Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026: Rahasia Sukses Bidang Humas dan Protokol

Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026: Rahasia Sukses Bidang Humas dan Protokol

Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026: Rahasia Sukses Bidang Humas dan Protokol

Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026: Rahasia Sukses Bidang Humas dan Protokol. Di era globalisasi yang semakin kompleks saat ini, sumber daya manusia (SDM) di bidang humas dan keprotokolan memiliki peranan yang sangat strategis dalam menjaga citra dan reputasi instansi pemerintah maupun organisasi publik. Tugas humas dan protokol bukan sekadar melaksanakan fungsi administratif, melainkan menjadi garda terdepan dalam membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Perkembangan teknologi informasi yang pesat juga membawa tantangan baru dalam pengelolaan komunikasi publik, dimana informasi yang cepat, akurat, dan transparan sangat dibutuhkan oleh publik serta stakeholders terkait.

Seiring dengan meningkatnya tuntutan terhadap kualitas pelayanan publik, penyelenggaraan acara resmi pemerintahan yang melibatkan pejabat tinggi, baik nasional maupun daerah, menuntut kehadiran tim protokol yang profesional, sigap, dan mampu mengelola seluruh proses dengan standar tinggi. Keamanan, kenyamanan, serta kepatuhan terhadap protokol resmi adalah tiga aspek utama yang harus dijaga dalam setiap kegiatan resmi pemerintahan. Untuk itu, para aparatur humas dan protokol dituntut memiliki kemampuan teknis dan sikap profesional yang memadai agar mampu menghadapi berbagai dinamika tugas dan situasi acara.

Mengingat kompleksitas tugas tersebut, pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek) peningkatan SDM menjadi sangat penting sebagai upaya penguatan kapasitas dan kompetensi. Bimtek bidang humas dan protokol yang dirancang secara khusus untuk peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap aparatur di bidang ini sangat diperlukan agar mereka dapat menjalankan tupoksi secara optimal dan responsif terhadap perubahan undang-undang, kebijakan, serta standar pelayanan publik terbaru. Oleh karena itu, Pusdilat LSMAP menghadirkan program Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026 sebagai solusi strategis bagi lembaga pemerintah dan instansi terkait.

Pelaksanaan bimtek ini tidak hanya memberikan bekal teori dan praktik terbaik dalam kehumasan dan keprotokolan, tetapi juga membuka ruang bagi para peserta untuk memperluas jaringan profesional melalui pertukaran pengalaman serta diskusi mendalam. Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu menjadi barisan terdepan yang tangguh dan mampu membawa citra positif organisasi mereka di hadapan publik dan pemerintahan.

Definisi Bimtek Peningkatan SDM Bidang Humas dan Protokol

Bimbingan teknis (bimtek) merupakan program pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan dan kapabilitas SDM dalam menjalankan tugas dan fungsi tertentu secara efektif dan efisien. Dalam konteks ini, bimtek peningkatan SDM di bidang humas dan protokol bertujuan untuk memberikan pemahaman teoritis serta keterampilan praktis yang dibutuhkan oleh petugas humas dan protokol agar dapat menjalankan peran strategis mereka secara optimal.

Bidang humas (hubungan masyarakat) sendiri merupakan salah satu fungsi penting dalam organisasi publik yang fokus pada pengelolaan komunikasi antara instansi pemerintah dengan masyarakat luas, media, serta pemangku kepentingan lainnya. Fungsi utama humas adalah membangun, memelihara, dan meningkatkan citra positif lembaga melalui komunikasi yang transparan, informatif, dan persuasif. Dalam prakteknya, humas bertanggung jawab atas penyusunan pesan, manajemen media relations, pengelolaan krisis komunikasi, serta pemantauan opini publik.

Sementara itu, bidang protokol mengacu pada tata cara pelaksanaan urusan formal kenegaraan dan pemerintahan yang berkaitan dengan penyelenggaraan acara resmi dan diplomasi. Protokol bertugas menyusun tata tempat, tata upacara, serta tata penghormatan yang sesuai dengan kaidah dan etika kenegaraan. Keberadaan protokol sangat vital dalam menjamin kelancaran dan kehormatan jalannya acara resmi, baik yang melibatkan pejabat negara, menteri, maupun tamu kenegaraan.

