Bimtek Pengelolaan Drainase Perkotaan dan Banjir Terbaru 2025-2026: Teknik yang Ramah Lingkungan

Bimtek Pengelolaan Drainase Perkotaan dan Banjir Terbaru 2025-2026: Teknik yang Ramah Lingkungan
Bimtek Pengelolaan Drainase Perkotaan dan Banjir Terbaru 2025-2026: Teknik yang Ramah Lingkungan. Seiring meningkatnya curah hujan ekstrem dan kepadatan kota, pengelolaan drainase menjadi isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui Bimtek Pengelolaan Drainase Perkotaan dan Banjir Terbaru 2025-2026, Pusdiklat LSMAP menghadirkan pelatihan terpadu yang mengedepankan solusi ramah lingkungan. Program ini membantu peserta memahami konsep hingga implementasi pengelolaan air permukaan agar risiko banjir dapat diminimalkan dengan pendekatan yang efisien dan adaptif terhadap perubahan iklim.
Apa Itu Bimtek Pengelolaan Drainase?
Bimtek Pengelolaan Drainase adalah program pelatihan teknis yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam merancang dan mengelola sistem drainase perkotaan. Fokus utamanya adalah bagaimana sistem drainase bisa berfungsi optimal tanpa menimbulkan dampak lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan kota terhadap banjir.
Drainase di kawasan urban tidak lagi hanya soal saluran air, melainkan juga integrasi antara infrastruktur teknik dengan pendekatan ekologi. Program ini juga menjadi bentuk Edukasi Infrastruktur Hijau yang mendukung pembangunan kota cerdas dan berdaya tahan.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Pengelolaan Drainase
Bimtek ini dirancang dengan sejumlah tujuan strategis yang berdampak langsung pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat, di antaranya:
Meningkatkan kapasitas teknis dalam merancang sistem drainase yang adaptif dan efisien.
Mencegah banjir melalui pengelolaan air hujan berbasis kawasan.
Mendorong penerapan teknologi ramah lingkungan pada sistem drainase.
Menunjang kebijakan pengembangan kawasan perkotaan berkelanjutan.
Memberikan pemahaman praktis tentang manajemen risiko banjir.
Menguatkan peran lintas sektor dalam pengendalian banjir perkotaan.
Selain sebagai Pelatihan Pengendalian Banjir, bimtek ini juga relevan untuk pengambilan kebijakan di tingkat daerah maupun nasional.
Materi yang Dibahas
Materi pelatihan ini dirancang secara komprehensif, mencakup konsep dasar hingga praktik aplikatif:
Prinsip dasar sistem drainase perkotaan dan penanganan limpasan air.
Teknik identifikasi kawasan rawan genangan.
Strategi desain sistem drainase yang adaptif terhadap iklim ekstrem.
Implementasi sumur resapan, taman hujan, dan ruang terbuka hijau.
Penggunaan teknologi pemetaan (GIS) dalam perencanaan drainase.
Tata kelola jaringan saluran secara partisipatif.
Studi kasus aktual dari berbagai kota di Indonesia.
Sinergi antar-instansi dalam pengelolaan banjir.
Dalam pelatihan ini, peserta juga akan mendapatkan pemahaman teknis sebagaimana dalam Diklat Manajemen Air Hujan, namun dengan pendekatan yang lebih praktis dan kontekstual.
Siapa yang Perlu Mengikuti Bimtek Ini?
Bimtek ini dirancang untuk berbagai pihak yang memiliki keterlibatan langsung maupun tidak langsung dalam pengelolaan infrastruktur dan lingkungan kota, seperti:
Pegawai pemerintah daerah bidang pekerjaan umum, lingkungan, atau perencanaan kota.
Konsultan perencanaan teknis dan pelaksana proyek infrastruktur.
Akademisi dan mahasiswa bidang teknik sipil, lingkungan, dan planologi.
Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di isu lingkungan dan tata kota.
Pengembang properti yang ingin menerapkan sistem drainase berkelanjutan.
Masyarakat atau komunitas yang peduli terhadap mitigasi banjir di lingkungan sekitarnya.
Workshop Drainase Perkotaan seperti ini menjadi wadah pembelajaran praktis dan sangat direkomendasikan untuk semua pihak yang ingin berkontribusi dalam tata kelola air yang berkelanjutan.
FAQ – Pertanyaan Umum
1. Apakah pelatihan ini hanya untuk peserta berlatar belakang teknik?
Tidak. Bimtek ini terbuka untuk siapa saja yang ingin memahami sistem drainase, baik dari sisi teknis maupun kebijakan.
2. Apa saja bentuk pembelajaran yang akan diberikan?
Pelatihan terdiri dari sesi teori, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi rancangan teknis yang relevan dengan kebutuhan lapangan.
3. Apakah pelatihan ini akan membahas solusi untuk daerah yang sudah sering banjir?
Ya, salah satu fokus utama adalah memberikan solusi teknis dan manajerial untuk daerah yang sudah terdampak banjir berulang.
Apabila Anda bertanggung jawab atas pembangunan daerah, pengendalian banjir, atau perencanaan kawasan, Bimtek Pengelolaan Drainase 2025-2026 dari Pusdiklat LSMAP adalah langkah strategis untuk membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan yang berdampak nyata.

