Pelatihan Pelayanan Informasi Obat (PIO) Terpadu dan Literasi Kesehatan Pasien Efektif

Pelatihan Pelayanan Informasi Obat (PIO) Terpadu dan Literasi Kesehatan Pasien Efektif
Pelatihan Pelayanan Informasi Obat (PIO) Terpadu dan Literasi Kesehatan Pasien Efektif. Informasi yang akurat tentang obat merupakan fondasi dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas. Di era digital yang dipenuhi informasi belum terverifikasi, tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab untuk menjadi sumber terpercaya. Salah satu pendekatan paling strategis untuk menguatkan hal ini adalah melalui Pelatihan Pelayanan Informasi Obat (PIO) yang berfokus pada peningkatan edukasi dan komunikasi kesehatan kepada pasien.
Pelatihan ini penting untuk membekali tenaga kefarmasian dalam menyampaikan informasi obat secara sistematis dan menyeluruh. Lebih dari sekadar menjawab pertanyaan tentang dosis atau efek samping, peran PIO kini juga menyasar pada peningkatan literasi kesehatan pasien, yang berperan besar dalam kepatuhan terhadap terapi.
Urgensi Peningkatan Pelayanan Informasi Obat
Pelayanan informasi obat yang profesional dapat membantu menurunkan risiko kesalahan pengobatan, efek samping yang tidak diinginkan, dan meningkatkan efektivitas terapi. Saat pasien dibekali pengetahuan yang memadai tentang obat yang mereka konsumsi, mereka cenderung lebih patuh terhadap anjuran medis. Inilah alasan mengapa pelayanan informasi obat menjadi bagian integral dari sistem pelayanan farmasi klinis di berbagai fasilitas kesehatan.
Tujuan Pelatihan Pelayanan Informasi Obat
Pelatihan ini memiliki dua arah tujuan yang saling mendukung:
Tujuan Umum:
Meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam menyampaikan informasi obat secara tepat, akurat, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Tujuan Khusus:
Memahami konsep dasar dan prinsip kerja PIO yang efektif.
Mengidentifikasi kebutuhan edukatif pasien terhadap pengobatan.
Mengembangkan komunikasi interpersonal berbasis empati.
Memanfaatkan media edukasi untuk menyampaikan informasi obat.
Mengintegrasikan pendekatan literasi kesehatan dalam layanan sehari-hari.
Materi Utama dalam Pelatihan
Rangkaian materi pelatihan ini disusun untuk menjawab kebutuhan di lapangan secara praktis dan aplikatif:
Dasar-dasar Pelayanan Informasi Obat
Peran dan ruang lingkup PIO dalam pelayanan kefarmasian.
Etika dalam penyampaian informasi kepada pasien.
Sumber Informasi Obat Terpercaya
Cara menelusuri literatur farmasi berbasis bukti (evidence-based).
Penggunaan database dan referensi ilmiah.
Teknik Komunikasi Kesehatan
Keterampilan komunikasi yang sesuai dengan tingkat pemahaman pasien.
Strategi menghindari miskomunikasi dalam penjelasan pengobatan.
Pembuatan Materi Edukasi Obat
Panduan menyusun leaflet, infografis, dan video edukatif.
Evaluasi pemahaman pasien terhadap materi yang disampaikan.
Studi Kasus dan Simulasi Praktik
Latihan penyampaian informasi obat melalui simulasi peran (role play).
Analisis kasus interaksi obat, kesalahan penggunaan, dan pencegahannya.
Sasaran Pelatihan
Program ini menyasar tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam layanan kefarmasian dan edukasi pasien, antara lain:
Apoteker di rumah sakit, puskesmas, dan apotek.
Tenaga teknis kefarmasian.
Dosen dan pendidik farmasi.
Pengelola komunikasi informasi di fasilitas pelayanan kesehatan.
Tantangan Literasi dan Komunikasi Kesehatan
Salah satu kendala utama dalam layanan kesehatan adalah literasi kesehatan pasien yang masih rendah, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses pendidikan. Ketika pasien tidak memahami cara penggunaan obat yang benar, risiko kesalahan semakin tinggi.
Dengan bekal pelatihan yang tepat, tenaga kesehatan diharapkan mampu menerjemahkan istilah farmasi ke dalam bahasa yang sederhana, mudah dipahami, dan kontekstual sesuai latar belakang pasien. Hal ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan sistem penggunaan obat rasional yang lebih inklusif.
Dampak Positif Pelatihan Bagi Tenaga Kesehatan
Pelatihan ini membawa dampak yang signifikan bagi penguatan mutu pelayanan:
Meningkatkan kepercayaan diri tenaga kesehatan dalam memberikan informasi obat.
Menurunkan risiko efek samping akibat penggunaan yang tidak tepat.
Membantu pasien memahami terapi secara menyeluruh.
Memperkuat kolaborasi antarprofesi dalam pelayanan pasien.
Integrasi Pelatihan dengan Regulasi dan Standar Nasional
Isi pelatihan mengacu pada regulasi terbaru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta menyesuaikan dengan standar pelayanan kefarmasian dari WHO. Pendekatan berbasis bukti yang diintegrasikan ke dalam modul pelatihan memastikan relevansi dan kredibilitas materi yang disampaikan.
Kesimpulan Pelatihan Pelayanan Informasi Obat (PIO) Terpadu dan Literasi Kesehatan Pasien
Pelatihan Pelayanan Informasi Obat terpadu menjadi salah satu inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien. Melalui pelatihan ini, tenaga kefarmasian dipersiapkan menjadi edukator yang tidak hanya menguasai pengetahuan farmasi, tetapi juga piawai dalam menyampaikan informasi yang mudah dipahami, aman, dan relevan.
Dikelola secara resmi oleh Pusdiklat LSMAP, pelatihan ini menjadi langkah penting dalam membangun sistem layanan farmasi yang lebih manusiawi, edukatif, dan berbasis bukti. Investasi kompetensi dalam pelayanan informasi obat adalah investasi jangka panjang bagi mutu pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Pelatihan Pelayanan Informasi Obat (PIO) Terpadu dan Literasi Kesehatan Pasien Efektif
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Pelatihan Pelayanan Informasi Obat (PIO) Terpadu dan Literasi Kesehatan Pasien Efektif
Metode Bimtek
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Narasumber dan Instruktur Berpengalaman
Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan
Tata Cara Pendaftaran Bimtek:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek Pelayanan Informasi Obat (PIO) Terpadu dan Literasi Kesehatan Pasien Efektif
- Erik – Hp/Wa: 087820921902
- website : bimtektraining.com

Pelatihan Pelayanan Informasi Obat (PIO) Terpadu dan Literasi Kesehatan Pasien Efektif