Bimtek Perpajakan Strategis Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025

Bimtek Perpajakan Strategis Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025

Bimtek Perpajakan Strategis Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025

Bimtek Perpajakan Strategis Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025. Dalam lanskap bisnis modern yang semakin kompleks, pengadaan barang dan jasa merupakan pilar fundamental bagi keberlangsungan operasional berbagai organisasi, baik sektor publik maupun swasta. Namun, di tengah dinamika ini, seringkali muncul tantangan signifikan terkait kepatuhan terhadap regulasi perpajakan yang terus berkembang. Pemahaman yang mendalam mengenai implikasi pajak dalam setiap tahapan pengadaan menjadi krusial untuk menghindari potensi risiko finansial dan hukum. Oleh karena itu, pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek) perpajakan memegang peranan vital dalam membekali para pelaku pengadaan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.

Kompleksitas peraturan perpajakan di Indonesia, yang meliputi Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta berbagai pajak daerah, menuntut ketelitian dan pemahaman yang komprehensif. Tanpa bekal yang memadai, organisasi berisiko menghadapi sanksi fiskal, denda, bahkan tuntutan hukum yang dapat merugikan reputasi dan stabilitas keuangan. Inilah mengapa Bimtek Perpajakan dirancang untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan tersebut, memastikan setiap transaksi pengadaan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku dan meminimalkan potensi kesalahan yang merugikan.

Pentingnya Bimtek Perpajakan tidak hanya terbatas pada kepatuhan semata, melainkan juga berimbas pada efisiensi operasional dan optimalisasi keuangan. Dengan memahami secara menyeluruh bagaimana aspek perpajakan mempengaruhi setiap mata rantai pengadaan, perusahaan dapat merancang strategi yang lebih efektif dalam pengelolaan biaya dan arus kas. Pemahaman yang mendalam tentang implikasi pajak pada kontrak, faktur, dan pembayaran dapat mengurangi ketidakpastian serta meningkatkan prediktabilitas keuangan.

Pada akhirnya, investasi dalam Bimtek Perpajakan merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi bisnis dan memastikan keberlanjutan jangka panjang. Dengan pemahaman yang tepat, para profesional pengadaan dapat bertindak sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas keuangan perusahaan, sekaligus berkontribusi pada penciptaan iklim bisnis yang sehat dan patuh. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai definisi, peran, materi, tujuan, dan manfaat dari Bimtek Perpajakan dalam konteks pengadaan barang dan jasa terkini tahun 2025-2026.


Definisi Bimtek Perpajakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Bimtek Perpajakan dalam konteks pengadaan barang dan jasa dapat didefinisikan sebagai suatu program pelatihan dan bimbingan teknis yang dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pihak yang terlibat dalam proses pengadaan mengenai aspek-aspek perpajakan yang relevan. Program ini mencakup penyampaian materi, diskusi, studi kasus, hingga simulasi praktik terkait kewajiban dan hak perpajakan yang melekat pada setiap tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga penyelesaian pembayaran. Tujuannya adalah memastikan semua transaksi sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.

Secara lebih rinci, Bimtek Perpajakan ini bukan sekadar transfer informasi mengenai pasal-pasal undang-undang pajak. Melainkan, ini adalah upaya sistematis untuk membangun kapasitas peserta agar mampu mengidentifikasi, menghitung, memotong, menyetor, dan melaporkan berbagai jenis pajak yang timbul dari aktivitas pengadaan. Misalnya, peserta akan dibimbing untuk memahami perbedaan perlakuan PPN dan PPh atas pembelian barang versus jasa, atau bagaimana perlakuan pajak atas transaksi dengan pihak ketiga yang memiliki status wajib pajak berbeda.

