Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis

Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis. Dalam lanskap ekonomi global yang terus berkembang pesat, keputusan investasi yang cerdas menjadi krusial bagi keberlanjutan dan pertumbuhan sebuah usaha. Perkembangan teknologi yang masif telah mengubah dinamika pasar, memicu pergeseran signifikan dalam preferensi konsumen dari produk konvensional menuju produk berteknologi tinggi dan inovatif. Fenomena ini mendorong para pelaku bisnis, baik startup maupun perusahaan yang sudah mapan, untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Namun, ide bisnis yang brilian sekalipun tidak akan menjamin kesuksesan tanpa adanya analisis mendalam terhadap potensi keberhasilannya. Inilah mengapa studi kelayakan bisnis menjadi elemen fundamental sebelum penanaman modal dilakukan.
Studi kelayakan bisnis merupakan instrumen strategis yang memungkinkan para pengusaha, investor, dan manajer proyek untuk mengevaluasi secara objektif seluruh aspek yang memengaruhi viabilitas suatu proyek bisnis. Tanpa analisis yang komprehensif, risiko kegagalan akan meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kerugian finansial yang substansial dan hilangnya waktu serta sumber daya. Oleh karena itu, kemampuan untuk melakukan studi kelayakan bisnis yang akurat dan mendalam adalah kompetensi yang sangat diperlukan di era bisnis modern ini. Kompetensi ini membekali individu dengan perspektif holistik mengenai potensi dan tantangan yang mungkin dihadapi oleh suatu inisiatif bisnis.
Pusdiklat LSMAP memahami betul kebutuhan krusial ini. Kami melihat adanya kesenjangan antara ide-ide inovatif yang berlimpah dengan kemampuan untuk menerjemahkannya menjadi proyek bisnis yang layak secara operasional dan finansial. Banyak ide bisnis, meskipun secara konseptual menarik dan memenuhi kebutuhan pasar, seringkali belum teruji dalam hal kelayakan implementasi dan profitabilitas. Begitu pula sebaliknya, beberapa proyek mungkin terlihat menguntungkan di atas kertas, namun terkendala oleh aspek operasional atau teknis yang kompleks. Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis yang kami tawarkan dirancang untuk menjembatani kesenjangan ini, membekali peserta dengan kerangka kerja analisis yang sistematis dan praktis.
Oleh karena itu, Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis menjadi sangat relevan dan mendesak. Program ini bukan sekadar kursus teori, melainkan sebuah inisiatif pengembangan kapabilitas yang transformatif. Dengan mengikuti Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis, peserta akan memperoleh pemahaman mendalam tentang berbagai dimensi yang memengaruhi kelayakan bisnis, mulai dari analisis pasar yang cermat, proyeksi keuangan yang realistis, hingga pertimbangan teknis dan isu lingkungan. Program ini bertujuan untuk membekali setiap peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membuat keputusan investasi yang lebih informatif, meminimalkan risiko, dan pada akhirnya meningkatkan peluang keberhasilan usaha di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
Definisi Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis secara fundamental dapat didefinisikan sebagai sebuah program edukasi intensif yang dirancang untuk membekali individu dengan pengetahuan, keterampilan, dan alat yang diperlukan untuk mengevaluasi potensi keberhasilan suatu proyek bisnis secara komprehensif. Tujuan utamanya adalah memberikan kerangka kerja analitis yang sistematis, memungkinkan peserta untuk melakukan penilaian mendalam terhadap semua aspek yang relevan sebelum keputusan investasi besar dibuat. Program ini mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari ekonomi mikro dan makro, akuntansi, keuangan, hingga manajemen operasional dan strategi pemasaran, yang semuanya terintegrasi dalam konteks evaluasi bisnis.
Definisi ini juga mencakup pemahaman bahwa Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis bukan hanya tentang identifikasi potensi keuntungan, tetapi juga tentang mitigasi risiko. Peserta diajarkan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai risiko yang melekat pada suatu proyek, baik itu risiko pasar, risiko operasional, risiko finansial, maupun risiko lingkungan atau regulasi. Dengan pemahaman yang mendalam tentang risiko-risiko ini, individu dapat mengembangkan strategi yang tepat untuk meminimalkan dampak negatifnya, sehingga meningkatkan probabilitas keberhasilan proyek. Ini adalah proses proaktif yang berfokus pada pencegahan masalah potensial sejak dini.
