Bimtek Pranata Humas 2025: Tingkatkan Kompetensi Kehumasan

Bimtek Pranata Humas 2025: Tingkatkan Kompetensi Kehumasan
Bimtek Pranata Humas 2025: Tingkatkan Kompetensi Kehumasan. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang berkembang pesat, peran Pranata Humas (Hubungan Masyarakat) dalam organisasi pemerintahan menjadi semakin krusial. Mereka tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga membangun citra positif, menjaga reputasi, dan menjalin hubungan yang harmonis dengan berbagai pihak. Kompetensi yang mumpuni menjadiLandasan utama bagi Pranata Humas untuk menjalankan tugas dan fungsinya secara efektif dan profesional. Peningkatan kompetensi secara berkelanjutan adalah sebuah keniscayaan, terutama dalam menghadapi dinamika informasi dan tantangan komunikasi publik yang semakin kompleks di tahun 2025 dan seterusnya.
Menyadari urgensi tersebut, Pusdiklat LSMAP (Lembaga Sertifikasi Manajemen Aparatur dan Profesi) menyelenggarakan Bimtek Pranata Humas terbaru untuk tahun 2025. Program ini dirancang secara komprehensif untuk membekali para Pranata Humas dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan terkini dalam bidang kehumasan. Melalui bimtek ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kompetensi mereka di berbagai aspek, mulai dari perencanaan strategis kehumasan, teknik komunikasi yang efektif, pemanfaatan teknologi digital, hingga kemampuan mengelola isu dan krisis. Keberhasilan Pranata Humas dalam menjalankan tugasnya akan berdampak signifikan terhadap citra dan kinerja organisasi secara keseluruhan.
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pranata Humas dan Angka Kreditnya menjadiLandasan hukum yang kuat bagi pengembangan profesi ini. Regulasi ini mengamanatkan pentingnya peningkatan kompetensi dan profesionalisme Pranata Humas melalui berbagai jalur pendidikan dan pelatihan, termasuk bimtek. Sejalan dengan semangat reformasi birokrasi, bimtek ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) kehumasan yang andal, profesional, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Kualitas pelayanan informasi dan kehumasan yang prima akan berkontribusi positif terhadap kepercayaan publik dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Oleh karena itu, partisipasi dalam Bimtek Pranata Humas 2025 yang diselenggarakan oleh Pusdiklat LSMAP merupakan investasi yang sangat berharga bagi para Pranata Humas. Pelatihan ini tidak hanya akan meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memperkuat kapasitas kehumasan organisasi secara keseluruhan. Dengan memiliki Pranata Humas yang kompeten dan profesional, organisasi akan mampu menghadapi berbagai tantangan komunikasi publik di masa depan, membangun reputasi yang kuat, dan mencapai tujuan-tujuan strategisnya. Inilah saat yang tepat untuk berinvestasi pada pengembangan diri dan organisasi melalui program bimtek yang relevan dan berkualitas.
Definisi Pranata Humas
Pranata Humas, sebagaimana didefinisikan dalam PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2014, adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diberikan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan pelayanan informasi dan kehumasan. Definisi ini menekankan status Pranata Humas sebagai bagian integral dari aparatur negara yang memiliki peran spesifik dalam pengelolaan komunikasi publik. Tanggung jawab yang diemban oleh seorang Pranata Humas sangatlah besar, meliputi perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan kehumasan yang bertujuan untuk membangun dan memelihara hubungan baik antara organisasi dengan publiknya.
Lebih lanjut, Jabatan Fungsional Pranata Humas adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melaksanakan kegiatan pelayanan informasi dan kehumasan. Jabatan fungsional ini memiliki jenjang karier yang jelas, mulai dari Pranata Humas Pelaksana hingga Pranata Humas Penyelia untuk tingkat terampil, dan dari Pranata Humas Pertama hingga Pranata Humas Utama untuk tingkat ahli. Setiap jenjang memiliki persyaratan kompetensi dan angka kredit yang berbeda, yang menunjukkan adanya jalur pengembangan profesional yang sistematis bagi para Pranata Humas. Keberadaan jabatan fungsional ini juga memberikan pengakuan formal terhadap pentingnya peran kehumasan dalam organisasi pemerintahan.
