Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan BUMDes Terbaru 2025-2026

Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan BUMDes Terbaru 2025-2026
Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan BUMDes Terbaru 2025-2026. BUMDes adalah instrumen penting dalam pembangunan ekonomi berbasis desa. Namun, untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan, diperlukan peningkatan kapasitas pengelolaan yang profesional dan sistematis. Oleh karena itu, Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan menjadi kebutuhan strategis dalam memajukan potensi ekonomi lokal yang dimiliki desa. Program yang ditawarkan secara resmi oleh Pusdiklat LSMAP tahun 2025–2026 ini dirancang guna memperkuat daya saing usaha desa di era digital dan kompetitif saat ini.
Tantangan Nyata Pengelolaan BUMDes
Pengembangan BUMDes sering menghadapi berbagai hambatan. Di antaranya adalah kurangnya pengalaman manajerial, keterbatasan wawasan pasar, lemahnya pencatatan keuangan, hingga stagnasi inovasi usaha. Kondisi ini berdampak pada sulitnya mencapai pertumbuhan bisnis yang optimal dan keberlanjutan ekonomi desa. Oleh karena itu, penguatan dalam bidang perencanaan strategis, pengelolaan keuangan, serta inovasi menjadi aspek yang sangat penting.
Selain itu, regulasi yang terus berkembang menuntut pengelola BUMDes agar tidak hanya menjalankan usaha, tetapi juga mematuhi prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi. Inilah alasan mengapa pelatihan BUMDes terbaru perlu mengintegrasikan aspek hukum, tata kelola, dan strategi pengembangan usaha yang berorientasi masa depan.
Tren Pengembangan Usaha Desa ke Depan
Tiga kecenderungan utama membentuk arah perkembangan ekonomi desa saat ini dan di masa mendatang. Pertama, peningkatan minat terhadap ekonomi berkelanjutan mendorong pengelolaan sumber daya desa berbasis ramah lingkungan. Kedua, transformasi digital telah membuka akses pasar yang lebih luas, memungkinkan produk-produk lokal menjangkau konsumen nasional dan global. Ketiga, integrasi sosial-ekonomi mendorong kolaborasi antardesa sebagai strategi bersama dalam mendorong skala ekonomi dan keberhasilan bersama.
Melalui pengembangan usaha desa yang terstruktur dan berorientasi pada potensi lokal, BUMDes diharapkan mampu merespon ketiga tren ini dengan cepat dan adaptif.
Pilar Strategis dalam Pengelolaan BUMDes
Untuk menciptakan sistem manajemen yang efektif, pendekatan strategis yang digunakan mencakup:
Perencanaan Usaha Berbasis Potensi Lokal
Memetakan kekuatan ekonomi desa melalui data lapangan dan potensi sumber daya yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.Penguatan Tata Kelola dan Organisasi
Menyusun struktur organisasi yang jelas, penetapan tugas dan wewenang, serta regulasi internal yang mendukung efisiensi.Transparansi Keuangan dan Audit Internal
Pencatatan keuangan yang akurat dan sistem pelaporan yang sesuai dengan standar menjadi kunci untuk menciptakan kepercayaan publik.Inovasi dan Diversifikasi Produk
Merancang model usaha baru yang relevan dengan kebutuhan pasar sekaligus memanfaatkan keunikan desa.Digitalisasi Layanan dan Pemasaran
Meningkatkan jangkauan bisnis melalui media sosial, platform e-commerce, serta sistem pembayaran digital yang inklusif.
Kompetensi yang Diperlukan dalam Pengembangan BUMDes
Untuk menghadapi tantangan yang kompleks, pengelola BUMDes dituntut memiliki kompetensi di berbagai bidang seperti:
Analisis Kelayakan Usaha – Menentukan potensi profit dari unit usaha baru atau evaluasi terhadap usaha yang sudah berjalan.
Penyusunan SOP Operasional – Menyusun standar pelaksanaan kerja agar proses bisnis berjalan seragam dan efisien.
Manajemen Risiko – Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang dapat menghambat operasional usaha.
Strategi Pemasaran Lokal dan Digital – Merancang promosi produk melalui kanal yang tepat untuk meningkatkan daya saing.
Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna – Mengintegrasikan alat dan aplikasi sederhana yang dapat mendukung produktivitas usaha.
Dengan membekali diri dengan keterampilan tersebut, pengurus BUMDes dapat mengoptimalkan fungsi lembaga sebagai motor pertumbuhan ekonomi desa.
Manajemen Bisnis Desa sebagai Landasan Pembangunan
Dalam kerangka penguatan desa, manajemen bisnis desa berperan sebagai fondasi yang menjaga keberlanjutan ekonomi mikro. Perencanaan yang sistematis, eksekusi program usaha berbasis kebutuhan riil masyarakat, serta pembagian peran yang adil antar pemangku kepentingan menjadi penentu keberhasilan. Oleh karena itu, setiap strategi pengembangan harus dilandasi oleh data dan evaluasi yang objektif, agar mampu memberikan dampak jangka panjang.
Strategi ini juga mencakup pelibatan generasi muda dalam pengelolaan usaha, penguatan koperasi desa sebagai mitra, serta peningkatan sinergi dengan pemerintah daerah dan swasta.
Peran Strategis Bimtek bagi Masa Depan BUMDes
Program bimtek bukan sekadar pelatihan singkat, melainkan proses pembelajaran jangka menengah yang mempersiapkan desa untuk menghadapi tantangan era industri 5.0. Di masa mendatang, tantangan tidak hanya datang dari persaingan pasar, tetapi juga dari tuntutan masyarakat terhadap keterbukaan informasi, tanggung jawab sosial, dan dampak lingkungan.
Melalui Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan, desa-desa diberi alat, wawasan, dan strategi untuk menjadi pelaku utama pembangunan yang mandiri, inovatif, dan inklusif.
Penutup
BUMDes memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi berbasis kearifan lokal. Namun tanpa peningkatan kapasitas, potensi tersebut akan sulit berkembang optimal. Bimtek resmi Pusdiklat LSMAP tahun 2025–2026 hadir sebagai solusi konkret bagi desa yang ingin membangun tata kelola usaha yang profesional, inovatif, dan berdampak nyata.
Dengan membekali pengelola BUMDes melalui Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan, Indonesia dapat mencetak desa-desa mandiri yang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi nasional secara nyata.

Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan BUMDes Terbaru 2025-2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Pelatihan Pengelolaan dan Pengembangan BUMDes Terbaru 2025-2026.
Metode Pelatihan Pengelolaan dan Pengembangan BUMDes Terbaru 2025-2026
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan Pengelolaan dan Pengembangan BUMDes Terbaru 2025-2026
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.750.000,- (Empat Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.750.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)
Fasilitas Pelatihan Pengelolaan dan Pengembangan BUMDes Terbaru 2025-2026
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Erik – Hp/Wa: 087820921902
- Website: www.bimtektraining.com/

Bimtek Pengelolaan dan Pengembangan BUMDes Terbaru 2025-2026