Lebih lanjut, Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam analisis. Ini berarti bahwa kelayakan sebuah bisnis tidak hanya dinilai dari satu aspek saja, misalnya hanya dari potensi keuntungan finansial. Sebaliknya, program ini mengajarkan peserta untuk mempertimbangkan semua dimensi, termasuk aspek teknis (apakah produk atau layanan dapat diproduksi atau disampaikan secara efisien), aspek manajemen (apakah tim memiliki kompetensi yang cukup), aspek hukum dan lingkungan (apakah proyek mematuhi regulasi dan berdampak positif), serta tentu saja aspek pasar (apakah ada permintaan yang cukup). Pendekatan multi-dimensi ini memastikan bahwa setiap proyek dinilai dari berbagai sudut pandang.
Akhirnya, Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis juga dapat diartikan sebagai investasi dalam pengembangan kapasitas individu dan organisasi. Dengan menguasai metodologi studi kelayakan, peserta akan mampu membuat keputusan strategis yang lebih baik, tidak hanya untuk diri sendiri sebagai pengusaha atau investor, tetapi juga bagi organisasi tempat mereka bernaung. Kemampuan ini sangat berharga dalam konteks perusahaan yang ingin melakukan ekspansi, mengakuisisi bisnis lain, atau meluncurkan produk baru. Ini bukan hanya tentang analisis teknis, melainkan juga tentang pengembangan pola pikir analitis dan pengambilan keputusan berbasis data yang krusial di era informasi saat ini.
Peran dan Pentingnya Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis memainkan peran yang sangat vital dalam ekosistem bisnis modern. Pentingnya tidak hanya terletak pada penguasaan teori, tetapi pada aplikasi praktis yang menghasilkan keputusan bisnis yang lebih informatif dan strategis.
- Mengurangi Risiko Kegagalan Bisnis: Salah satu peran utama dari Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis adalah membekali peserta dengan kemampuan untuk mengidentifikasi potensi masalah dan risiko sebelum suatu proyek dimulai. Dengan analisis yang mendalam, individu dapat mengungkap kelemahan-kelemahan dalam rencana bisnis, seperti pasar yang tidak memadai, proyeksi keuangan yang tidak realistis, atau kendala operasional yang belum teridentifikasi. Kemampuan ini memungkinkan para pengambil keputusan untuk memitigasi risiko tersebut sejak dini, entah dengan menyesuaikan model bisnis, mencari sumber daya tambahan, atau bahkan memutuskan untuk tidak melanjutkan proyek jika risiko yang terlibat terlalu tinggi. Ini secara signifikan mengurangi kemungkinan kerugian investasi dan sumber daya.
- Meningkatkan Peluang Keberhasilan Usaha: Sejalan dengan pengurangan risiko, Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis secara langsung berkontribusi pada peningkatan peluang keberhasilan. Dengan memahami secara menyeluruh semua aspek kelayakan, mulai dari permintaan pasar yang kuat hingga kemampuan operasional yang solid dan proyeksi keuangan yang menguntungkan, peserta dapat merancang strategi bisnis yang lebih robust. Studi kelayakan yang komprehensif menjadi fondasi yang kuat bagi setiap inisiatif bisnis, memungkinkan para pengusaha untuk melangkah dengan keyakinan yang lebih besar, didukung oleh data dan analisis yang akurat. Ini adalah peta jalan yang jelas menuju implementasi yang efektif dan mencapai tujuan bisnis.
- Optimasi Pengalokasian Sumber Daya: Sumber daya, baik finansial, waktu, maupun sumber daya manusia, adalah aset yang terbatas. Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis mengajarkan bagaimana mengalokasikan sumber daya ini secara efisien dan efektif. Dengan melakukan analisis kelayakan, peserta dapat menentukan apakah suatu proyek pantas untuk menerima alokasi sumber daya yang signifikan. Ini membantu menghindari pemborosan investasi pada ide-ide yang tidak memiliki prospek jangka panjang atau yang terlalu berisiko. Kemampuan untuk membuat keputusan alokasi sumber daya yang optimal ini sangat penting, terutama bagi perusahaan dengan anggaran terbatas atau bagi investor yang mencari pengembalian maksimal dari modal mereka.