Penggabungan fungsi humas dan protokol dalam pelatihan bimtek ini menjadi sangat relevan karena kedua bidang tersebut saling melengkapi. Humas berperan dalam komunikasi eksternal dan internal, sedangkan protokol memastikan tata kelola acara dan penghormatan berjalan sesuai tatanan yang berlaku. Dengan pemahaman dan keterampilan yang memadai, SDM di kedua bidang ini dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam membangun citra serta kredibilitas pemerintah.

Peran dan Pentingnya Bimtek Peningkatan SDM Bidang Humas dan Protokol

Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan SDM di bidang humas dan protokol memegang peranan krusial dalam memastikan bahwa aparatur pemerintah dan instansi publik mampu menjalankan fungsi strategis mereka secara profesional dan efektif. Di tengah pesatnya perkembangan sosial, politik, dan teknologi komunikasi, peran humas dan protokol menjadi semakin kompleks dan menuntut kesiapan yang matang. Tanpa peningkatan kapasitas yang terstruktur dan berkelanjutan, risiko kegagalan komunikasi, kesalahan tata kelola acara resmi, dan penurunan citra instansi semakin tinggi.

Secara operasional, humas berfungsi sebagai penghubung antara institusi pemerintah dengan masyarakat dan media, sehingga mampu menyampaikan informasi yang tepat, akurat, dan transparan. Dalam konteks ini, bimtek menjadi sarana yang penting untuk membekali SDM humas agar mampu merumuskan strategi komunikasi yang efektif, mengelola isu-isu yang sensitif, serta membangun opini publik yang mendukung kebijakan pemerintahan. Lebih dari itu, kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital dan media sosial secara optimal juga menjadi bagian esensial yang harus dikuasai, mengingat perubahan pola komunikasi masyarakat masa kini yang sangat dinamis.

Sementara itu, dalam bidang protokol, peran SDM sangat vital dalam menjaga tata tertib dan keutuhan acara kenegaraan—baik yang rutin maupun berskala besar, seperti kunjungan kerja pejabat tinggi negara dan upacara resmi kenegaraan. Ketepatan dalam penerapan aturan protokoler tidak hanya berkontribusi pada kelancaran acara, tetapi juga mencerminkan wibawa dan kredibilitas institusi di mata publik dan dunia internasional. Dengan adanya bimtek, petugas protokol dapat mengasah keterampilan teknis mereka dalam merancang dan mengatur susunan acara, tata tempat, tata upacara, serta tata penghormatan sesuai dengan standar nasional dan internasional.

Lebih jauh lagi, bimtek ini juga berfungsi sebagai wadah pengembangan sikap profesional dan etika kerja yang tinggi, yang sangat diperlukan dalam menghadapi tekanan tugas dan berbagai situasi kritis dalam pelaksanaan tugas humas dan protokol. Peningkatan kemampuan soft skills seperti komunikasi interpersonal, kepemimpinan, dan manajemen stres menjadi bagian integral dari pelatihan ini untuk menghasilkan SDM yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

Dalam konteks kebijakan pemerintah yang semakin menekankan pada pelayanan publik yang prima dan keterbukaan informasi, peran bimtek dalam membentuk SDM humas dan protokol yang adaptif dan responsif tidak bisa dianggap remeh. SDM yang terlatih akan mampu menerjemahkan kebijakan menjadi komunikasi yang mudah dipahami oleh publik, sekaligus menjaga kelancaran dan kehormatan jalannya protokol acara. Hal ini secara langsung memperkuat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat, meningkatkan kepercayaan publik (public trust), dan mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik serta akuntabel.

Dengan demikian, investasi dalam pelatihan dan pengembangan SDM melalui bimtek bukan sekedar kebutuhan administratif, tetapi sebuah langkah strategis untuk menjamin keberlangsungan kualitas pelayanan dan citra positif instansi pemerintah. Melalui bimtek ini, diharapkan tercipta sinergi kerja yang lebih solid antar aparat pemerintahan, mendorong inovasi pelayanan, sekaligus menyiapkan aparatur yang siap menyongsong tantangan tugas kehumasan dan keprotokolan di masa depan dengan percaya diri dan profesionalisme tinggi.