Kegiatan pelayanan informasi dan kehumasan yang menjadi fokus utama Pranata Humas meliputi berbagai aspek komunikasi, baik internal maupun eksternal. Ini termasuk penyusunan siaran pers, pengelolaan media sosial, penyelenggaraan acara publik, penanganan keluhan masyarakat, hingga penyusunan strategi komunikasi dalam situasi krisis. Seorang Pranata Humas harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip komunikasi, psikologi massa, serta perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Kemampuan untuk menyampaikan informasi secara jelas, akurat, dan menarik kepada berbagaiaudiens menjadiLandasan penting dalam menjalankan tugasnya.
Dengan demikian, Pranata Humas bukan hanya sekadar penyampai informasi, tetapi juga seorang komunikator strategis, mediator, dan fasilitator hubungan baik antara organisasi dengan publiknya. Mereka berperan penting dalam membangun citra positif organisasi, meningkatkan kepercayaan publik, dan mendukung pencapaian tujuan-tujuan organisasi melalui komunikasi yang efektif. Kompetensi yang terus diasah melalui bimtek dan pengembangan diri lainnya akan membekali Pranata Humas untuk menjalankan peran yang semakin kompleks dan menantang di era informasi saat ini dan di masa depan, termasuk tahun 2025.
Peran dan Pentingnya Pranata Humas
Membangun dan Memelihara Citra Positif Organisasi: Pranata Humas memiliki peran krusial dalam membentuk persepsi publik terhadap organisasi. Melalui berbagai kegiatan komunikasi yang strategis, mereka berupaya menyampaikan informasi yang akurat dan positif tentang kinerja, program, dan nilai-nilai organisasi. Citra positif yang terbangun dengan baik akan meningkatkan kepercayaan publik, menarik dukungan stakeholders, dan memperkuat reputasi organisasi dalam jangka panjang. Upaya ini menjadi semakin penting di tengah arus informasi yang deras dan potensi disinformasi yang tinggi.
Menjembatani Komunikasi Antara Organisasi dan Publik: Pranata Humas berfungsi sebagai penghubung utama antara organisasi dengan berbagai lapisan masyarakat, termasuk media massa, komunitas, dan kelompok kepentingan lainnya. Mereka bertugas menyampaikan informasi dari organisasi kepada publik secara efektif dan juga menyerap aspirasi dan umpan balik dari publik untuk disampaikan kepada manajemen organisasi. Komunikasi dua arah yang terjalin dengan baik akan menciptakan pemahaman yang saling menguntungkan dan mencegah terjadinya kesalahpahaman atau konflik.
Mengelola Informasi dan Komunikasi Krisis: Dalam situasi krisis, peran Pranata Humas menjadi sangat vital. Mereka bertanggung jawab untuk mengelola arus informasi, memberikan pernyataan resmi organisasi, dan meredam dampak negatif krisis terhadap citra dan reputasi organisasi. Kemampuan untuk berkomunikasi secara cepat, tepat, dan transparan dalam situasi krisis sangat menentukan keberhasilan organisasi dalam mengatasi tantangan tersebut. Bimtek khusus mengenai manajemen krisis menjadi bekal penting bagi Pranata Humas.
Mendukung Pencapaian Tujuan Organisasi Melalui Komunikasi Strategis: Kegiatan kehumasan yang dilakukan oleh Pranata Humas tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif dan strategis. Mereka berperan dalam merencanakan dan melaksanakan program-program komunikasi yang mendukung pencapaian tujuan-tujuan organisasi, baik dalam meningkatkan pelayanan publik, menyosialisasikan kebijakan, maupun membangun dukungan terhadap program-program pembangunan. Komunikasi yang efektif menjadiLandasan penting bagi keberhasilan implementasi strategi organisasi.
Membangun Hubungan Baik dengan Media Massa: Media massa merupakan mitra strategis bagi Pranata Humas dalam menyampaikan informasi kepada publik secara luas. Membangun hubungan yang baik dengan para jurnalis dan media outlet akan memudahkan organisasi dalam mendapatkan publisitas yang positif dan menyampaikan klarifikasi jika terjadi pemberitaan yang tidak akurat. Pranata Humas perlu memahami cara kerja media, kode etik jurnalistik, dan teknik-teknik menjalin hubungan yang produktif dengan para insan pers.
Memanfaatkan Teknologi Digital dalam Kehumasan: Di era digital, Pranata Humas dituntut untuk mahir memanfaatkan berbagai platform media sosial, website, dan teknologi komunikasi lainnya dalam menjalankan tugasnya. Mereka perlu memahami cara membuat konten yang menarik dan efektif untuk berbagai platform digital, berinteraksi dengan audiens secara online, serta memantau dan menganalisis percakapan publik di dunia maya. Bimtek yang mencakup aspek digital humas menjadi sangat relevan di era 2025.
Melakukan Audit Komunikasi Kehumasan: Untuk memastikan efektivitas kegiatan kehumasan yang telah dilakukan, Pranata Humas perlu melakukan audit komunikasi secara berkala. Audit ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi dan taktik komunikasi yang telah diterapkan, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta merumuskan rekomendasi perbaikan untuk program-program kehumasan di masa depan. Hasil audit komunikasi menjadiLandasan penting untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dalam bidang kehumasan.
Materi Bimtek Pranata Humas Terbaru 2025
Jabatan Fungsional Pranata Humas Tingkat Terampil: Materi ini akan membahas secara mendalam mengenai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, wewenang, dan jenjang karier Pranata Humas tingkat terampil (Pelaksana, Pelaksana Lanjutan, Penyelia) sesuai dengan PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2014. Peserta akan memahami persyaratan kompetensi, angka kredit, dan mekanisme kenaikan jabatan pada setiap jenjang. Pembahasan juga akan mencakup studi kasus dan praktik terbaik dalam pelaksanaan tugas-tugas kehumasan di tingkat terampil.
Jabatan Fungsional Pranata Humas Tingkat Keahlian: Materi ini akan fokus pada ruang lingkup tugas, tanggung jawab, wewenang, dan jenjang karier Pranata Humas tingkat keahlian (Pertama, Muda, Madya, Utama). Peserta akan mempelajari bagaimana merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program-program kehumasan yang bersifat strategis dan inovatif. Materi ini juga akan membahas kepemimpinan dalam kehumasan, manajemen tim, dan pengembangan jaringan profesional. Pemahaman mendalam tentang metodologi penelitian kehumasan juga akan ditekankan.
Muatan Teknis Substansi Lembaga: Setiap organisasi memiliki kekhasan dalam visi, misi, tujuan, program, dan budaya kerjanya. Materi ini akan membekali Pranata Humas dengan pemahaman mendalam tentang substansi lembaga tempat mereka bekerja. Ini meliputi pemahaman tentang struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi setiap unit kerja, kebijakan-kebijakan yang berlaku, serta isu-isu strategis yang dihadapi oleh lembaga. Pengetahuan ini sangat penting agar Pranata Humas dapat merancang dan menyampaikan pesan-pesan kehumasan yang relevan dan akurat.
Etika Kehumasan: Profesi Pranata Humas memiliki kode etik yang harus dipatuhi dalam setiap tindakan dan komunikasi yang dilakukan. Materi ini akan membahas prinsip-prinsip etika kehumasan, termasuk kejujuran, integritas, transparansi, tanggung jawab, dan menghormati kepentingan publik. Peserta akan mempelajari studi kasus pelanggaran etika dan bagaimana mengambil keputusan etis dalam situasi-situasi dilematis. Pemahaman yang kuat tentang etika profesi akan membantu Pranata Humas membangun kepercayaan dan kredibilitas.