- Dasar Pengambilan Keputusan Investasi yang Informasi: Bagi investor, manajer proyek, atau pengusaha, keputusan untuk berinvestasi dalam suatu bisnis atau proyek baru merupakan titik kritis. Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis menyediakan kerangka kerja analitis yang diperlukan untuk membuat keputusan berdasarkan data dan informasi yang valid, bukan hanya intuisi atau spekulasi. Peserta diajarkan untuk menganalisis metrik keuangan kunci, memahami dinamika pasar, dan menilai kapabilitas operasional. Dengan demikian, keputusan investasi yang diambil didasarkan pada penilaian objektif terhadap potensi keuntungan dan risiko, memastikan bahwa setiap langkah strategis didukung oleh analisis yang mendalam dan rasional.
- Pengembangan Rencana Bisnis yang Realistis: Studi kelayakan bisnis adalah prasyarat penting untuk mengembangkan rencana bisnis yang solid dan realistis. Materi yang diajarkan dalam Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis membimbing peserta untuk menyusun proyeksi keuangan yang akurat, merumuskan strategi pemasaran yang efektif, dan merencanakan operasional yang efisien. Rencana bisnis yang dihasilkan dari proses studi kelayakan bukan hanya dokumen formal, tetapi juga panduan praktis yang akan digunakan selama implementasi proyek. Ini memastikan bahwa setiap aspek rencana bisnis didasarkan pada analisis yang cermat dan realistis, meningkatkan kredibilitas dan peluang keberhasilannya di mata calon investor atau mitra.
- Meningkatkan Kredibilitas Proyek di Mata Investor: Dalam mencari pendanaan atau kemitraan, sebuah proyek bisnis harus mampu meyakinkan calon investor tentang potensi keuntungannya dan minimnya risiko. Sebuah studi kelayakan yang profesional dan komprehensif, yang dihasilkan dari pemahaman yang diperoleh melalui Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis, dapat secara signifikan meningkatkan kredibilitas proyek. Investor cenderung lebih percaya pada proposal yang didukung oleh analisis pasar yang mendalam, proyeksi keuangan yang solid, dan penilaian risiko yang realistis. Ini menunjukkan bahwa tim di balik proyek telah melakukan due diligence yang cermat dan memiliki pemahaman yang kuat tentang pasar dan operasional bisnis mereka.
Materi Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis yang komprehensif di Pusdiklat LSMAP dirancang untuk mencakup seluruh spektrum pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam mengevaluasi suatu proyek bisnis. Setiap modul disajikan secara terstruktur dan mendalam, memastikan peserta memperoleh pemahaman yang holistik.
- Konsep Bisnis – Pendahuluan: Bagian awal dari Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis ini berfungsi sebagai fondasi, memperkenalkan peserta pada terminologi dasar dan karakteristik fundamental dunia bisnis. Materi ini mencakup definisi esensial seperti “usaha,” “pasar,” “profit,” dan “investasi,” yang merupakan kosakata inti dalam analisis kelayakan bisnis. Selain itu, peserta akan mempelajari berbagai karakteristik yang membedakan satu jenis bisnis dengan yang lain, seperti model bisnis berbasis produk vs. layanan, atau bisnis berorientasi B2B vs. B2C. Pemahaman ini krusial untuk membangun perspektif yang tepat sebelum melangkah lebih jauh ke analisis yang lebih spesifik.
- Informasi Bisnis dan Sistem Informasi Bisnis: Dalam era digital ini, data adalah raja. Modul ini dalam Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis membahas pentingnya informasi yang akurat dan relevan dalam proses pengambilan keputusan bisnis. Peserta akan diajarkan bagaimana mengidentifikasi sumber informasi yang kredibel, baik internal maupun eksternal, dan bagaimana menggunakannya untuk tujuan analisis kelayakan. Pembahasan juga meliputi peran sistem informasi bisnis (SIB) dalam mengumpulkan, mengelola, dan menganalisis data, serta bagaimana SIB dapat mendukung penyusunan studi kelayakan yang efektif dan efisien. Pemahaman ini vital untuk memastikan bahwa analisis didasarkan pada fakta, bukan asumsi.
- Investasi dalam Bisnis: Modul ini pada Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis akan mengulas berbagai bentuk dan tujuan investasi dalam konteks bisnis. Peserta akan memahami mengapa investasi diperlukan, mulai dari pendirian bisnis baru, pengadaan aset, pengembangan atau ekspansi, hingga diversifikasi dan merger. Setiap bentuk investasi memiliki implikasi kelayakan yang berbeda dan memerlukan pendekatan analisis yang spesifik. Pembahasan ini memberikan gambaran umum tentang lanskap investasi, membantu peserta mengidentifikasi jenis investasi yang relevan dengan tujuan studi kelayakan mereka.
- Jenis dan Bentuk Bisnis: Modul ini dalam Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis memperluas pemahaman tentang berbagai jenis entitas bisnis dan bagaimana struktur legal serta operasionalnya memengaruhi studi kelayakan. Peserta akan mempelajari perbedaan antara pendirian bisnis baru (startup), akuisisi/pengadaan bisnis yang sudah ada, pengembangan/ekspansi dari bisnis yang sudah ada, diversifikasi ke lini bisnis baru, hingga merger antar perusahaan. Setiap kategori ini memiliki karakteristik risiko dan peluang yang unik, yang harus dipertimbangkan secara cermat dalam analisis kelayakan. Pemahaman ini membantu peserta dalam menyesuaikan metodologi studi kelayakan dengan konteks bisnis yang spesifik.
- Studi Kelayakan Bisnis – Cakupan dan Tahapan: Ini adalah inti dari Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis, di mana peserta akan mendalami cakupan komprehensif dari studi kelayakan dan tahapan-tahapan yang sistematis dalam pembuatannya. Materi ini menjelaskan secara rinci aspek-aspek yang harus dianalisis, seperti aspek pasar, teknis, manajemen, keuangan, dan lingkungan. Peserta juga akan dipandu melalui setiap langkah dalam proses studi kelayakan, mulai dari perumusan ide awal, pengumpulan data, analisis, hingga penyusunan laporan akhir. Modul ini juga menyoroti “kunci keberhasilan bisnis,” yaitu faktor-faktor kritis yang seringkali menjadi penentu utama apakah sebuah usaha akan sukses atau tidak.
- Aspek dan Analisa Kelayakan Bisnis – Non-Finansial: Modul ini dalam Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis berfokus pada dimensi-dimensi non-finansial yang sama pentingnya dalam menentukan kelayakan. Ini mencakup analisis lingkungan bisnis (makro dan mikro), analisis pasar (permintaan, penawaran, persaingan), aspek operasi dan produksi (kapasitas, teknologi, proses), aspek manajemen dan unit pendukung (struktur organisasi, kapabilitas tim), aspek sumber daya manusia (ketersediaan, kompetensi), dan isu-isu lingkungan (dampak, regulasi, keberlanjutan). Pemahaman mendalam tentang aspek-aspek ini sangat krusial karena seringkali kegagalan bisnis bukan hanya karena masalah finansial, tetapi juga karena kelemahan di salah satu area non-finansial ini.
- Kelayakan Bisnis – Keuangan (1): Asumsi Dasar dan Proyeksi: Bagian pertama dari modul keuangan dalam Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis ini adalah fondasi bagi analisis finansial. Peserta akan diajarkan bagaimana merumuskan asumsi dasar yang realistis dan kredibel yang akan menjadi dasar bagi semua proyeksi keuangan. Ini meliputi asumsi tentang pertumbuhan pasar, harga jual, biaya produksi, dan lainnya. Selanjutnya, peserta akan belajar membuat proyeksi penjualan/pemasaran dan proyeksi produksi yang akurat, yang merupakan input utama untuk laporan keuangan. Materi ini juga mencakup penyusunan proyeksi rugi/laba, yang memberikan gambaran tentang profitabilitas proyek dari waktu ke waktu.
- Kelayakan Bisnis – Keuangan (2): Proyeksi Arus Kas dan Analisis Rasio: Melanjutkan modul sebelumnya, bagian kedua dari analisis keuangan dalam Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis ini akan membahas proyeksi arus kas, yang merupakan indikator vital likuiditas dan solvabilitas suatu bisnis. Peserta akan memahami perbedaan antara proyeksi rugi/laba dan arus kas, serta pentingnya setiap laporan. Selanjutnya, modul ini akan fokus pada analisis rasio keuangan kunci, termasuk alat-alat evaluasi investasi seperti Benefit-Cost Ratio (BCR), Return on Investment (ROI), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PBP). Pemahaman tentang rasio-rasio ini esensial untuk menilai daya tarik finansial suatu proyek. Analisis rasio keuangan konvensional juga akan dibahas, bersama dengan rangkuman kinerja keuangan bisnis secara keseluruhan.
- Studi Kasus dan Contoh Soal: Untuk memastikan pemahaman yang realistis dan praktis, Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis akan menyertakan studi kasus dan contoh soal yang akurat. Peserta akan diajak untuk menerapkan semua konsep dan metode yang telah dipelajari ke dalam skenario bisnis nyata. Ini memberikan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan analitis, mengidentifikasi masalah, dan merumuskan solusi berbasis data. Pendekatan ini sangat efektif untuk memperkuat pemahaman teoretis dan mempersiapkan peserta untuk tantangan dunia nyata dalam menyusun studi kelayakan.
- Diskusi, Pertanyaan dan Jawaban: Sesi interaktif diskusi, pertanyaan, dan jawaban merupakan bagian integral dari Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis. Ini adalah kesempatan bagi peserta untuk mengajukan pertanyaan, berbagi pandangan, dan membahas tantangan spesifik yang mungkin mereka hadapi dalam konteks bisnis mereka sendiri. Interaksi ini memfasilitasi pertukaran ide, memperkaya pengalaman belajar, dan memastikan bahwa semua peserta meninggalkan pelatihan dengan kejelasan dan keyakinan dalam penerapan materi yang telah dipelajari. Sesi ini juga memungkinkan fasilitator untuk memberikan umpan balik dan wawasan yang lebih personal.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis dirancang dengan tujuan yang jelas dan memberikan manfaat yang signifikan bagi setiap peserta, baik individu maupun organisasi.
- Meningkatkan Pemahaman Konseptual dan Praktis tentang Studi Kelayakan Bisnis: Tujuan utama dari Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis adalah untuk membekali peserta dengan pemahaman yang komprehensif, baik secara teoritis maupun praktis, mengenai seluruh proses studi kelayakan bisnis. Ini berarti peserta tidak hanya akan mengerti “apa” itu studi kelayakan, tetapi juga “bagaimana” melaksanakannya. Pemahaman ini mencakup identifikasi semua aspek yang relevan, metodologi pengumpulan data yang efektif, teknik analisis yang akurat, hingga penyusunan laporan akhir yang informatif dan meyakinkan. Peserta akan mampu melihat gambaran besar dan detail-detail penting dari sebuah proyek bisnis.
- Mengembangkan Keterampilan Analitis dan Kritis dalam Mengevaluasi Proyek Bisnis: Manfaat fundamental dari Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis adalah pengembangan kemampuan berpikir analitis dan kritis peserta. Mereka akan dilatih untuk tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga untuk menganalisisnya secara mendalam, mengidentifikasi asumsi yang mendasari, mengevaluasi validitas data, dan menginterpretasikan hasil analisis dengan tepat. Keterampilan ini sangat penting dalam mengidentifikasi potensi masalah, menilai risiko, dan merumuskan rekomendasi yang solid. Ini adalah fondasi untuk membuat keputusan bisnis yang rasional dan berbasis bukti.
- Mampu Mengidentifikasi Potensi dan Risiko Bisnis secara Menyeluruh: Salah satu tujuan krusial dari Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis adalah membekali peserta dengan kapabilitas untuk secara akurat mengidentifikasi potensi keuntungan dan juga berbagai risiko yang melekat pada suatu proyek bisnis. Ini melibatkan pemahaman tentang bagaimana melakukan analisis pasar untuk menemukan peluang, serta analisis operasional dan finansial untuk mengungkap potensi hambatan dan kerugian. Kemampuan ini memungkinkan peserta untuk merancang strategi yang tidak hanya memaksimalkan peluang, tetapi juga memitigasi risiko secara efektif, memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
- Meningkatkan Kemampuan dalam Pembuatan Keputusan Investasi yang Tepat dan Berbasis Data: Manfaat paling nyata dari Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis adalah peningkatan kualitas keputusan investasi. Dengan kerangka kerja studi kelayakan yang kuat, peserta akan mampu membuat keputusan investasi yang tidak didasarkan pada spekulasi atau intuisi semata, melainkan pada data yang valid dan analisis yang mendalam. Mereka akan belajar bagaimana menggunakan metrik keuangan, hasil analisis pasar, dan penilaian risiko untuk menentukan apakah suatu proyek layak secara finansial, operasional, dan strategis. Ini mengurangi kemungkinan kesalahan investasi yang mahal dan meningkatkan tingkat pengembalian investasi.
- Memahami Berbagai Aspek Kelayakan Bisnis (Pasar, Teknis, Manajemen, Keuangan, Lingkungan): Tujuan spesifik dari Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis adalah memastikan peserta memiliki pemahaman yang mendalam tentang setiap aspek kunci dari studi kelayakan. Ini meliputi analisis pasar (untuk memahami permintaan dan persaingan), analisis teknis (untuk menilai kelayakan produksi dan teknologi), analisis manajemen (untuk mengevaluasi kapabilitas tim), analisis keuangan (untuk memproyeksikan profitabilitas dan arus kas), serta analisis lingkungan dan hukum (untuk memastikan kepatuhan dan keberlanjutan). Pemahaman holistik ini esensial untuk menghasilkan studi kelayakan yang komprehensif dan akurat.
- Menyusun Studi Kelayakan Bisnis yang Komprehensif dan Akurat: Manfaat akhir dan paling praktis dari Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis adalah kemampuan peserta untuk secara mandiri menyusun studi kelayakan bisnis yang profesional, komprehensif, dan akurat. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, peserta akan mampu mengumpulkan data, melakukan analisis yang diperlukan, dan mempresentasikannya dalam format yang jelas dan persuasif. Studi kelayakan yang dihasilkan akan menjadi alat yang ampuh untuk menarik investor, mendapatkan pendanaan, atau memandu keputusan strategis internal, menjadikan peserta aset berharga bagi organisasi mereka.
Kesimpulan Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
Dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin kompleks dan kompetitif, Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis yang diselenggarakan oleh Pusdiklat LSMAP bukan sekadar tambahan, melainkan sebuah keharusan. Pentingnya pelatihan ini tidak dapat dilebih-lebihkan, mengingat pergeseran kebutuhan pasar menuju produk berteknologi tinggi dan inovatif yang menuntut analisis lebih dalam sebelum setiap langkah investasi diambil. Kemampuan untuk mengevaluasi potensi keberhasilan suatu bisnis secara holistik, mulai dari aspek pasar, teknis, operasional, manajemen, hingga keuangan dan lingkungan, adalah kompetensi fundamental yang membedakan proyek yang sukses dari yang berujung pada kegagalan.
Melalui program intensif ini, peserta dibekali dengan kerangka kerja analitis yang sistematis, memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih tepat dan berbasis data. Mereka tidak hanya belajar mengidentifikasi peluang, tetapi juga mengenali dan memitigasi risiko yang melekat. Dari konsep bisnis dasar hingga proyeksi arus kas yang kompleks, setiap modul dirancang untuk membangun pemahaman yang kuat dan keterampilan praktis. Ini adalah investasi vital bagi siapa saja yang ingin mengurangi ketidakpastian dalam berbisnis, mengoptimalkan alokasi sumber daya, dan pada akhirnya meningkatkan peluang keberhasilan usaha di tengah tantangan ekonomi global.
Oleh karena itu, kami dengan tegas mengajak Anda, para pengusaha, calon investor, manajer proyek, konsultan, dan akademisi, untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini. Bergabunglah dengan Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis di Pusdiklat LSMAP dan bekali diri Anda dengan pengetahuan dan keterampilan yang tak ternilai untuk menavigasi lanskap bisnis masa depan. Jadilah bagian dari mereka yang membuat keputusan cerdas, meminimalkan risiko, dan membangun bisnis yang berkelanjutan. Masa depan bisnis Anda dimulai dengan studi kelayakan yang solid. Jangan biarkan ide brilian Anda kandas karena kurangnya analisis yang mendalam. Ambil langkah proaktif sekarang, karena kesuksesan menanti mereka yang siap.

Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
Metode Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Narasumber dan Instruktur Berpengalaman
Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pilihan Kelas Pelaksanaan Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Lokasi Pelaksanaan Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis
- Yogyakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Jakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Bandung (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Bali (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Surabaya (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Malang (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Samarinda (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Balikpapan
- Makassar
- Batam
- Semarang
- Manado
- Jayapura
- Sorong
- Medan
- Dst
Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek Training Studi Kelayakan Bisnis
- Erik – Hp/Wa: 087820921902
- website : bimtektraining.com

Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis