Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih. Di era digital yang semakin maju ini, kemampuan untuk mengolah dan menganalisis data spasial menjadi krusial dalam berbagai sektor. Salah satu teknologi yang mendominasi bidang ini adalah penginderaan jauh atau remote sensing. Teknologi ini memungkinkan kita untuk mengumpulkan informasi tentang objek atau fenomena di permukaan bumi tanpa harus bersentuhan langsung. Data yang dihasilkan sangat berharga untuk pemantauan lingkungan, perencanaan kota, pengelolaan bencana, hingga pertanian presisi, menjadikannya alat vital dalam pengambilan keputusan berbasis bukti.

Pusdiklat LSMAP hadir sebagai garda terdepan dalam menyediakan pelatihan remote sensing yang komprehensif dan berkualitas tinggi. Kami memahami bahwa penguasaan teknologi ini membutuhkan tidak hanya pemahaman teori, tetapi juga keahlian praktis dalam menggunakan perangkat lunak dan interpretasi data. Oleh karena itu, kurikulum kami dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dan siap pakai, memastikan mereka dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Transformasi digital telah menciptakan tuntutan besar terhadap profesional yang mahir dalam analisis data spasial. Kebutuhan akan individu yang mampu menginterpretasikan citra satelit dan data geografis lainnya terus meningkat di berbagai instansi pemerintah, lembaga penelitian, perusahaan swasta, dan organisasi non-pemerintah. Pelatihan remote sensing adalah investasi strategis untuk menghadapi tantangan ini, membuka peluang karir yang luas dan berkontribusi pada solusi inovatif.

Artikel ini akan mengupas tuntas tentang pentingnya pelatihan remote sensing, definisi komprehensif, peran, materi yang diajarkan, serta tujuan dan manfaat yang akan diperoleh peserta. Kami juga akan menyoroti bagaimana Pusdiklat LSMAP berkomitmen untuk memberikan pelatihan remote sensing terbaik, memastikan setiap alumni memiliki kompetensi unggul dalam menguasai penginderaan jauh untuk analisis data canggih. Mari selami lebih dalam dunia penginderaan jauh dan bagaimana pelatihan ini dapat mengubah prospek profesional Anda.


Definisi Pelatihan Remote Sensing

Pelatihan remote sensing dapat diartikan sebagai proses pembelajaran terstruktur yang dirancang untuk membekali individu dengan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang penginderaan jauh. Ini mencakup pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar akuisisi data, pengolahan citra, interpretasi, dan aplikasi praktis teknologi ini dalam berbagai disiplin ilmu. Tujuannya adalah menciptakan profesional yang mahir menggunakan data spasial untuk analisis yang akurat dan relevan.

Dalam konteks yang lebih luas, pelatihan remote sensing mencakup aspek teoritis dan praktis. Aspek teoritis melibatkan studi tentang gelombang elektromagnetik, sensor, platform akuisisi (seperti satelit dan pesawat tak berawak), serta jenis-jenis citra yang dihasilkan. Sementara itu, aspek praktis menekankan penggunaan perangkat lunak pengolah citra, teknik klasifikasi, analisis temporal, dan visualisasi data untuk menghasilkan informasi yang berarti dan mudah dipahami.

Definisi ini juga mencakup kemampuan untuk memahami keterbatasan data penginderaan jauh, potensi kesalahan, dan metode untuk meminimalkan ketidakakuratan. Peserta pelatihan remote sensing diharapkan mampu memilih jenis data yang tepat untuk aplikasi tertentu, mengidentifikasi fitur geografis dari citra, dan mengevaluasi kualitas informasi yang dihasilkan. Kemampuan kritis ini sangat penting dalam memastikan integritas dan keandalan analisis spasial.

Secara esensial, pelatihan remote sensing adalah jembatan antara teknologi canggih dan aplikasinya dalam kehidupan nyata. Ini mempersiapkan individu untuk menjadi ahli yang mampu menginterpretasikan dunia dari perspektif yang baru, menggunakan data yang dikumpulkan dari kejauhan untuk memecahkan masalah lokal hingga global. Penguasaan penginderaan jauh merupakan keterampilan fundamental di era informasi geospasial saat ini.