Bimtek Pengelolaan Drainase Perkotaan dan Banjir Terbaru 2025-2026: Teknik yang Ramah Lingkungan
Sehubungan dengan upaya peningkatan pemahaman, kapasitas, serta kapabilitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan sektor Swasta dalam mendukung pembangunan dan tata kelola kelembagaan, kami dari Pusdiklat LSMAP mengundang Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Pengelolaan Drainase Perkotaan dan Banjir Terbaru 2025-2026: Teknik yang Ramah Lingkungan.
Metodologi Pelatihan
Bimtek ini akan dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran aktif dan interaktif, yang meliputi:
Pemaparan materi oleh narasumber
Diskusi kelompok dan sesi tanya jawab
Simulasi dan studi kasus
Analisis praktik terbaik (benchmarking)
Komposisi pembelajaran disusun dengan pendekatan sebagai berikut:
20% Teori berbasis literatur praktis
40% Benchmarking & analisis praktik terbaik lintas sektor (pemerintah, korporasi, industri)
40% Studi kasus dan brainstorming antara narasumber dengan peserta
Narasumber dan Instruktur
Kegiatan ini akan dipandu oleh para akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang telah berpengalaman lebih dari 35 tahun di bidangnya dan memiliki sertifikasi nasional maupun internasional.
Pilihan Pelaksanaan Bimtek
Pelatihan dapat diikuti melalui beberapa opsi berikut:
Kelas Tatap Muka (Offline) di Hotel
Kelas Daring via Zoom Meeting
In-House Training (dilaksanakan di instansi peserta)
Lokasi Pelatihan
Kegiatan ini diselenggarakan secara bergilir di kota-kota besar di Indonesia, antara lain: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Batam, Medan, Makassar, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Sorong, Palu, Semarang, Lampung, Palembang, Padang, serta kota besar lainnya.
Permintaan lokasi khusus dapat dikoordinasikan bersama tim pelaksana.
Biaya Pelatihan
| Kategori | Biaya |
|---|---|
| Online (Zoom Meeting) | Rp 3.000.000,- |
| Tatap Muka (Non Akomodasi) | Rp 4.000.000,- |
| Dengan Akomodasi Twin Sharing (4H3M) | Rp 4.800.000,- |
| Dengan Akomodasi Suite Room (4H3M) | Rp 5.700.000,- |
Fasilitas Peserta
Modul pelatihan (softcopy dan hardcopy)
Seminar kit & tas kegiatan
Sertifikat keikutsertaan
Kuitansi resmi
Konsumsi dan coffee break selama kegiatan
Kartu identitas peserta
Penjemputan dari bandara/stasiun (khusus peserta rombongan min. 8 orang)
Informasi Tambahan
Untuk permintaan In House Training, biaya akan disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan instansi.
Peserta minimal 5 orang dapat menentukan tema, lokasi, waktu, dan materi pelatihan sesuai kebutuhan.
Pendaftaran paling lambat dilakukan H-3 sebelum kegiatan dimulai.
Undangan dan rundown kegiatan akan dikirimkan melalui email atau WhatsApp setelah konfirmasi.
Kontak Pendaftaran dan Informasi
📞 Erik (Panitia Pelaksana) – HP/WA: 0878-2092-1902
🌐 Website: www.bimtektraining.com

Bimtek Pengelolaan Drainase Perkotaan dan Banjir Terbaru 2025-2026: Teknik yang Ramah Lingkungan