Bimtek Perpajakan juga bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan menganalisis risiko perpajakan yang mungkin muncul dalam kontrak pengadaan. Ini mencakup pemahaman tentang konsekuensi pajak dari berbagai jenis perjanjian, seperti kontrak lumpsum, kontrak harga satuan, atau kontrak gabungan. Dengan pemahaman ini, para profesional dapat merumuskan klausul kontrak yang memitigasi risiko pajak dan memastikan kepatuhan sejak awal, sehingga menghindari masalah di kemudian hari.

Intinya, Bimtek Perpajakan dalam pengadaan barang dan jasa adalah investasi krusial dalam pengetahuan dan keterampilan, memberdayakan para pelaku usaha untuk menavigasi kompleksitas regulasi perpajakan dengan percaya diri dan efisien. Ini adalah pondasi untuk membangun kepatuhan pajak yang kuat, mengurangi potensi sanksi, dan mengoptimalkan pengelolaan keuangan perusahaan dalam setiap aktivitas pengadaan.


Peran dan Pentingnya Bimtek Perpajakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa


  • Meningkatkan Kepatuhan Pajak: Salah satu peran utama Bimtek Perpajakan adalah memastikan bahwa setiap transaksi pengadaan mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku. Ini mencakup pemahaman tentang tarif PPN yang benar, perhitungan PPh yang akurat, serta kewajiban pemotongan dan penyetoran pajak yang tepat waktu. Dengan kepatuhan yang tinggi, organisasi dapat menghindari denda dan sanksi fiskal yang berpotensi merugikan, serta menjaga reputasi baik di mata otoritas pajak dan mitra bisnis. Kepatuhan ini juga membangun fondasi transparansi yang kuat dalam operasional keuangan.

  • Mengurangi Risiko Sanksi Fiskal dan Hukum: Pemahaman yang kurang tentang aspek perpajakan dalam pengadaan dapat berujung pada kesalahan pelaporan atau pembayaran pajak. Kesalahan semacam ini dapat memicu sanksi fiskal berupa denda yang signifikan, bahkan tuntutan hukum. Bimtek Perpajakan membekali peserta dengan pengetahuan untuk mengidentifikasi potensi risiko ini sejak dini, memungkinkan mereka mengambil langkah pencegahan yang tepat. Dengan demikian, organisasi dapat terhindar dari konsekuensi hukum dan finansial yang tidak diinginkan.

  • Optimalisasi Efisiensi Keuangan Perusahaan: Dengan pemahaman mendalam tentang bagaimana pajak mempengaruhi biaya pengadaan, organisasi dapat merencanakan anggaran dengan lebih akurat. Misalnya, mengetahui kapan PPN dapat dikreditkan atau bagaimana PPh final berlaku pada jenis pengadaan tertentu dapat membantu mengoptimalkan arus kas dan meminimalkan beban pajak yang tidak perlu. Efisiensi ini berkontribusi pada pengelolaan keuangan yang lebih sehat dan penggunaan sumber daya yang lebih optimal.

  • Penyederhanaan Proses Administrasi Keuangan: Bimtek Perpajakan membimbing peserta untuk memahami prosedur pencatatan dan pelaporan pajak yang standar. Dengan mengikuti pedoman ini, proses administrasi keuangan, khususnya yang berkaitan dengan pengadaan, menjadi lebih tertib dan efisien. Ini mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan untuk mempersiapkan laporan pajak, serta meminimalkan potensi kesalahan yang mungkin terjadi dalam proses pencatatan.

  • Meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan: Akurasi dalam pengelolaan perpajakan secara langsung mempengaruhi kualitas laporan keuangan perusahaan. Dengan pemahaman yang baik dari Bimtek Perpajakan, data pajak yang tercatat dalam laporan keuangan akan lebih akurat dan dapat diandalkan. Laporan keuangan yang berkualitas tinggi sangat penting bagi pengambilan keputusan manajerial, audit eksternal, dan juga bagi pihak eksternal seperti investor atau lembaga keuangan.