Peran dan Pentingnya Pelatihan Remote Sensing

Pusdiklat LSMAP menyadari peran krusial pelatihan remote sensing dalam mencetak tenaga profesional yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Berikut adalah beberapa peran dan pentingnya pelatihan ini:

  • Meningkatkan Kompetensi Analisis Data Spasial: Pelatihan remote sensing membekali peserta dengan kemampuan untuk mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data geospasial dari berbagai sumber. Ini termasuk penguasaan perangkat lunak khusus seperti ArcGIS, QGIS, dan ENVI, yang merupakan standar industri untuk analisis citra. Kemampuan ini sangat dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari pemetaan hingga pemodelan lingkungan.
  • Mendukung Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Dengan pemahaman yang mendalam tentang penginderaan jauh, peserta dapat menghasilkan informasi spasial yang akurat dan relevan. Informasi ini menjadi dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan strategis dalam perencanaan tata ruang, pengelolaan sumber daya alam, mitigasi bencana, serta evaluasi dampak pembangunan. Pelatihan remote sensing memungkinkan identifikasi pola dan tren yang tidak terlihat secara konvensional.
  • Membuka Peluang Karir yang Luas: Keahlian di bidang penginderaan jauh sangat dicari di berbagai industri. Alumni pelatihan remote sensing dapat berkarir sebagai analis GIS, spesialis penginderaan jauh, perencana kota, peneliti lingkungan, konsultan geospasial, atau bahkan pengembang aplikasi berbasis lokasi. Permintaan akan profesional dengan keterampilan ini terus meningkat seiring dengan digitalisasi data.
  • Berkontribusi pada Pembangunan Berkelanjutan: Penginderaan jauh adalah alat yang tak ternilai untuk memantau perubahan lingkungan, deforestasi, degradasi lahan, dan perubahan iklim. Dengan pelatihan remote sensing, individu dapat berkontribusi aktif dalam upaya konservasi, pengelolaan hutan lestari, dan mitigasi dampak lingkungan. Ini mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun global.
  • Mendorong Inovasi dan Penelitian: Pelatihan remote sensing tidak hanya mengajarkan teknik yang sudah ada, tetapi juga mendorong pemikiran inovatif dan penelitian baru dalam pemanfaatan data geospasial. Peserta didorong untuk mengembangkan solusi kreatif untuk tantangan yang kompleks, seperti prediksi hasil panen, pemantauan kualitas air, atau identifikasi zona rawan bencana. Ini memperluas batas-batas aplikasi teknologi.
  • Pengembangan Profesional Berkelanjutan: Lingkungan teknologi yang dinamis menuntut pembelajaran seumur hidup. Pelatihan remote sensing memberikan dasar yang kuat bagi peserta untuk terus mengembangkan diri dan mengikuti perkembangan terbaru dalam teknologi penginderaan jauh. Ini memastikan bahwa keterampilan mereka tetap relevan dan berharga seiring waktu, menjaga mereka tetap kompetitif di pasar kerja.
  • Meningkatkan Efisiensi dan Akurasi: Penggunaan teknologi penginderaan jauh dalam berbagai proyek dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi pengumpulan dan analisis data dibandingkan metode konvensional. Pelatihan remote sensing membantu peserta menguasai alat dan teknik untuk memproses volume data besar dengan cepat dan akurat, mengurangi waktu dan biaya operasional.

Materi Pelatihan Remote Sensing

Pusdiklat LSMAP menyusun materi pelatihan remote sensing secara komprehensif dan sistematis, mencakup aspek fundamental hingga aplikasi lanjutan. Setiap materi dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis yang relevan.