Materi Bimtek yang Terperinci dan Sistematis

Materi dalam Bimtek Peningkatan SDM Bidang Humas dan Protokol disusun secara komprehensif dan sistematis untuk memastikan peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman praktik yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan tugas sehari-hari. Berikut adalah uraian perpanjangan materi yang lebih mendalam dan tetap menarik bagi para peserta bimtek:

1. Dasar-Dasar Kehumasan yang Mendalam dan Dinamis

Materi ini mengajak peserta memahami kehumasan bukan sekadar tugas administratif, melainkan sebagai fungsi strategis dalam organisasi pemerintahan. Pembahasan meliputi:

  • Peran humas sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dengan studi kasus terkini yang relevan.

  • Manajemen komunikasi strategis yang menitikberatkan pada penyusunan rencana komunikasi yang efektif, termasuk perencanaan kampanye humas dan evaluasi dampaknya.

  • Teknik storytelling dan penyusunan pesan persuasif yang dapat menggerakkan opini publik serta membangun pesan yang mudah diingat.

  • Media relations; bagaimana membangun hubungan positif dengan wartawan dan media massa, termasuk cara menghadapi wawancara dan konferensi pers agar pesan tersampaikan secara optimal.

  • Manajemen krisis komunikasi; peserta diajak berlatih mengantisipasi dan merespons isu yang berpotensi merusak citra pemerintah dengan pendekatan cepat dan tepat.

2. Penguasaan Manajemen Protokol Secara Komprehensif

Materi di bidang protokol menyajikan pemahaman menyeluruh tentang tata kelola acara resmi dengan pendekatan praktis dan berbasis standar nasional dan internasional, antara lain:

  • Sejarah, prinsip, dan kaidah keprotokolan untuk membangun pemahaman dasar yang kokoh.

  • Perancangan tata acara resmi, mulai dari kunjungan kerja pejabat, pelantikan, hingga acara diplomatik, lengkap dengan simulasi penyusunan rundown acara.

  • Tata tempat dan tata urutan acara yang memerlukan ketelitian tinggi agar sesuai dengan norma dan budaya kenegaraan.

  • Tata penghormatan dan etik protokoler yang menegaskan pentingnya sikap sopan santun dan pengenalan simbol-simbol negara dalam acara resmi.

  • Etika dan sikap profesional protokol dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk manajemen stres dan penanganan insiden tak terduga saat acara berlangsung.

3. Pemanfaatan Komunikasi Digital dan Media Sosial untuk Meningkatkan Interaksi Publik

Seiring perkembangan teknologi, pemahaman digital komunikasi semakin esensial, sehingga materi ini dirancang agar peserta mampu:

  • Menguasai platform media sosial populer dan merancang konten yang menarik sekaligus informatif sesuai target audiens pemerintahan.

  • Memahami strategi komunikasi digital, termasuk penggunaan analytics untuk mengevaluasi efektivitas pesan kehumasan.

  • Menerapkan teknik engagement dan interaksi dua arah dengan masyarakat melalui media sosial, sehingga membangun hubungan yang lebih dekat dan transparan.

  • Mengelola krisis digital dan menangani hoaks atau informasi yang salah secara cepat dan tepat untuk melindungi citra instansi.

4. Praktik dan Simulasi untuk Penguatan Kompetensi

Bagian ini menjadikan teori hidup melalui kegiatan praktis yang interaktif, antara lain:

  • Simulasi penyusunan dan pelaksanaan protokol acara skala kecil hingga besar, termasuk manajemen kunjungan pejabat negara.

  • Role play komunikasi efektif dengan media dan stakeholders, yang mengasah kemampuan negosiasi dan penyampaian pesan persuasif.

  • Diskusi studi kasus nyata yang dihadapi oleh humas dan protokol dengan pemecahan masalah secara kolaboratif.

  • Sesi feedback dan evaluasi yang membangun kepercayaan diri dan penajaman skill peserta.

5. Pengembangan Soft Skills Pendukung Profesionalisme

Selain keterampilan teknis, bimtek juga menekankan pengembangan soft skills esensial untuk mendukung keberhasilan tugas peserta, seperti:

  • Komunikasi interpersonal dan teamwork agar mampu bekerja secara efektif dalam tim protokol dan humas.

  • Manajemen waktu dan stres dalam mengatasi tekanan pekerjaan yang padat dan deadline ketat.

  • Kepemimpinan situasional untuk mengambil keputusan tepat dalam situasi genting.

  • Etika kerja dan integritas sebagai pondasi profesionalisme yang tidak boleh diabaikan.

Dengan ragam materi yang komprehensif dan metode pembelajaran yang interaktif, bimtek ini menjadi wahana optimal untuk membentuk SDM humas dan protokol yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di tahun 2025-2026. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung yang akan memperkuat kemampuan mereka dalam menjalankan tugas dengan lebih percaya diri dan berdampak positif bagi instansi masing-masing.

.

Tujuan Bimtek Peningkatan SDM Bidang Humas dan Protokol

Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026 dalam bidang humas dan protokol diselenggarakan dengan tujuan yang sangat strategis dan komprehensif. Tujuan utama adalah untuk memastikan bahwa para aparatur pemerintah maupun instansi publik mampu menguasai kompetensi teknis dan non-teknis yang diperlukan dalam menjalankan fungsi humas dan keprotokolan dengan efektif, efisien, dan profesional.

Secara rinci, tujuan bimtek ini meliputi:

  • Meningkatkan pemahaman mendalam tentang konsep dasar dan prinsip kehumasan dan keprotokolan, sehingga peserta memiliki landasan teori yang kuat dan mampu menerapkannya dalam konteks pemerintahan yang dinamis dan penuh tekanan.

  • Mengasah keterampilan praktis dalam penyusunan strategi komunikasi dan manajemen acara resmi, termasuk kemampuan untuk menyiapkan, mengelola, serta mengevaluasi pelaksanaan tugas humas dan protokol secara sistematis dan terukur.

  • Mengembangkan sikap profesional dan etika kerja yang tinggi, agar setiap aparatur dapat menjalankan tugasnya dengan integritas, disiplin, serta rasa tanggung jawab sosial yang besar, demi terciptanya pelayanan publik berkualitas dan berkeadilan.

  • Mendorong kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi dan media komunikasi, khususnya dalam pemanfaatan media digital dan sosial sebagai sarana efektif membangun hubungan komunikasi yang transparan dan interaktif dengan masyarakat.

  • Meningkatkan kapasitas peserta dalam menghadapi krisis komunikasi maupun situasi darurat dalam acara kenegaraan, sehingga mereka mampu mengambil tindakan cepat, tepat, dan berorientasi pada penyelesaian masalah tanpa mengorbankan citra instansi.

  • Memperkuat jaringan komunikasi antar aparat dan antar instansi, serta membangun sinergi kerja yang harmonis guna mendukung koordinasi yang lebih efektif dan terpadu dalam tugas-tugas humas dan protokol di tingkat daerah maupun pusat.

Manfaat Bimtek yang Lebih Luas dan Berjangka Panjang

Manfaat yang diperoleh peserta dan institusi dari pelaksanaan bimtek ini sangat besar dan berdampak jangka panjang. Berikut adalah gambaran manfaat yang lebih rinci dan mendalam:

  • Peningkatan profesionalitas SDM: Peserta menjadi lebih percaya diri dan kompeten dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Mereka mampu menyajikan informasi yang jelas, akurat, dan persuasif, serta menjalankan protokol acara dengan standar internasional yang tinggi, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.

  • Penguatan citra dan reputasi instansi: Dengan kemampuan humas dan protokol yang lebih baik, organisasi pemerintah mampu membangun hubungan positif dengan publik, media, dan mitra kerja. Citra yang baik ini menjadi modal penting untuk mendapatkan dukungan masyarakat dan legitimasi kebijakan.

  • Efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas: Melalui penguasaan teknik manajemen komunikasi dan keprotokolan yang modern dan terintegrasi, aparatur dapat mengefektifkan proses kerja sehingga mengurangi potensi kesalahan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam penyelenggaraan acara resmi dan komunikasi publik.

  • Kemampuan adaptasi dan inovasi: Peserta dibekali dengan wawasan dan keterampilan terbaru, termasuk pengelolaan media digital yang sangat penting di era informasi saat ini. Hal ini memungkinkan instansi untuk beradaptasi cepat terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan komunikasi yang berubah-ubah, serta mengambil inisiatif inovatif dalam pelayanan publik.

  • Peningkatan kepercayaan publik (public trust): Dengan pelayanan humas dan protokol yang profesional, transparan, dan responsif, masyarakat akan merasa lebih dihargai dan memperoleh informasi yang benar. Kepercayaan publik yang meningkat ini menjadi faktor kunci dalam membangun stabilitas sosial dan keberhasilan program pemerintah.

  • Pengembangan jejaring profesional: Bimtek tidak hanya sebagai ajang pembelajaran, tetapi juga tempat bertukar pengalaman dan membangun jejaring kerja antar peserta dari berbagai daerah dan instansi. Jejaring ini dapat menjadi sumber daya berharga dalam mendukung koordinasi tugas dan sharing best practice di kemudian hari.

  • Penguatan moral dan motivasi kerja: Selain aspek teknis, bimtek juga menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab terhadap profesi sebagai aparat humas dan protokol. Semangat baru ini mendorong peningkatan produktivitas dan komitmen kerja yang lebih tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada publik dan pemerintah.

Dengan demikian, bimtek ini bukan semata-mata sebagai pelatihan rutin, tetapi merupakan investasi penting dalam pembentukan sumber daya manusia yang handal, profesional, adaptif, dan berintegritas tinggi. Ini merupakan pondasi kokoh bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat di masa depan.

Kesimpulan Bimtek Peningkatan SDM

Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026 yang dihadirkan oleh Pusdilat LSMAP merupakan langkah strategis dan inovatif dalam menjawab tantangan peningkatan kualitas aparatur humas dan protokol di Indonesia. Dengan pembekalan ilmu dan keterampilan yang komprehensif, para peserta akan mampu menjalankan peran mereka secara optimal dalam membangun citra positif pemerintah, memastikan kelancaran acara resmi, serta menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Investasi dalam peningkatan kompetensi SDM bidang humas dan protokol tidak saja memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Oleh karena itu, partisipasi aktif dalam bimtek ini adalah sebuah kewajiban sekaligus kesempatan emas bagi aparatur untuk terus berkembang dan menjadi pionir perubahan positif.

Dengan semangat profesionalisme, keunggulan kompetensi, dan sikap adaptif, para peserta bimtek akan menjadi agen perubahan yang mampu menjawab berbagai tantangan komunikasi dan protokoler di tahun 2025-2026 dan seterusnya. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk membangun masa depan humas dan keprotokolan yang lebih handal, terpercaya, dan berdampak nyata bagi kemajuan bangsa.

Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026: Rahasia Sukses Bidang Humas dan Protokol

Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026: Rahasia Sukses Bidang Humas dan Protokol

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026: Rahasia Sukses Bidang Humas dan Protokol

Metode Bimtek Peningkatan SDM

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Narasumber dan Instruktur Berpengalaman

Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Peningkatan SDM:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Peningkatan SDM

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek Peningkatan SDM

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Lokasi Pelaksanaan Bimtek Peningkatan SDM

  • Yogyakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Jakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Bandung (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Bali (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Surabaya (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Malang (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Samarinda (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Balikpapan
  • Makassar
  • Batam
  • Semarang
  • Manado
  • Jayapura
  • Sorong
  • Medan
  • Dst

Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan 

Tata Cara Pendaftaran Bimtek Peningkatan SDM:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Bimtek Pelatihan Peningkatan SDM

Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026: Rahasia Sukses Bidang Humas dan Protokol

Bimtek Peningkatan SDM Terbaru 2025-2026: Rahasia Sukses Bidang Humas dan Protokol