Dasar-Dasar Komunikasi: Materi ini akan mengulas kembali prinsip-prinsip dasar komunikasi, termasuk model-model komunikasi, unsur-unsur komunikasi, hambatan-hambatan komunikasi, dan cara mengatasi hambatan tersebut. Peserta akan mempelajari berbagai teori komunikasi yang relevan dengan praktik kehumasan, seperti teori persuasi, teori agenda setting, dan teori public relations. Pemahaman yang kuat tentangLandasan teoritis komunikasi akan meningkatkan efektivitas Pranata Humas dalam menyampaikan pesan dan berinteraksi dengan publik.
Dasar Kehumasan Pemerintah: Materi ini akan secara spesifik membahas prinsip-prinsip dan praktik kehumasan dalam konteks pemerintahan. Ini meliputi pemahaman tentang peran pemerintah dalam pelayanan publik, transparansi informasi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Peserta akan mempelajari bagaimana membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah dengan warga negara, serta bagaimana mengelola isu-isu publik yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Contoh-contoh praktik terbaik kehumasan pemerintah di berbagai tingkatan akan disajikan.
Teknologi Kehumasan Pemerintah: Di era digital, pemanfaatan teknologi menjadi sangat penting dalam kegiatan kehumasan pemerintah. Materi ini akan memperkenalkan berbagai teknologi yang dapat digunakan oleh Pranata Humas, seperti platform media sosial, website pemerintah, aplikasi mobile, big data analytics, dan kecerdasan buatan (AI). Peserta akan mempelajari bagaimana menggunakan teknologi ini untuk menyebarkan informasi, berinteraksi dengan publik, memantau opini publik, dan mengukur efektivitas kampanye kehumasan. Aspek keamanan informasi dan privasi data juga akan dibahas.
Riset Pelayanan Informasi dan Kehumasan: Riset merupakanLandasan penting dalam perencanaan dan evaluasi program-program kehumasan. Materi ini akan membekali Pranata Humas dengan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan riset yang relevan dengan kebutuhan pelayanan informasi dan kehumasan. Ini meliputi metode pengumpulan data (survei, wawancara, focus group discussion, analisis media), teknik analisis data, dan penyusunan laporan riset. Hasil riset akan digunakan untuk memahami kebutuhan informasi publik, mengidentifikasi isu-isu strategis, dan mengukur dampak kegiatan kehumasan.
Keprotokolan: Dalam banyak acara resmi pemerintah, Pranata Humas juga memiliki peran dalam keprotokolan. Materi ini akan membahas prinsip-prinsip dasar keprotokolan, termasuk tata cara penyelenggaraan acara resmi, tata tempat, tata upacara, dan tata busana. Pemahaman tentang keprotokolan akan membantu Pranata Humas dalam memastikan kelancaran dan kesuksesan acara-acara yang melibatkan pimpinan organisasi dan tamu-tamu penting.
Public Speaking: Kemampuan berbicara di depan publik merupakan keterampilan penting bagi Pranata Humas. Materi ini akan memberikan pelatihan praktis tentang teknik-teknik public speaking yang efektif, termasuk persiapan materi, penggunaan alat bantu visual, teknik penyampaian yang menarik, dan cara mengatasi nervous. Peserta akan memiliki kesempatan untuk berlatih public speaking dan mendapatkan umpan balik yang konstruktif.
Teknik Penulisan Kehumasan: Pranata Humas dituntut untuk mampu menulis berbagai jenis materi kehumasan dengan jelas, ringkas, dan menarik, seperti siaran pers, artikel berita, naskah pidato, konten media sosial, dan laporan. Materi ini akan memberikan panduan praktis tentang teknik-teknik penulisan yang efektif untuk berbagai tujuan dan audiens. Peserta akan belajar tentang gaya bahasa yang sesuai, struktur penulisan yang logis, dan cara menarik perhatian pembaca.