  • Meningkatkan Daya Saing Bisnis: Organisasi yang patuh dan efisien dalam pengelolaan pajaknya cenderung memiliki posisi yang lebih kuat di pasar. Dengan meminimalkan biaya perpajakan yang tidak perlu dan menghindari denda, perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya ke area lain yang meningkatkan daya saing, seperti inovasi produk atau layanan. Kepatuhan pajak juga mencerminkan tata kelola perusahaan yang baik, yang dapat menarik lebih banyak mitra dan investor.

  • Persiapan Menghadapi Audit Pajak: Audit pajak adalah keniscayaan bagi banyak organisasi. Bimtek Perpajakan mempersiapkan peserta untuk menghadapi proses audit dengan membekali mereka pengetahuan tentang dokumen-dokumen yang diperlukan, prosedur audit, dan bagaimana merespons temuan audit secara efektif. Dengan persiapan yang matang, organisasi dapat menjalani audit dengan lancar dan meminimalkan potensi perselisihan dengan otoritas pajak.

  • Membangun Reputasi Positif Perusahaan: Kepatuhan terhadap regulasi perpajakan tidak hanya penting dari sisi hukum, tetapi juga membangun citra positif di mata publik, pemerintah, dan mitra bisnis. Organisasi yang dikenal sebagai entitas yang patuh pajak akan lebih dipercaya dan dihormati. Ini merupakan aset tak berwujud yang sangat berharga dalam membangun hubungan jangka panjang dan keberlanjutan bisnis.


Materi Bimtek Perpajakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025-2026


  • I. Pendahuluan: Bagian ini akan mengulas secara mendalam definisi dan pengertian dasar perpajakan, termasuk konsep-konsep fundamental seperti Wajib Pajak, Objek Pajak, dan Subjek Pajak. Selanjutnya, akan dibahas peran strategis perpajakan dalam setiap tahapan pengadaan barang dan jasa, mulai dari perencanaan hingga serah terima. Peserta akan memahami tujuan dan manfaat krusial dari kepatuhan terhadap aspek perpajakan, termasuk dampaknya terhadap kelangsungan bisnis dan reputasi perusahaan. Diskusi awal ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman peserta dan menyoroti urgensi topik ini dalam konteks operasional sehari-hari.

  • II. Aspek Hukum dalam Pengadaan Barang dan Jasa: Modul ini akan mengupas tuntas undang-undang pajak yang paling relevan dengan aktivitas pengadaan, seperti Undang-Undang PPh, Undang-Undang PPN, serta peraturan pelaksanaannya. Peserta akan dibimbing untuk memahami hierarki peraturan perpajakan dan bagaimana setiap peraturan tersebut memengaruhi transaksi pengadaan. Penekanan khusus akan diberikan pada sanksi dan denda yang dapat dikenakan akibat pelanggaran perpajakan, termasuk denda administrasi, bunga, hingga pidana, dengan studi kasus konkret untuk memperjelas implikasinya. Pemahaman komprehensif tentang kerangka hukum ini penting untuk menghindari jebakan legal.

  • III. Jenis-Jenis Pajak yang Terkait: Bagian ini akan membahas secara terperinci jenis-jenis pajak yang seringkali muncul dalam proses pengadaan. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) akan dijelaskan mulai dari konsep dasar, objek PPN, mekanisme pengkreditan, hingga pelaporan faktur pajak. Selanjutnya, Pajak Penghasilan (PPh) akan diuraikan berdasarkan berbagai pasal yang relevan dengan pengadaan, seperti PPh Pasal 21 (untuk tenaga kerja), PPh Pasal 23 (untuk jasa), PPh Pasal 4 ayat (2) (untuk sewa tanah/bangunan atau jasa konstruksi), dan PPh Pasal 22 (untuk pembelian barang oleh pemungut tertentu). Selain itu, akan dibahas pula relevansi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang mungkin timbul dari pengadaan tertentu, misalnya terkait perizinan atau penggunaan fasilitas publik.

  • IV. Prosedur Perpajakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa: Modul ini akan fokus pada langkah-langkah praktis dalam mengelola aspek perpajakan. Dimulai dengan pentingnya Pendaftaran NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) bagi penyedia barang/jasa dan bagaimana status NPWP memengaruhi pemotongan pajak. Selanjutnya, akan diajarkan teknik Penghitungan dan Pemotongan Pajak yang benar untuk setiap jenis transaksi pengadaan, termasuk skenario khusus. Peserta akan dilatih mengenai tata cara Pelaporan Pajak secara Berkala, baik melalui SPT Masa maupun SPT Tahunan, serta penggunaan aplikasi perpajakan yang relevan seperti e-Faktur dan e-Bupot.

  • V. Pengelolaan Risiko Pajak: Modul ini sangat krusial untuk membekali peserta dengan kemampuan mengidentifikasi dan memitigasi risiko perpajakan. Pembahasan akan mencakup metode Identifikasi Risiko Pajak dalam setiap tahapan pengadaan, misalnya risiko salah klasifikasi objek pajak atau kesalahan penentuan pihak yang bertanggung jawab atas pemotongan. Selanjutnya, akan diajarkan Strategi Pengelolaan Risiko Pajak, termasuk penyusunan kontrak yang jelas terkait aspek pajak dan penerapan kontrol internal yang efektif. Akan dibahas pula teknik Penanganan Potensi Kontroversi Pajak, seperti respons terhadap surat imbauan atau koreksi dari otoritas pajak, serta prosedur keberatan dan banding.

  • VI. Pengaruh Perpajakan terhadap Keuangan Perusahaan: Bagian ini akan menganalisis dampak nyata perpajakan terhadap aspek finansial perusahaan. Peserta akan memahami bagaimana Pengaruh PPN dan PPh terhadap Biaya Pengadaan, termasuk perhitungan harga pokok dan dampaknya pada profitabilitas. Materi akan dilanjutkan dengan strategi Pengelolaan Kas dan Pembiayaan Pajak, memastikan ketersediaan dana untuk pembayaran pajak tepat waktu. Terakhir, akan dibahas Implikasi Pajak terhadap Laporan Keuangan, termasuk bagaimana pajak tercatat dalam laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas, serta pentingnya akurasi data pajak untuk analisis keuangan.

  • VII. Kepatuhan Perpajakan dan Audit Pajak: Modul ini akan menekankan pentingnya Kewajiban Kepatuhan Perpajakan sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik. Akan diajarkan cara Persiapan dan Respons terhadap Audit Pajak, mulai dari penyusunan dokumen pendukung, koordinasi dengan tim internal, hingga interaksi dengan auditor. Materi juga akan mencakup Strategi Mengatasi Temuan dari Audit Pajak, termasuk prosedur sanggahan, keberatan, banding, hingga peninjauan kembali, serta pentingnya dokumentasi yang lengkap dan akurat dalam setiap tahapan.

  • VIII. Studi Kasus dan Diskusi: Bagian ini bersifat interaktif dan praktis. Peserta akan diajak untuk melakukan Analisis Kasus Pengadaan dengan Aspek Perpajakan yang bervariasi, mencakup skenario riil yang kompleks. Melalui Diskusi tentang Pengalaman dan Tantangan di Lapangan, peserta dapat berbagi perspektif dan belajar dari pengalaman rekan sejawat. Selanjutnya, fasilitator akan memandu dalam mengidentifikasi Solusi dan Best Practices untuk berbagai masalah perpajakan dalam pengadaan, mendorong peserta untuk berpikir kritis dan menemukan pendekatan yang efektif.

  • IX. Pertanyaan dan Jawaban: Sesi ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan klarifikasi langsung dari para ahli. Diskusi akan berfokus pada Topik Pembelajaran yang telah disampaikan, memungkinkan peserta untuk memperdalam pemahaman mereka. Selain itu, akan ada Latihan Soal dan Kasus Studi tambahan yang dirancang untuk menguji pemahaman peserta dan memperkuat keterampilan praktis mereka dalam menghitung dan melaporkan pajak yang terkait dengan pengadaan.

  • X. Evaluasi dan Penilaian: Untuk mengukur tingkat pemahaman dan keberhasilan pembelajaran, akan dilakukan Ujian Tertulis yang mencakup materi-materi kunci. Selain itu, Penugasan Individu atau Kelompok akan diberikan untuk mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari ke dalam skenario praktis. Partisipasi dalam Diskusi dan Studi Kasus juga akan menjadi bagian dari penilaian, menekankan pentingnya interaksi aktif dan kontribusi peserta dalam proses pembelajaran.

  • XI. Penutup: Bagian akhir ini akan menyajikan Ringkasan Materi yang telah dibahas, mengkonsolidasikan poin-poin penting. Selanjutnya, akan dilakukan Umpan Balik dan Evaluasi Pembelajaran dari peserta untuk continuous improvement program. Terakhir, akan diberikan arahan mengenai Langkah-Langkah Selanjutnya dalam Peningkatan Keterampilan Perpajakan, mendorong peserta untuk terus memperbarui pengetahuan mereka dan mengaplikasikan apa yang telah dipelajari dalam pekerjaan sehari-hari.


Tujuan dan Manfaat Mengikuti Bimtek Perpajakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025-2026


  • Pemeliharaan Keuangan yang Sehat: Mengikuti Bimtek Perpajakan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang esensial dalam mengelola pembayaran pajak secara tepat waktu dan akurat. Dengan demikian, organisasi dapat memastikan kesehatan keuangan perusahaan terjaga, menghindari denda keterlambatan atau sanksi lainnya yang dapat menguras sumber daya finansial. Pemahaman yang komprehensif tentang kewajiban pajak juga membantu dalam perencanaan arus kas yang lebih baik, mencegah terjadinya kekurangan dana tak terduga untuk pembayaran pajak.

  • Penyederhanaan Proses Keuangan: Tujuan lainnya adalah menyederhanakan proses pencatatan dan pelaporan keuangan. Melalui Bimtek Perpajakan, peserta akan dibimbing untuk memahami standar perpajakan yang berlaku, termasuk format dan persyaratan dokumen perpajakan seperti faktur pajak dan bukti potong. Kepatuhan terhadap standar ini memungkinkan otomatisasi dan efisiensi dalam proses akuntansi, mengurangi beban administratif, serta meminimalkan potensi kesalahan yang sering terjadi akibat ketidakpahaman regulasi.

  • Akses ke Pembiayaan: Manfaat signifikan dari Bimtek Perpajakan adalah peningkatan kemungkinan mendapatkan dukungan finansial dari lembaga keuangan. Bank dan investor cenderung lebih percaya pada perusahaan dengan catatan kepatuhan perpajakan yang baik, karena ini menunjukkan tata kelola perusahaan yang solid dan risiko keuangan yang lebih rendah. Laporan pajak yang rapi dan akurat menjadi bukti kredibilitas, yang sangat dihargai dalam proses pengajuan pinjaman atau investasi.

  • Peningkatan Efisiensi Operasional: Dengan mengelola kewajiban perpajakan secara baik dan benar, perusahaan dapat mengalihkan fokus dari masalah perpajakan yang rumit ke kegiatan inti bisnisnya. Bimtek Perpajakan membantu menekan waktu dan sumber daya yang terbuang untuk mengatasi masalah pajak yang tidak perlu, seperti koreksi data atau penanganan sengketa. Efisiensi ini memungkinkan tim untuk lebih produktif dalam mencapai tujuan strategis perusahaan, meningkatkan daya saing secara keseluruhan.

  • Daya Saing yang Lebih Baik: Bimtek Perpajakan berkontribusi pada terjaganya keberlanjutan daya saing perusahaan. Dengan meminimalkan biaya perpajakan yang tidak perlu—melalui pemahaman insentif pajak atau mitigasi denda—dan meningkatkan efisiensi dalam pengadaan, perusahaan dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif atau mengalokasikan dana ke area lain seperti penelitian dan pengembangan. Ini memberikan keunggulan kompetitif di pasar yang semakin ketat.

  • Kepuasan Pelanggan: Menghindari masalah pajak yang dapat mengganggu kelancaran proses pengadaan secara langsung berkontribusi pada peningkatan kepuasan pelanggan. Keterlambatan pengadaan akibat masalah perpajakan, seperti faktur pajak yang salah atau terhambatnya pembayaran, dapat merusak hubungan dengan pemasok dan mengganggu jadwal proyek. Dengan pemahaman yang baik dari Bimtek Perpajakan, proses pengadaan dapat berjalan lebih mulus, menjaga kepercayaan dan memperkuat hubungan bisnis dengan pelanggan serta mitra.


Kesimpulan

Bimtek Perpajakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa bukan sekadar program pelatihan biasa; ini adalah sebuah investasi strategis yang esensial bagi setiap organisasi yang ingin beroperasi secara legal, efisien, dan berkelanjutan di era bisnis modern. Kompleksitas regulasi perpajakan yang terus berubah menuntut para pelaku pengadaan untuk selalu memperbarui pemahaman dan keterampilan mereka. Melalui Bimtek Perpajakan ini, para peserta tidak hanya dibekali dengan pengetahuan mendalam mengenai PPh, PPN, dan pajak daerah dalam konteks pengadaan, tetapi juga dilatih untuk mengidentifikasi, mengelola risiko, dan memastikan kepatuhan di setiap tahapan transaksi.

Pentingnya Bimtek Perpajakan ini tidak dapat diremehkan. Dengan pemahaman yang komprehensif, organisasi dapat memelihara kesehatan keuangannya, menyederhanakan proses administratif, meningkatkan akses ke pembiayaan, serta pada akhirnya, meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing di pasar. Terlebih lagi, Bimtek Perpajakan ini merupakan garda terdepan dalam menghadapi potensi audit pajak, memastikan bahwa perusahaan siap sedia dan terhindar dari sanksi fiskal yang merugikan. Ini adalah langkah proaktif untuk membangun reputasi perusahaan yang positif dan terpercaya.

Oleh karena itu, Pusdiklat LSMAP dengan bangga mengajak Anda untuk segera mendaftar dan mengikuti Bimtek Perpajakan Strategis Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025. Jangan biarkan ketidakpahaman regulasi menjadi penghambat kemajuan bisnis Anda. Bergabunglah dengan kami dan jadilah bagian dari solusi untuk menciptakan ekosistem pengadaan yang patuh, transparan, dan efisien. Tingkatkan kapasitas diri Anda dan organisasi Anda, demi keberlanjutan bisnis di masa depan. Daftarkan diri Anda sekarang dan siapkan diri Anda untuk menghadapi tantangan perpajakan dengan percaya diri!

Bimtek Perpajakan Strategis Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025

Bimtek Perpajakan Strategis Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Perpajakan Strategis Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025

Metode Bimtek Perpajakan

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Narasumber dan Instruktur Berpengalaman

Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Perpajakan:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Perpajakan

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek kkk

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Lokasi Pelaksanaan Bimtek Perpajakan

  • Yogyakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Jakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Bandung (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Bali (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Surabaya (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Malang (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Samarinda (Setiap Minggu Pelaksanaan)
  • Balikpapan
  • Makassar
  • Batam
  • Semarang
  • Manado
  • Jayapura
  • Sorong
  • Medan
  • Dst

Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan 

Tata Cara Pendaftaran Bimtek Perpajakan:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Bimtek Pelatihan Perpajakan

Bimtek Perpajakan Strategis Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025

Bimtek Perpajakan Strategis Pengadaan Barang dan Jasa Terbaru 2025