Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi

Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi
Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi. Dalam era digital yang terus berkembang pesat, sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah senantiasa beradaptasi untuk mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Salah satu pilar utama dalam transformasi ini adalah implementasi sistem pengadaan secara elektronik, seperti e-purchasing dan e-tender. Kedua metode ini dirancang untuk meminimalkan interaksi fisik, mengurangi potensi praktik korupsi, serta mempercepat proses pengadaan secara keseluruhan. Keberhasilan implementasi sistem ini sangat bergantung pada pemahaman dan keterampilan para pelaku pengadaan.
Transformasi digital ini bukanlah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan. Pemerintah telah secara tegas mengamanatkan penggunaan sistem pengadaan elektronik melalui berbagai regulasi yang relevan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pengadaan yang lebih modern, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Dengan demikian, kemampuan untuk mengoperasikan dan memahami seluk-beluk sistem e-purchasing dan tender menjadi krusial bagi setiap pihak yang terlibat dalam proses pengadaan.
Meskipun prinsip dasar pengadaan barang dan jasa tetap relevan, tantangan baru muncul seiring dengan adopsi teknologi. Pekerjaan konstruksi, dengan karakteristiknya yang kompleks dan bernilai tinggi, menuntut perhatian khusus dalam proses pengadaan elektronik. Adanya spesifikasi teknis yang detail, manajemen risiko yang ketat, serta kebutuhan akan profesionalisme tinggi, menjadikan implementasi e-purchasing dan tender pekerjaan konstruksi memerlukan pemahaman mendalam dan pelatihan yang komprehensif.
Oleh karena itu, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Lembaga Sertifikasi Mutu Aparatur Pemerintah (Pusdiklat LSMAP) hadir untuk menjawab kebutuhan ini. Kami memahami bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan kunci utama dalam menjamin keberhasilan implementasi pengadaan elektronik, khususnya untuk pekerjaan konstruksi. Melalui program Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender, kami berkomitmen untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan.
Definisi Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender
Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender adalah program bimbingan teknis yang dirancang khusus untuk memberikan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis terkait pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik. Fokus utama dari Bimtek ini adalah pada penggunaan sistem e-purchasing dan proses tender elektronik, khususnya yang berkaitan dengan pekerjaan konstruksi. Peserta akan dibekali dengan pengetahuan mengenai regulasi terbaru, prosedur operasional standar, serta strategi mitigasi risiko dalam lingkungan pengadaan digital.
E-purchasing merujuk pada metode pengadaan barang/jasa melalui katalog elektronik (e-Katalog) yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Melalui e-purchasing, instansi pemerintah dapat langsung membeli barang atau jasa yang sudah tersedia dalam katalog tanpa perlu melalui proses tender yang kompleks, selama spesifikasi dan harga sesuai dengan kebutuhan. Metode ini diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan dan meningkatkan efisiensi biaya. Bimtek ini akan secara spesifik membahas bagaimana e-purchasing diterapkan untuk pekerjaan konstruksi.
Sementara itu, tender atau lelang elektronik adalah proses pemilihan penyedia barang/jasa yang dilakukan secara daring melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). Proses tender melibatkan tahapan seperti pengumuman, pendaftaran, pengambilan dokumen, pemasukan penawaran, evaluasi, hingga penetapan pemenang. Dalam konteks pekerjaan konstruksi, proses tender elektronik memerlukan pemahaman yang komprehensif mengenai spesifikasi teknis, rencana anggaran biaya (RAB), serta kriteria evaluasi yang sesuai dengan standar konstruksi. Bimtek ini akan mengupas tuntas seluk-beluk tender pekerjaan konstruksi.
Secara keseluruhan, Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender ini merupakan upaya Pusdiklat LSMAP untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan instansi pemerintah maupun penyedia. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa setiap tahapan pengadaan, baik melalui e-purchasing maupun tender, dapat dilaksanakan dengan benar, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian, diharapkan tercipta ekosistem pengadaan yang lebih profesional dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan negara.
Peran dan Pentingnya Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender
Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender memiliki peran krusial dan sangat penting dalam konteks pengadaan barang dan jasa pemerintah, terutama untuk pekerjaan konstruksi. Beberapa poin utamanya adalah:
- Peningkatan Kapasitas SDM Pengadaan: Bimtek ini berfungsi sebagai platform utama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pejabat pengadaan, Pokja Pemilihan, PPK, dan pihak terkait lainnya. Dengan pemahaman yang komprehensif mengenai e-purchasing dan tender, mereka akan mampu melaksanakan tugasnya dengan lebih efektif dan efisien, menghindari kesalahan prosedural yang dapat berakibat hukum.
- Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi: Melalui Bimtek, peserta akan diajarkan cara mengoperasikan dan memanfaatkan sepenuhnya platform Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). Ini termasuk penguasaan fitur-fitur penting dalam e-purchasing dan tahapan-tahapan dalam tender, sehingga potensi teknologi dapat dimaksimalkan untuk mendukung proses pengadaan yang cepat dan akurat, termasuk untuk pekerjaan konstruksi.
- Mewujudkan Pengadaan yang Transparan dan Akuntabel: Pengadaan elektronik, termasuk e-purchasing dan tender, dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Bimtek ini menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, dokumentasi yang lengkap, serta keterbukaan informasi. Hal ini akan meminimalkan ruang gerak untuk praktik korupsi dan kolusi, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap proses pengadaan pemerintah.
- Memastikan Kepatuhan Regulasi: Regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah terus berkembang. Bimtek ini secara rutin memperbarui materi sesuai dengan peraturan terbaru yang diterbitkan oleh LKPP atau lembaga terkait lainnya. Dengan demikian, peserta akan selalu mendapatkan informasi terkini mengenai kebijakan dan prosedur, sehingga proses Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender dapat berjalan sesuai koridor hukum.
- Efisiensi Anggaran dan Waktu: Dengan penguasaan sistem e-purchasing dan tender yang baik, proses pengadaan dapat dipercepat secara signifikan. Ini berarti penghematan waktu dan biaya operasional. Selain itu, e-purchasing juga memungkinkan pemilihan penyedia dengan harga yang kompetitif, yang secara langsung berdampak pada efisiensi anggaran negara, terutama dalam proyek-proyek pekerjaan konstruksi.
- Mitigasi Risiko Pengadaan: Kompleksitas pekerjaan konstruksi seringkali diiringi dengan risiko yang tinggi. Bimtek ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang bagaimana mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi risiko dalam proses e-purchasing dan tender. Ini mencakup risiko hukum, teknis, maupun finansial, sehingga proyek dapat berjalan lancar dan sesuai target.
- Peningkatan Kualitas Hasil Pengadaan: Dengan proses yang lebih transparan dan efisien, serta pemilihan penyedia yang kompetitif melalui e-purchasing dan tender, diharapkan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan juga akan meningkat. Dalam konteks pekerjaan konstruksi, ini berarti hasil pembangunan yang lebih baik dan sesuai standar yang ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan optimal oleh masyarakat.
Materi Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender
Materi dalam Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender dirancang secara komprehensif dan sistematis untuk memastikan peserta memiliki pemahaman holistik mengenai seluruh aspek pengadaan elektronik, terutama yang berfokus pada pekerjaan konstruksi. Berikut adalah poin-poin materi yang akan disampaikan:
- Kebijakan dan Peraturan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah:
- Peserta akan mendalami regulasi terbaru yang mengatur pengadaan barang/jasa pemerintah, termasuk Peraturan Presiden dan peraturan turunan lainnya. Fokus akan diberikan pada pasal-pasal yang relevan dengan e-purchasing dan tender, serta bagaimana regulasi ini diterapkan dalam konteks pekerjaan konstruksi. Pemahaman ini krusial untuk memastikan kepatuhan hukum dalam setiap tahapan pengadaan.
- Konsep Dasar dan Filosofi Pengadaan Secara Elektronik:
- Materi ini menjelaskan prinsip-prinsip dasar di balik pengadaan elektronik, seperti transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan keadilan. Peserta akan memahami mengapa transformasi menuju sistem digital ini menjadi penting, serta bagaimana e-purchasing dan tender mendukung tujuan-tujuan tersebut untuk seluruh jenis pengadaan, termasuk pekerjaan konstruksi.
- Pengenalan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dan Fitur-fiturnya:
- Peserta akan diperkenalkan dengan SPSE sebagai platform utama untuk melaksanakan e-purchasing dan tender. Penjelasan akan meliputi arsitektur sistem, modul-modul yang tersedia, serta fungsi-fungsi dasar yang harus dikuasai oleh pengguna. Sesi ini juga mencakup panduan navigasi antarmuka pengguna SPSE.
- Prosedur Implementasi e-purchasing Pekerjaan Konstruksi:
- Bagian ini secara khusus membahas tata cara pelaksanaan e-purchasing untuk pekerjaan konstruksi. Materi mencakup cara mencari penyedia di e-Katalog, membandingkan spesifikasi dan harga, proses negosiasi, hingga penerbitan surat pesanan. Penekanan diberikan pada kekhususan e-purchasing untuk proyek konstruksi yang memerlukan detail teknis spesifik.
- Tahapan dan Mekanisme Tender Pekerjaan Konstruksi Melalui SPSE:
- Materi ini akan mengupas tuntas setiap tahapan dalam proses tender pekerjaan konstruksi secara elektronik. Dimulai dari pengumuman tender, pendaftaran peserta, aanwijzing (penjelasan pekerjaan), pemasukan dokumen penawaran, proses evaluasi (administrasi, teknis, harga, kualifikasi), hingga penetapan pemenang dan penandatanganan kontrak. Setiap tahapan akan dijelaskan secara rinci dengan studi kasus relevan.
- Penyusunan Dokumen Pengadaan untuk Pekerjaan Konstruksi:
- Peserta akan diajarkan cara menyusun dokumen pengadaan yang lengkap dan akurat untuk pekerjaan konstruksi. Ini meliputi penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) atau Term of Reference (TOR), Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi teknis, gambar rencana, dan dokumen lain yang diperlukan untuk tender atau e-purchasing.
- Evaluasi Penawaran dalam Tender Pekerjaan Konstruksi:
- Materi ini sangat krusial, berfokus pada metode dan kriteria evaluasi penawaran untuk pekerjaan konstruksi. Akan dibahas evaluasi administrasi, teknis (termasuk metode pelaksanaan, kualifikasi tenaga ahli, peralatan), harga, dan kualifikasi calon penyedia. Peserta akan dilatih untuk melakukan evaluasi yang objektif dan sesuai standar.
- Manajemen Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi:
- Meskipun bukan bagian langsung dari Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender, pemahaman manajemen kontrak sangat penting setelah proses pengadaan selesai. Materi ini akan memberikan gambaran tentang prinsip-prinsip dasar manajemen kontrak, termasuk hak dan kewajiban para pihak, adendum, pembayaran, dan penyelesaian sengketa dalam konteks pekerjaan konstruksi.
- Studi Kasus dan Praktik Terbaik dalam e-purchasing dan Tender:
- Sesi ini akan menghadirkan studi kasus nyata dari implementasi e-purchasing dan tender pekerjaan konstruksi. Peserta akan diajak untuk menganalisis tantangan yang mungkin timbul serta mempelajari praktik-praktik terbaik (best practices) untuk mengatasi masalah dan mencapai hasil pengadaan yang optimal.
- Tips dan Trik Optimalisasi Penggunaan SPSE:
- Materi ini memberikan wawasan praktis dan tips berguna untuk mengoptimalkan penggunaan SPSE, baik untuk e-purchasing maupun tender. Ini mencakup kiat-kiat efisiensi, pemecahan masalah umum, serta cara memaksimalkan fitur-fitur SPSE untuk memperlancar seluruh proses Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender
Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender yang diselenggarakan oleh Pusdiklat LSMAP memiliki tujuan dan manfaat yang jelas, dirancang untuk memberikan dampak positif yang signifikan bagi para peserta dan organisasi mereka, khususnya dalam konteks pekerjaan konstruksi.
Tujuan
- Meningkatkan Pemahaman Regulasi Pengadaan: Memastikan peserta memahami secara mendalam kerangka hukum dan peraturan terbaru terkait pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik, khususnya yang berlaku untuk e-purchasing dan tender pekerjaan konstruksi, sehingga setiap tahapan proses pengadaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.
- Mengembangkan Keterampilan Operasional SPSE: Melatih peserta agar mahir dalam menggunakan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), baik untuk proses e-purchasing maupun pelaksanaan tender. Ini mencakup kemampuan navigasi sistem, pengisian data, upload dokumen, serta penggunaan fitur-fitur lain yang esensial dalam menjalankan Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender secara mandiri dan efektif.
- Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pengadaan: Membekali peserta dengan strategi dan teknik untuk mempercepat proses pengadaan, mengurangi birokrasi, dan mengoptimalkan penggunaan anggaran. Dengan pemahaman yang kuat tentang e-purchasing dan tender pekerjaan konstruksi, peserta akan mampu melaksanakan pengadaan dengan lebih efisien, hemat waktu, dan mencapai hasil yang sesuai target.