Teknik Fotografi dan Videografi: Konten visual menjadi semakin penting dalam komunikasi modern. Materi ini akan memperkenalkan dasar-dasar fotografi dan videografi yang relevan untuk kegiatan kehumasan. Peserta akan mempelajari teknik pengambilan gambar yang baik, komposisi visual yang menarik, dasar-dasar editing foto dan video, serta cara memanfaatkan konten visual untuk menyampaikan pesan secara efektif di berbagai platform.
Teknik Publikasi: Materi ini akan membahas berbagai saluran publikasi yang dapat digunakan oleh Pranata Humas untuk menyebarkan informasi kepada publik, termasuk media massa (cetak, elektronik, online), website organisasi, media sosial, buletin, dan forum-forum publik. Peserta akan mempelajari cara memilih saluran publikasi yang tepat untuk target audiens yang berbeda, serta teknik membangun hubungan baik dengan media dan mengelola media relations.
Teknik Hubungan Media: Membangun dan memelihara hubungan yang baik dengan media massa merupakan aspek penting dalam pekerjaan Pranata Humas. Materi ini akan memberikan pemahaman tentang cara kerja media, kebutuhan jurnalis, teknik menulis siaran pers yang efektif, menyelenggarakan konferensi pers, dan menanggapi pertanyaan media. Peserta juga akan belajar tentang strategi mengatasi pemberitaan negatif dan membangun citra positif melalui media.
Perhitungan Angka Kredit Pranata Humas Tingkat Terampilan: Materi ini secara khusus akan membahas tata cara perhitungan angka kredit bagi Pranata Humas tingkat terampil sesuai dengan ketentuan PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2014. Peserta akan mempelajari unsur-unsur yang dinilai dalam pemberian angka kredit (pendidikan, pelayanan informasi dan kehumasan, pengembangan profesi, penunjang tugas), serta mekanisme pengajuan dan penilaian angka kredit untuk kenaikan jabatan.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Pranata Humas Terbaru 2025
Meningkatkan Kompetensi Teknis Kehumasan: Bimtek ini bertujuan untuk membekali Pranata Humas dengan pengetahuan dan keterampilan teknis terkini dalam berbagai aspek kehumasan, mulai dari perencanaan strategis, teknik komunikasi, pemanfaatan teknologi digital, hingga manajemen isu dan krisis. Peningkatan kompetensi ini akan memungkinkan Pranata Humas untuk menjalankan tugasnya secara lebih efektif dan profesional.
Memahami Regulasi Terbaru Terkait Jabatan Fungsional Pranata Humas: Melalui bimtek ini, peserta akan mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pranata Humas dan Angka Kreditnya, termasuk persyaratan kompetensi, jenjang karier, dan mekanisme perhitungan angka kredit. Pemahaman ini penting untuk pengembangan karier Pranata Humas di instansi pemerintah.
Mengembangkan Kemampuan Komunikasi yang Efektif: Bimtek ini akan melatih kemampuan komunikasi Pranata Humas dalam berbagai bentuk, baik lisan (public speaking, presentasi) maupun tulisan (siaran pers, artikel, konten media sosial). Kemampuan komunikasi yang efektif akan membantu Pranata Humas dalam menyampaikan pesan organisasi secara jelas, menarik, dan persuasif kepada berbagai audiens.
Meningkatkan Keterampilan dalam Pemanfaatan Teknologi Kehumasan: Di era digital, penguasaan teknologi menjadi keharusan bagi Pranata Humas. Bimtek ini akan memperkenalkan berbagai platform digital dan aplikasi yang relevan untuk kegiatan kehumasan, serta melatih peserta dalam menggunakannya secara efektif untuk publikasi, interaksi online, dan analisis data.
Membekali dengan Strategi Manajemen Isu dan Krisis: Bimte ini akan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada Pranata Humas dalam mengidentifikasi potensi isu, menyusun rencana komunikasi krisis, dan mengelola komunikasi secara efektif selama situasi krisis. Kemampuan ini sangat penting untuk melindungi reputasi organisasi dan meminimalkan dampak negatif krisis.