  • Pengantar Penginderaan Jauh: Materi ini memperkenalkan konsep dasar penginderaan jauh, sejarah perkembangannya, dan prinsip-prinsip fisika yang mendasarinya. Peserta akan mempelajari tentang spektrum elektromagnetik, interaksi energi dengan objek di permukaan bumi, serta berbagai jenis sensor dan platform akuisisi data. Pemahaman ini krusial sebelum masuk ke tahap analisis data.
  • Jenis-jenis Data Penginderaan Jauh: Bagian ini membahas beragam jenis data yang dihasilkan oleh teknologi penginderaan jauh, termasuk citra satelit optik (misalnya Landsat, Sentinel, SPOT), citra radar (SAR), data LiDAR, dan citra hiperspektral. Peserta akan memahami karakteristik masing-masing jenis data, kelebihan dan kekurangannya, serta aplikasi yang sesuai untuk setiap jenis data.
  • Perangkat Lunak Pengolah Citra: Fokus utama dari pelatihan remote sensing adalah penguasaan perangkat lunak. Peserta akan dilatih secara intensif menggunakan software standar industri seperti ArcGIS Pro, QGIS, ERDAS IMAGINE, atau ENVI. Materi ini mencakup antarmuka perangkat lunak, manajemen data, dan fungsionalitas dasar hingga lanjutan untuk pengolahan citra.
  • Koreksi Citra: Sebelum analisis lebih lanjut, citra penginderaan jauh seringkali memerlukan koreksi untuk menghilangkan distorsi atau bias. Materi ini mencakup koreksi radiometrik (penyesuaian nilai piksel), koreksi geometrik (penyesuaian posisi geografis), dan mosaicking (penggabungan beberapa citra menjadi satu). Penguasaan teknik koreksi sangat penting untuk akurasi data.
  • Peningkatan Kualitas Citra (Image Enhancement): Untuk memudahkan interpretasi visual dan analisis, citra seringkali perlu ditingkatkan kualitasnya. Materi ini mencakup teknik-teknik seperti peregangan kontras, filter spasial (penajaman dan penghalusan), komposit warna, dan transformasi citra untuk menonjolkan fitur-fitur tertentu. Tujuannya adalah membuat citra lebih informatif.
  • Klasifikasi Citra: Klasifikasi adalah proses mengelompokkan piksel-piksel dalam citra berdasarkan karakteristik spektral mereka menjadi kelas-kelas informasi, seperti tutupan lahan atau jenis vegetasi. Materi ini membahas metode klasifikasi terbimbing (supervised) dan tidak terbimbing (unsupervised), serta evaluasi akurasi klasifikasi. Ini adalah salah satu aplikasi kunci penginderaan jauh.
  • Analisis Spasial Lanjutan: Setelah klasifikasi, data citra dapat digunakan untuk berbagai analisis spasial yang lebih kompleks. Materi ini mencakup analisis perubahan lahan (change detection), analisis indeks vegetasi (NDVI, EVI), analisis multitemporal, serta pemodelan spasial untuk memecahkan masalah lingkungan atau geografis tertentu.
  • Aplikasi Spesifik Remote Sensing: Bagian ini akan mengupas berbagai studi kasus dan aplikasi nyata penginderaan jauh di berbagai sektor. Contohnya meliputi pemantauan deforestasi, perencanaan tata ruang kota, estimasi hasil panen, pemetaan bencana alam, analisis kualitas air, dan eksplorasi geologi. Materi ini memberikan gambaran komprehensif tentang potensi teknologi ini.
  • Validasi dan Akurasi Data: Penting untuk memvalidasi hasil analisis penginderaan jauh untuk memastikan akurasi dan keandalannya. Materi ini membahas metode validasi lapangan, perbandingan dengan data referensi, dan perhitungan matriks kesalahan. Memahami akurasi data adalah kunci untuk mengambil keputusan yang tepat berdasarkan informasi geospasial.
  • Pengenalan Teknologi Drone (UAV) untuk Penginderaan Jauh: Selain citra satelit, data dari drone atau pesawat tak berawak semakin populer. Materi ini memberikan pengenalan tentang penggunaan drone dalam akuisisi data spasial, perencanaan misi penerbangan, pengolahan data drone (fotogrametri), dan integrasinya dengan data satelit untuk analisis yang lebih detail.

Tujuan dan Manfaat Pelatihan Remote Sensing

Pusdiklat LSMAP merumuskan tujuan dan manfaat Pelatihan Remote Sensing untuk memastikan setiap peserta mendapatkan nilai tambah yang signifikan bagi pengembangan profesional mereka, membekali mereka dengan keahlian yang relevan di pasar kerja yang terus berkembang.