- Membangun Budaya Transparansi dan Akuntabilitas: Mendorong peserta untuk menerapkan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek pengadaan barang/jasa. Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya keterbukaan informasi, pelaporan yang akurat, dan pencegahan praktik-praktik koruptif dalam seluruh proses, khususnya pada pekerjaan konstruksi.
- Memitigasi Risiko Pengadaan: Memberikan bekal kepada peserta untuk mengidentifikasi potensi risiko dalam proses e-purchasing dan tender pekerjaan konstruksi, baik risiko teknis, finansial, maupun hukum. Peserta akan diajarkan cara merumuskan langkah-langkah pencegahan dan penanganan risiko secara efektif, sehingga proyek dapat berjalan lancar tanpa hambatan signifikan.
Manfaat
- Peningkatan Kompetensi Profesional: Peserta akan memiliki kompetensi yang lebih tinggi dalam melaksanakan tugas-tugas pengadaan, menjadikannya aset berharga bagi instansi atau perusahaan mereka. Keterampilan dalam Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender ini sangat relevan di era digital.
- Proses Pengadaan yang Lebih Cepat dan Tepat: Instansi akan merasakan manfaat langsung berupa proses pengadaan yang lebih ringkas dan akurat, mengurangi waktu tunggu, dan mempercepat realisasi proyek, khususnya untuk pekerjaan konstruksi yang seringkali memiliki batas waktu yang ketat.
- Penghematan Anggaran Negara: Dengan implementasi e-purchasing dan tender yang efektif, potensi penghematan biaya pengadaan dapat dimaksimalkan melalui persaingan harga yang sehat dan pemilihan penyedia yang paling kompetitif. Ini berkontribusi pada efisiensi penggunaan anggaran negara.
- Pengurangan Potensi Penyelewengan: Sistem elektronik yang transparan secara inheren mengurangi peluang terjadinya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Manfaat dari Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender ini adalah terciptanya lingkungan pengadaan yang lebih bersih dan berintegritas.
- Peningkatan Kualitas Hasil Proyek: Dengan proses pengadaan yang profesional dan objektif, pemilihan penyedia yang berkualitas untuk pekerjaan konstruksi menjadi lebih terjamin. Ini akan berdampak pada kualitas hasil pembangunan yang lebih baik dan sesuai dengan standar yang diharapkan.
- Legalitas dan Keabsahan Proses Pengadaan: Peserta akan memahami secara mendalam aspek legalitas dalam e-purchasing dan tender. Manfaatnya adalah setiap tahapan pengadaan yang dilakukan akan memiliki dasar hukum yang kuat, sehingga mengurangi risiko sengketa atau tuntutan hukum di kemudian hari, memastikan seluruh proses Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender ini berjalan sesuai aturan.
- Citra Positif Organisasi: Instansi yang mampu melaksanakan pengadaan secara transparan, akuntabel, dan efisien akan membangun citra positif di mata publik. Hal ini menunjukkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, seiring dengan tujuan utama Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender.
Kesimpulan
Pusdiklat LSMAP menyadari sepenuhnya bahwa di tengah gelombang transformasi digital, kapasitas sumber daya manusia di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah harus terus ditingkatkan. Keberadaan sistem e-purchasing dan tender, khususnya untuk pekerjaan konstruksi, bukan hanya sekadar adopsi teknologi, melainkan sebuah instrumen vital untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender ini, kami berkomitmen untuk membekali setiap peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang komprehensif, memastikan mereka mampu menghadapi kompleksitas pengadaan di era modern ini.
Pentingnya Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender ini tidak dapat diremehkan. Ini adalah investasi strategis dalam peningkatan profesionalisme, transparansi, dan efisiensi pengadaan negara. Dengan mengikuti bimbingan teknis ini, para peserta tidak hanya akan meningkatkan kompetensi pribadi mereka, tetapi juga berkontribusi langsung pada terciptanya proses pengadaan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas. Mari bersama-sama membangun ekosistem pengadaan yang lebih baik demi kemajuan bangsa dan negara.
Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan berharga ini untuk menjadi bagian dari solusi pengadaan yang lebih maju dan terpercaya. Bergabunglah dengan Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi Pusdiklat LSMAP, dan jadilah agen perubahan dalam mewujudkan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang profesional, transparan, dan efisien.

Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi
Metode Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Narasumber dan Instruktur Berpengalaman
Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek Pelatihan Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi
- Erik – Hp/Wa: 087820921902
- website : bimtektraining.com

Bimtek Implementasi e-purchasing dan Tender Pekerjaan Konstruksi