Membangun Jaringan Profesional dengan Sesama Pranata Humas: Bimtek Pranata Humas ini akan menjadi platform yang baik bagi para Pranata Humas dari berbagai instansi untuk saling berinteraksi, bertukar pengalaman, dan membangun jaringan profesional. Jaringan ini dapat menjadi sumber dukungan dan kolaborasi yang berharga dalam menjalankan tugas-tugas kehumasan di masa depan.
Mendapatkan Pemahaman tentang Etika Profesi Kehumasan: Bimtek Pranata Humas ini akan menekankan pentingnya etika dalam praktik kehumasan dan memberikan pemahaman tentang kode etik profesi Pranata Humas. Dengan memahami dan menerapkan etika profesi, Pranata Humas dapat membangun kepercayaan publik dan menjaga integritas organisasi.
Meningkatkan Peluang Pengembangan Karier: Kompetensi yang meningkat melalui Bimtek Pranata Humas ini akan meningkatkan kinerja Pranata Humas dan membuka peluang yang lebih besar untuk pengembangan karier di instansi pemerintah. Pemahaman tentang angka kredit juga akan mempermudah proses kenaikan jabatan.
Kesimpulan Bimtek Pranata Humas
Bimtek Pranata Humas 2025 yang diselenggarakan oleh Pusdiklat LSMAP merupakan sebuah program yang sangat penting dan relevan bagi pengembangan profesionalisme Pranata Humas di Indonesia. Di tengah dinamika informasi yang terus berubah dan tantangan komunikasi publik yang semakin kompleks, peningkatan kompetensi menjadi sebuah keharusan. Bimtek ini dirancang secara komprehensif untuk membekali para Pranata Humas dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan terkini yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas dan fungsi mereka secara efektif dan profesional di tahun 2025 dan seterusnya.
Partisipasi dalam bimtek ini bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan pengembangan diri, tetapi merupakan investasi strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi dan kehumasan di instansi pemerintah. Dengan memiliki Pranata Humas yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap perubahan, organisasi akan mampu membangun citra positif, menjaga reputasi, menjalin hubungan baik dengan publik, dan mendukung pencapaian tujuan-tujuan strategisnya. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk meningkatkan kompetensi diri dan berkontribusi lebih maksimal bagi organisasi Anda. Segera daftarkan diri Anda atau staf Anda dalam Bimtek Pranata Humas 2025 dan jadilah bagian dari garda terdepan komunikasi publik yang andal dan terpercaya. Mari bersama-sama wujudkan SDM kehumasan yang unggul dan profesional demi kemajuan bangsa dan negara.

Bimtek Pranata Humas 2025: Tingkatkan Kompetensi Kehumasan
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusdiklat LSMAP Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Pranata Humas 2025: Tingkatkan Kompetensi Kehumasan
Metode Bimtek Pranata Humas
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Narasumber dan Instruktur Berpengalaman
Tim pengajar kami terdiri dari akademisi, praktisi, dan konsultan profesional yang memiliki pengalaman selama 35+ tahun tersertifikasi Nasional dan Internasional yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Pranata Humas:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Pranata Humas
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasiitas Bimtek Pranata Humas
- Bahan Ajar Modul (Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Lokasi Pelaksanaan Bimtek Pranata Humas
- Yogyakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Jakarta (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Bandung (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Bali (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Surabaya (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Malang (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Samarinda (Setiap Minggu Pelaksanaan)
- Balikpapan
- Makassar
- Batam
- Semarang
- Manado
- Jayapura
- Sorong
- Medan
- Dst
Catatan: Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Pranata Humas:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Erik Hp/Wa: 087820921902
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person Bimtek Pelatihan Pranata Humas
- Erik – Hp/Wa: 087820921902
- website : bimtektraining.com

Bimtek Pranata Humas 2025: Tingkatkan Kompetensi Kehumasan