Tujuan Pelatihan Remote Sensing:

  • Menguasai Prinsip Dasar Penginderaan Jauh secara Komprehensif: Peserta akan dibimbing untuk memahami secara mendalam teori dan konsep fundamental di balik teknologi penginderaan jauh. Ini meliputi pemahaman tentang sifat gelombang elektromagnetik, bagaimana energi berinteraksi dengan berbagai objek di permukaan bumi, serta karakteristik detail dari berbagai jenis sensor (pasif dan aktif) dan platform akuisisi data (satelit, pesawat, drone). Pemahaman yang kuat ini akan menjadi fondasi esensial untuk melakukan analisis data yang lebih kompleks dan akurat di kemudian hari.
  • Mampu Mengoperasikan Perangkat Lunak Pengolah Citra Standar Industri: Salah satu tujuan krusial adalah membekali peserta dengan kemahiran praktis dalam menggunakan perangkat lunak geospasial terkemuka yang menjadi standar di industri, seperti ArcGIS Pro, QGIS, ERDAS IMAGINE, atau ENVI. Pelatihan ini akan mencakup setiap aspek, mulai dari pengenalan antarmuka, manajemen data yang efisien, hingga penguasaan fungsionalitas dasar dan lanjutan untuk melakukan berbagai operasi pengolahan citra. Ini termasuk koreksi radiometrik dan geometrik, peningkatan kualitas citra, hingga klasifikasi lahan.
  • Menginterpretasi dan Menganalisis Data Citra Satelit dengan Presisi Tinggi: Peserta akan dilatih untuk memiliki kemampuan menginterpretasi citra penginderaan jauh baik secara visual maupun kuantitatif dengan tingkat presisi yang tinggi. Ini mencakup identifikasi fitur geografis secara detail, analisis perubahan temporal yang akurat (misalnya perubahan tutupan lahan dari waktu ke waktu), serta ekstraksi informasi yang relevan dan spesifik untuk memenuhi berbagai kebutuhan analisis. Kemampuan ini vital untuk mengubah data mentah menjadi informasi yang actionable.
  • Mengaplikasikan Penginderaan Jauh dalam Berbagai Bidang dengan Solusi Praktis: Tujuan berikutnya adalah memastikan peserta mampu menerapkan berbagai teknik penginderaan jauh untuk memecahkan masalah nyata dan memberikan solusi praktis di beragam sektor. Misalnya, dalam pengelolaan lingkungan (pemantauan deforestasi, kualitas air), kehutanan (inventarisasi dan pemantauan hutan), pertanian (pemetaan kesehatan tanaman, estimasi hasil panen), mitigasi bencana (pemetaan area terdampak, penilaian risiko), dan perencanaan kota (analisis penggunaan lahan, pengembangan infrastruktur). Peserta akan mampu merancang dan melaksanakan proyek yang relevan dan berdampak.
  • Menghasilkan Informasi Spasial yang Akurat, Relevan, dan Mudah Dipahami: Peserta akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk akhir berupa peta tematik, laporan analisis, dan visualisasi data geospasial yang tidak hanya akurat dan informatif, tetapi juga mudah dipahami oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk mereka yang tidak memiliki latar belakang teknis geospasial. Kemampuan komunikasi data ini sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan.

Manfaat Pelatihan Remote Sensing:

  • Peningkatan Karir dan Peluang Kerja yang Signifikan: Lulusan Pelatihan Remote Sensing dari Pusdiklat LSMAP akan memiliki keunggulan kompetitif yang jelas di pasar kerja. Keahlian dalam analisis data spasial sangat dicari di berbagai sektor, membuka pintu bagi beragam posisi profesional di instansi pemerintah (KLHK, BIG, Bappenas), lembaga penelitian (BRIN, universitas), sektor swasta (konsultan GIS, perusahaan energi, agribisnis), dan organisasi non-pemerintah (NGO lingkungan). Ini adalah investasi yang sangat berharga untuk prospek karir jangka panjang.
  • Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik dan Berbasis Bukti: Dengan kemampuan yang mumpuni dalam menginterpretasikan dan menganalisis data penginderaan jauh, peserta dapat memberikan kontribusi signifikan dalam proses pengambilan keputusan. Informasi spasial yang kuat dan akurat dari analisis penginderaan jauh memungkinkan keputusan yang lebih terinformasi, berbasis bukti, dan mengurangi risiko kesalahan atau ketidakpastian. Ini sangat penting untuk perencanaan strategis di berbagai skala.
  • Pengembangan Keterampilan Teknis Mutakhir yang Relevan: Peserta akan menguasai serangkaian keterampilan teknis mutakhir dalam pengolahan citra dan analisis geospasial, yang sangat relevan dengan tuntutan Industri 4.0 dan era transformasi digital. Keterampilan ini tidak hanya aplikatif di lingkungan kerja saat ini, tetapi juga menjadi dasar kuat untuk mengadopsi teknologi geospasial di masa depan, menjaga relevansi profesional mereka.
  • Kontribusi Positif pada Solusi Isu Global dan Pembangunan Berkelanjutan: Dengan penguasaan penginderaan jauh, peserta dapat berperan aktif dan strategis dalam mengatasi isu-isu lingkungan global yang mendesak seperti perubahan iklim, deforestasi, degradasi lahan, dan krisis sumber daya alam. Melalui pemantauan, analisis, dan pemodelan yang presisi, mereka dapat memberikan data dan informasi krusial untuk mendukung upaya konservasi dan pembangunan berkelanjutan.
  • Pembentukan Jaringan Profesional yang Luas dan Berharga: Melalui Pelatihan Remote Sensing di Pusdiklat LSMAP, peserta tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan, tetapi juga kesempatan berharga untuk berinteraksi dengan para ahli di bidangnya, instruktur yang berpengalaman, serta sesama profesional dari berbagai latar belakang. Ini akan membantu membangun jaringan profesional yang luas dan berharga, membuka peluang kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan karir di masa depan.
  • Pengembangan Diri, Kemampuan Berpikir Kritis, dan Problem Solving yang Unggul: Proses pembelajaran yang intensif dan berorientasi pada proyek dalam pelatihan remote sensing akan secara signifikan mengasah kemampuan berpikir kritis peserta. Mereka akan dilatih untuk menganalisis data kompleks, mengidentifikasi masalah, dan merumuskan solusi berbasis data geospasial. Ini akan meningkatkan kapasitas intelektual secara keseluruhan dan mempersiapkan mereka untuk tantangan yang lebih besar.
  • Mampu Berinovasi dan Menciptakan Solusi Baru: Pelatihan remote sensing dirancang tidak hanya untuk mengajarkan teknik yang sudah ada, tetapi juga untuk mendorong peserta berinovasi dalam pemanfaatan teknologi ini. Peserta akan didorong untuk mengembangkan pendekatan baru, menciptakan solusi yang lebih efisien, atau mengintegrasikan data penginderaan jauh dengan teknologi lain untuk mengatasi masalah yang belum terpecahkan. Ini mendukung lahirnya pemikiran kreatif dan adaptif.

Kesimpulan Pelatihan Remote Sensing

Pentingnya pelatihan remote sensing di era modern ini tidak dapat dilebih-lebihkan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi geospasial dan meningkatnya kebutuhan akan analisis data yang akurat, penguasaan penginderaan jauh menjadi keharusan bagi para profesional di berbagai sektor. Pusdiklat LSMAP berkomitmen penuh untuk menyediakan kurikulum pelatihan remote sensing yang relevan, komprehensif, dan didukung oleh instruktur berpengalaman, memastikan setiap peserta dapat menguasai teknik analisis data canggih dan siap menghadapi tantangan global.

Investasi dalam pelatihan remote sensing adalah langkah strategis untuk masa depan karir Anda. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang akan Anda peroleh, Anda tidak hanya akan meningkatkan kompetensi profesional Anda, tetapi juga membuka pintu ke berbagai peluang karir yang menarik. Jadilah bagian dari generasi profesional yang mampu memanfaatkan kekuatan data spasial untuk menghasilkan solusi inovatif dan berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk menguasai penginderaan jauh bersama Pusdiklat LSMAP. Mari bergabung dalam pelatihan remote sensing kami dan jadilah ahli dalam analisis data canggih yang mampu membentuk masa depan dengan informasi geospasial yang akurat dan relevan. Daftarkan diri Anda sekarang dan mulailah perjalanan Anda menuju keunggulan di bidang penginderaan jauh!

Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

Metode Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Narasumber dan Instruktur Berpengalaman

Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasiitas Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

  • Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan 

Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person Bimtek Training Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih

Pelatihan Remote Sensing Terbaik Kuasai Penginderaan Jauh untuk Analisis Data Canggih