terstruktur, jelas, dan terdokumentasi dengan baik antar tenaga kesehatan.

3. Keamanan Obat yang Perlu Diwaspadai
Pembahasan difokuskan pada pengelolaan obat berisiko tinggi, mulai dari penyimpanan, pelabelan, hingga pemberian kepada pasien. Tujuannya adalah meminimalkan kesalahan medikasi.

4. Kepastian Tepat Lokasi, Tepat Prosedur, dan Tepat Pasien
Materi ini menggarisbawahi pentingnya verifikasi sebelum tindakan medis dilakukan, terutama pada prosedur invasif, untuk mencegah kesalahan yang berdampak fatal.

5. Pengurangan Risiko Infeksi Terkait Pelayanan Kesehatan
Peserta dibekali pemahaman mengenai pencegahan dan pengendalian infeksi melalui praktik kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri, serta pengelolaan lingkungan pelayanan.

6. Pengurangan Risiko Cedera Pasien Akibat Jatuh
Materi terakhir menitikberatkan pada identifikasi pasien berisiko jatuh dan penerapan langkah pencegahan yang efektif di seluruh area rumah sakit.

Keseluruhan materi tersebut disusun untuk mendukung penerapan sasaran keselamatan pasien secara menyeluruh dan berkesinambungan.


Siapa yang Membutuhkan Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien

Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien dibutuhkan oleh berbagai pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam pelayanan rumah sakit. Sasaran peserta bersifat inklusif, mengingat keselamatan pasien merupakan tanggung jawab bersama.

Pihak-pihak yang membutuhkan bimtek ini antara lain:

  • Tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan klinis.

  • Manajemen dan pimpinan rumah sakit.

  • Tim mutu dan keselamatan pasien.

  • Staf pendukung yang berperan dalam proses pelayanan.

Dengan melibatkan seluruh unsur rumah sakit, implementasi enam sasaran keselamatan pasien dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.


FAQ Seputar Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien

1. Mengapa Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien penting bagi rumah sakit?
Bimtek ini penting karena membantu rumah sakit memahami dan menerapkan prinsip keselamatan pasien secara konsisten, yang berdampak langsung pada mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

2. Apa hubungan bimtek ini dengan akreditasi rumah sakit terbaru?
Implementasi enam sasaran keselamatan pasien merupakan salah satu elemen penilaian penting dalam akreditasi, sehingga bimtek ini mendukung kesiapan rumah sakit dalam memenuhi standar tersebut.

3. Apakah bimtek ini relevan untuk semua jenis rumah sakit?
Ya, bimtek ini relevan untuk semua rumah sakit tanpa memandang kelas atau skala pelayanan, karena keselamatan pasien adalah prinsip universal dalam layanan kesehatan.

4. Bagaimana dampak bimtek terhadap standar mutu pelayanan rumah sakit?
Dengan penerapan sasaran keselamatan pasien yang baik, standar mutu pelayanan rumah sakit akan meningkat, ditandai dengan proses pelayanan yang lebih aman, efektif, dan terkontrol.

5. Apakah penerapan sasaran keselamatan pasien harus dilakukan secara berkelanjutan?
Penerapan sasaran keselamatan pasien harus dilakukan secara berkelanjutan agar budaya keselamatan dapat terbentuk dan dipertahankan dalam jangka panjang.


Melalui Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien Terbaru 2026–2027, rumah sakit memiliki peluang besar untuk memperkuat sistem keselamatan pasien, meningkatkan mutu pelayanan, serta memastikan setiap proses layanan berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Pendekatan yang tepat dan komitmen bersama akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu bagi seluruh masyarakat.

Kunjungi juga materi berikut untuk informasi pelatihan terkait:
Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Terbaru 2026–2027 untuk Optimalisasi Akreditasi dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Terbaru 2026–2027 untuk Optimalisasi Akreditasi dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Sehubungan dengan upaya peningkatan pemahaman, kapasitas, serta kapabilitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan sektor Swasta dalam mendukung pembangunan dan tata kelola kelembagaan, kami dari Pusat Edukasi Indonesia (PENA) mengundang Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Terbaru 2026–2027 untuk Optimalisasi Akreditasi dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit.


Metodologi Pelatihan

Bimtek ini akan dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran aktif dan interaktif, yang meliputi:

  • Pemaparan materi oleh narasumber

  • Diskusi kelompok dan sesi tanya jawab

  • Simulasi dan studi kasus

  • Analisis praktik terbaik (benchmarking)

Komposisi pembelajaran disusun dengan pendekatan sebagai berikut:

  • 20% Teori berbasis literatur praktis

  • 40% Benchmarking & analisis praktik terbaik lintas sektor (pemerintah, korporasi, industri)

  • 40% Studi kasus dan brainstorming antara narasumber dengan peserta


Narasumber dan Instruktur

Kegiatan ini akan dipandu oleh para akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang telah berpengalaman lebih dari 35 tahun di bidangnya dan memiliki sertifikasi nasional maupun internasional.


Pilihan Pelaksanaan Bimtek

Pelatihan dapat diikuti melalui beberapa opsi berikut:

  • Kelas Tatap Muka (Offline) di Hotel

  • Kelas Daring via Zoom Meeting

  • In-House Training (dilaksanakan di instansi peserta)


Lokasi Pelatihan

Kegiatan ini diselenggarakan secara bergilir di kota-kota besar di Indonesia, antara lain: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Batam, Medan, Makassar, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Sorong, Palu, Semarang, Lampung, Palembang, Padang, serta kota besar lainnya.
Permintaan lokasi khusus dapat dikoordinasikan bersama tim pelaksana.


Biaya Pelatihan

KategoriBiaya
Online (Zoom Meeting)Rp 3.000.000,-
Tatap Muka (Non Akomodasi)Rp 4.000.000,-
Dengan Akomodasi Twin Sharing (4H3M)Rp 4.800.000,-
Dengan Akomodasi Suite Room (4H3M)Rp 5.700.000,-

Fasilitas Peserta

  • Modul pelatihan (softcopy dan hardcopy)

  • Seminar kit & tas kegiatan

  • Sertifikat keikutsertaan

  • Kuitansi resmi

  • Konsumsi dan coffee break selama kegiatan

  • Kartu identitas peserta

  • Penjemputan dari bandara/stasiun (khusus peserta rombongan min. 8 orang)


Informasi Tambahan

  • Untuk permintaan In House Training, biaya akan disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan instansi.

  • Peserta minimal 5 orang dapat menentukan tema, lokasi, waktu, dan materi pelatihan sesuai kebutuhan.

  • Pendaftaran paling lambat dilakukan H-3 sebelum kegiatan dimulai.

  • Undangan dan rundown kegiatan akan dikirimkan melalui email atau WhatsApp setelah konfirmasi.


Legalitas Kami

  • SK KEMENKUM-HAM RI

Nomor AHU-0040093.AH.01.01.TAHUN 2025

  • Akta Pendirian

Akta No. 44, Tanggal 16 Mei 2025 dibuat oleh Notaris Wenika Priastuti Agustini, S.H., M.KN.

  • Nomor Induk Berusaha (NIB)

2305250063339


Kontak Pendaftaran dan Informasi

📞 Erik – HP/WA: 0878-2092-1902
🌐 Website: www.bimtektraining.com

Kunjung juga website rekan kami:

Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Terbaru 2026–2027 untuk Optimalisasi Akreditasi dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Bimtek Implementasi 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Terbaru 2026–2027 untuk Optimalisasi Akreditasi dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit