Pelatihan PTK 007 Revisi 5 Terbaru dan Penerapan TKDN Efektif

Pelatihan PTK 007 Revisi 5 Terbaru dan Penerapan TKDN Efektif

Pelatihan PTK 007 Revisi 5 Terbaru dan Penerapan TKDN Efektif

Pelatihan PTK 007 Revisi 5 Terbaru dan Penerapan TKDN Efektif. Sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor energi, Pusdiklat LSMAP menghadirkan program Pelatihan PTK 007 Revisi 5. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai prosedur pengadaan barang dan jasa di industri hulu migas, sekaligus memberikan panduan strategis dalam menerapkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai dengan kebijakan pemerintah terkini.

Pemahaman Dasar PTK 007

PTK 007 merupakan pedoman operasional yang dikeluarkan oleh SKK Migas guna mengatur seluruh proses pengadaan di lingkungan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Dalam Revisi ke-5, banyak ketentuan diperbarui, mulai dari penyempurnaan prosedur pemilihan penyedia, sistem evaluasi, hingga pembobotan TKDN sebagai kriteria seleksi utama.

Dengan regulasi yang semakin ketat, para pelaku industri kini dituntut untuk memiliki pemahaman komprehensif terhadap dokumen ini guna memastikan seluruh aktivitas pengadaan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, efisiensi, dan kepatuhan regulasi.

Urgensi Mengikuti Pelatihan PTK 007

Perubahan regulasi dalam PTK 007 Revisi 5 menekankan pentingnya penerapan sistem pengadaan berbasis digital dan penilaian lokalitas produk dan jasa. Bagi praktisi pengadaan, vendor, serta pihak internal perusahaan migas, pemahaman terhadap dokumen ini sangat penting agar tidak terjadi pelanggaran administratif maupun hukum.

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta juga akan mampu menyesuaikan diri terhadap praktik terkini dalam pengadaan sektor migas, serta meningkatkan kesiapan menghadapi proses audit atau review dari otoritas pengawas.

Integrasi TKDN dalam Prosedur Pengadaan

Salah satu fokus utama dalam Revisi 5 PTK 007 adalah penerapan efektif TKDN. Kebijakan ini menjadi alat strategis dalam mendorong pertumbuhan industri nasional dengan mengutamakan penggunaan produk dan jasa lokal.

Pengadaan dengan nilai kontrak tertentu wajib mengacu pada nilai TKDN minimum yang telah ditentukan pemerintah. Proses evaluasi teknis dalam pengadaan kini menyertakan pembobotan TKDN sebagai faktor utama, sehingga mempengaruhi hasil akhir pemilihan penyedia.

Dalam konteks ini, pelatihan juga mengarahkan peserta agar memahami mekanisme penilaian TKDN, termasuk bagaimana dokumen verifikasi dan laporan realisasi harus disusun secara akurat.

Ruang Lingkup Materi Pelatihan

Meski tidak membahas teknis pelaksanaan, pelatihan ini mencakup pengenalan menyeluruh terhadap perubahan dalam Revisi 5, mulai dari tahapan perencanaan pengadaan, penyusunan dokumen, hingga penilaian pascakontrak.

Peserta akan memperoleh pemahaman menyeluruh tentang:

  • Perbedaan mendasar antara revisi sebelumnya dengan versi terkini

  • Prinsip pemilihan penyedia barang/jasa dalam lingkup migas

  • Integrasi sistem digital pengadaan dan pengawasan internal

  • Prinsip pelaporan yang selaras dengan audit dan kepatuhan

Sebagai tambahan, pelatihan ini juga menyentuh pentingnya strategi penguatan industri lokal melalui pemilihan penyedia dengan nilai TKDN tinggi.

Siapa yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini

Pelatihan ini sangat sesuai untuk individu yang terlibat langsung dalam rantai pengadaan di sektor migas. Di antaranya:

  • Staf divisi pengadaan KKKS dan anak perusahaan

  • Vendor dan kontraktor lokal yang ingin mengikuti tender hulu migas

  • Praktisi legal dan kontrak

  • Auditor internal dan konsultan tata kelola

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan siap dalam menghadapi berbagai tantangan pengadaan dan memperkuat daya saingnya dalam proyek energi nasional.


Keunggulan Pelatihan oleh Pusdiklat LSMAP

Pusdiklat LSMAP merupakan lembaga pelatihan terpercaya yang telah lama berkiprah dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor energi dan pertambangan. Seluruh kurikulum disusun oleh para ahli yang memahami praktik di lapangan, serta memperhatikan kebutuhan teknis dan strategis para pelaku industri.

Pengalaman Pusdiklat LSMAP dalam menangani pelatihan bidang pengadaan barang dan jasa BUMN menjadikan lembaga ini mitra yang tepat untuk meningkatkan kompetensi individu maupun organisasi.


Manfaat Strategis Pelatihan PTK 007

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan memperoleh sejumlah manfaat penting:

  • Meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi SKK Migas

  • Meningkatkan kualitas dokumen pengadaan dan kontrak

  • Memahami peran TKDN dalam peningkatan daya saing nasional

  • Mengurangi risiko kesalahan dalam proses evaluasi tender

Lebih dari itu, pelatihan ini juga mendorong penerapan prinsip good governance sektor migas secara lebih nyata, sesuai dengan tuntutan transparansi dan efisiensi di era modern.


Kesimpulan

Perubahan besar dalam PTK 007 Revisi 5 menandakan pentingnya adaptasi cepat oleh seluruh pelaku pengadaan di sektor energi. Melalui Pelatihan PTK 007 yang diselenggarakan oleh Pusdiklat LSMAP, peserta dapat memperkuat pemahaman terhadap seluruh tahapan pengadaan dan sekaligus meningkatkan kapabilitas dalam menerapkan TKDN secara optimal.

Dengan komitmen pada kemandirian industri nasional, pelatihan ini menjadi instrumen penting untuk mempercepat realisasi penggunaan produk lokal, menjaga integritas proses pengadaan, dan mendukung pencapaian target pemerintah dalam optimalisasi kandungan lokal sektor migas.

Pelatihan PTK 007 Revisi 5 Terbaru dan Penerapan TKDN Efektif

Pelatihan PTK 007 Revisi 5 Terbaru dan Penerapan TKDN Efektif

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Pelatihan PTK 007 Revisi 5 Terbaru dan Penerapan TKDN Efektif

Metode Bimtek

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Narasumber dan Instruktur Berpengalaman

Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Bimtek

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan 

Tata Cara Pendaftaran Bimtek:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Bimtek Pelatihan

Pelatihan PTK 007 Revisi 5 Terbaru dan Penerapan TKDN Efektif

Pelatihan PTK 007 Revisi 5 Terbaru dan Penerapan TKDN Efektif